History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemulihan Industri Pariwisata Yang Lambat, Diprakirakan Tahun 2025 Baru Setara Dengan Standar Pra-Pandemi

  • 23 December, 2022
  • 陳柏萇
Pemulihan Industri Pariwisata Yang Lambat, Diprakirakan Tahun 2025 Baru Setara Dengan Standar Pra-Pandemi
Pemulihan Industri Pariwisata Yang Lambat, Diprakirakan Tahun 2025 Baru Setara Dengan Standar Pra-Pandemi (Sumber foto: CNA)

(Taiwan, ROC) Pintu perbatasan mulai dibuka pada pertengahan bulan Oktober, akan tetapi omzet pendapatan bulan November dari agen perjalanan lokal seperti Lion Travel, Phoenix Tours hanya mencapai 20-30% saja. Menurut analisa konsultan investasi bahwa arus wisata pasca pandemi masih terlampau jauh dari ekspektasi pasar, diprakirakan omzet tahun 2025 baru dapat pulih seperti standar sebelum pandemi.

Bayang-bayang pandemi kian menjauh, Taiwan pada tanggal 13 Oktober secara resmi membuka pintu perbatasan, akan tetapi situasi industri pariwisata Taiwan menurun drastis. Sebelum masa pandemi, bulan November 2019 pendapatan bulanan Lion Travel mencapai NT$ 2,485 milyar, tahun ini omzet bulan November NT$ 496 juta, hanya mencapai 20% dari periode yang sama pada masa sebelum pandemi; pada kuartal 4 tahun 2019 dengan laba per saham setelah dikurangi pajak bernilai 0,47 dolar.

Hasil laporan dari konsultan investasi, setelah pintu perbatasan dibuka, revitalisasi arus wisata terlihat masih jauh dari yang diharapkan oleh pasar, ada kemungkinan karena warga masih ragu dan kuatir akan terjangkit penyakit saat keluar negeri dan situasi ekonomi melesu. Konsultan investasi memprakirakan agen perjalanan Lion Travel dan Phoenix Tour mengalami kerugian, omzet pendapatan jauh di bawah standar, masih ada kesenjangan dan kerugian untuk masa jangka panjang.

Lebih lanjut disampaikan, omset pendapatan Lion Travel pada kuartal 3 dibandingkan dengan kuartal 2 ada penambahan senilai NT$ 359 juta, namun kerugian yang diderita hanya berkurang sekitar NT$ 8 juta. Semula ekspektasi pasar setelah omzet industri agen perjalanan meningkat drastis, diharapkan ada perbaikan yang kentara, akan tetapi dari data yang dilaporkan agen Lion Travel walaupun nilai omzet naik akan tetapi tidak ada keuntungan, yang menunjukkan adanya persaingan dalam industri pariwisata sangat berlebihan.

Ekspektasi pasar jatuh pada kuartal pertama tahun depan pada awal januari, liburan musim dingin dan perayaan tahun baru imlek diharapkan bisa mendatangkan arus wisata, konsultan investasi membeberkan, namun saat ini terlihat agen perjalanan dan maskapai penerbangan agresif memberikan harga promosi, pihaknya kuatir kondisi demikian malah memperburuk industri ini.

Lembaga penelitian memprediksikan situasi transportasi penerbangan akan pulih pada tahun 2025 seperti sedia kala sebelum adanya pandemi, maka termasuk badan usaha yang melayani perjalanan ke luar negeri yakni agen perjalanan, diprediksikan pada tahun 2025 mendatang, omzet pendapatan akan sama seperti standar tahun 2019.

Komentar

Terbarumore