Baca Buku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi 14蛤蟆先生去看心理師14
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.
Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita Katak Puru Berkonsultasi ke Psikolog. Buku ini terinspirasi oleh buku dongeng anak-anak Inggris The Wind in the Willows ditulis oleh Kenneth Grahame.
Tokoh-tokoh dalam buku ini semua hewan masing-masing adalah:
Katak puru
Dan 3 kawannya adalah :
tikus sungai、
tikus tanah
luak
Dan seorang tokoh lainnya Cangak Abu.
Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.
Katak puru sudah tidak sabar lagi menanti kedatangan hari esok. Ia benar-benar marah sekali mengakibatkan ia hampir melompat lompat. Dalam hati ia menggerutu, katak puru sifat aslinya kan hanya dalam keadaan gembira baru melompat lompat.
Katak puru merasa cangak abu setelah diberitahu hal ini pasti tidak bisa percaya kalau Luak datang tanpa permisi dan memaksanya untuk melepaskan jabatan sebagai kepala direksi sekolah. Enak aja si Luak, awas kalau berani datang lagi, pasti aku hajar.” Tidak ada orang yang bisa menyelami betapa besar amarah katak puru. Tetapi itu terpendam dalam hati, tidak ada orang yang bisa menngetahuinya dari penampilan luarnya.
Sampai di malam hari, rasa marahnya memudar, dan katak puru kembali terpuruk dalam rasa tidak bahagia rutin dialami setiap hari, ia sangat sedih dan menderita. Ia berfikir “Luak benar juga, ia akan lebih hebat dariku dalam menjabat sebagai kepala direksi, ia begitu energetik dan bertekad. Mungkin saja selama ini sekolah memberiku jabatan sebagai kepala direksi hanya karena aku tinggal di kastil ini, yang bisa dimanfaatkan untuk mengadakan pesta musim panas. Malam itu katak puru tidak bisa tidur dengan nyenyak, dan terbangun pagi-pagi sekali.
Pada hari kedua, katak puru dengan lunglai berjalan ke rumah cangak abu. Selamat pagi., bagaimana keadaanmu hari ini? Tanya cangak abu kepada katak puru yang tak bersemangat.
“Sungguh berabe sekali” sentak katak puru keras sekali, ia jarang mengumpat, tetapi bisa dirasakan ada sesulut api amarah menyelubunginya.
Cangak abu bertanya “Coba ceritakan padaku”
Maka diceritakanlah kedatangan Luak kemarin.
“hal ini membuatmu bagaimana?”
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 