Ketika Katak Puru Berkonsultasi 18蛤蟆先生去看心理師18
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.
Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita Katak Puru Berkonsultasi ke Psikolog. Buku ini terinspirasi oleh buku dongeng anak-anak Inggris The Wind in the Willows ditulis oleh Kenneth Grahame.
Katak puru diundang makan siang oleh 2 sahabatnya yaitu tikus sungai dan tikus tanah. katak puru bertanya kepada mereka “Bagaimana kabar kalian berdua ?” “Kalian tampak sangat segar. Apakah terjadi banyak hal belakangan ini di sepanjang sungai? Apakah ada yang aku lewatkan? “
“Tidak terlalu banyak sih “ jawab tikus tanah “Kau kan tahu kalau musim dingin yang biasa saja tidak ada kegiatan, tahun ini terlalu dingin, tidak cocok keluar dari rumah.” Tikus tanah berdiam sebentar lalu melanjutkan “tetapi kau perhatikan tidak, katak puru, aku menghabiskan banyak waktu untuk mendekorasi rumah ini. Kau suka kertas dindingnya? Itu adalah karya desainer William Morris. Namanya Ranting.” Katak puru melihat kesekeliling rumah, ia menemukan perbedaan dengan dulu. Pola gambar wall paper baru seperti ranting ranting yang bergulung gulung penuh dengan daun kuning kecil di sana-sini. Plafonnya juga dicat kembali oleh tikus tanah, sangat serasi dengan perapian yang memerah dan perabotan klasik, seluruh isi rumah memancarkan rasa nyaman dan elegan.
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 