Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記
Hari ini saya akan memulai serangkaian episode cerita tentang jalan setapak tua di Taiwan.
Berbicara tentang jalan tua Taiwan, ada macam-macam bentuk jalannya. kadang berupa jalan setapak, kadang berupa jalan besar yang bisa dilalui kereta, banyak jalan-jalan tua ini terselubung dalam semak-semak dan dipulihkan oleh sebagian orang dan dijadikan tempat wisata budaya. mari ikuti cerita di balik jalan-jalan tua berserajah ini 台灣古道的故事 Cerita Jalan Tua di Taiwan.
Ada orang yang menyukai jalan-jalan di jalan tua yang mulai dibenahi, katanya ada kesan budaya di dalamnya jadi tidak hanya sekedar mendaki gunung, atau jalan-jalan berolah raga. Melainkan seolah berjalan ke dalam sejarah masa lalu yang terpatri dalam memori jalan tua. Nah bagaimana dengan asal usulnya.
Asal usul munculnya jalan-jalan tua di Taiwan, dulu tidak ada alat transport dan hanya mengandalkan jalan kaki maka kemunculan jalan-jalan tua ini berkat manusia sering berjalan di atasnya.
Jalan-jalan yang dulu diciptakan leluhur, sekarang dinamakan jalan tua. Ku tao. Jadi jalan tua yang kita sebut sekarang ini, dulu adalah jalan lalu lintas bagi penduduk di Taiwan.
Jalan setapak Taiwan terbagi menjadi berbagai jenis, ada yang berupa jalan setapak di gunung, ada yang berupa jalan yang lebih lebar yang bisa dilalui kereta yang digeret sapi, lebarnya dari 90 cm hingga 120 cm,
Untuk jalan yang bisa dilalui kereta sapi ini biasanya dibuka oleh penguasa di saat itu bukan oleh penduduk. Maka dulu ada kebiasaan, orang-orang kaya membuat jalan dianggap berpahala sekali. Karena mempermudah kehidupan warga.
Jalan yang lebar ini sebagian besar dipakai oleh tentara berpindah tempat, atau untuk mengangkut barang. Banyak yang bisa nembus ke pelabuhan, karena dipakai untuk mengangkut barang.
Jalan tua kecil yang ditemukan di gunung, kebanyakan diciptakan oleh warga yang bermukim di sekitar, kadang jalan kecil bisa nembus ke jalan besar yang dibuat pemerintah di saat itu bisa jadi zaman kerajaan atau zaman penjajahan Jepang, Jepang ketika menjajah Taiwan, juga menciptakan banyak jalan jalan yang besar selebar 90-120 cm untuk memperlancar pengerahan tentara dan menyalurkan barang.
RTI Radio Taiwan International 