Dalam acara ini, topik yang dibahas antara lain adalah (1) restoran yang menolak anjing pemandu untuk masuk, (2) cara mencuci anggur dengan baik, (3) gaji NT$30K di Taiwan untuk apa?, dan (4) wawancara khusus dengan Ratih Kabinawa, terkait dengan nostalgia dan kesan perbedaan pandangan Taiwan terhadap orang Indonesia.
Restoran Menolak Anjing Pemandu Masuk, Pemkot Taipei: Bisa Didenda hingga NT$50.000
Baru-baru ini sebuah restoran di Taipei menolak seekor anjing pemandu (guide dog) untuk masuk ke restoran. Biro Urusan Sipil Kota Taipei mengingatkan bahwa anjing pemandu bukanlah anjing peliharaan biasa, anjing ini bekerja untuk membantu mereka yang mengalami keterbatasan visual untuk bergerak dengan aman. Menolak anjing pemandu untuk masuk ke ruangan dapat didenda hingga NT$50.000.
Biro Urusan Sipil Kota Taipei mengeluarkan rilis pers pada 8 Mei, mengingatkan bahwa sebuah jaringan restoran terkenal baru-baru ini menolak untuk mengijinkan anjing pemandu masuk karena dianggap sebagai binatang peliharaan biasa. Namun, anjing pemandu sudah seperti “mata” bagi orang yang mengalami keterbatasan penglihatan, membantu mereka untuk bergerak dengan aman, lebih mirip anjing pekerja daripada anjing peliharaan biasa.
Biro Urusan Sipil Kota Taipei menyatakan, jika anjing pemandu ditolak untuk masuk, maka hal tersebut berarti melanggar Undang-Undang Perlindungan Hak dan Kepentingan Penyandang Disabilitas pasal 60. Jika perbaikan tidak dilakukan, maka denda mencapai NT$50.000 akan diberlakukan dan pelatihan 4 jam akan diwajibkan. Pihaknya meminta operator pengelola usaha untuk memperhatikan peraturan ini dan melindungi hak-hak para penyandang tuna netra dan anjing pemandu untuk masuk dan keluar area publik.
Biro Urusan Sipil juga telah menerima keluhan dari masyarakat dan menulis kepada pihak pengelola untuk meningkatkan langkah-langkah perbaikan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Hak dan Kepentingan Penyandang Disabilitas pasal 100. Kegagalan peningkatan dalam batas yang ditentukan akan menghasilkan denda dan pelatihan. Untuk terus memperkuat publisitas dan kesadaran akan anjing pemandu, dimana mengurangi insiden penolakan, jika masyarakat menemukan suatu hal ilegal, mereka dapat melaporkan keluhan dengan memberikan informasi detail terkait dengan orang, kejadian, waktu, tempat, dan informasi lainnya.
Berdasarkan UU Perlindungan Hak dan Kepentingan Penyandang Disabilitas pasal 60, anjing pemandu atau anak anjing pemandu yang berada dalam masa pelatihan dan bersama dengan pengguna mereka, pelatih berkualifikasi, keluarga angkat anjing pemandu, serta dilengkapi dengan sertifikat, memiliki hak untuk masuk dan keluar tempat-tempat publik, termasuk gedung publik dan tempat-tempat usaha (restoran, tempat membuat kue, dll). Penanggung jawab dan operator, serta pengguna di fasilitas maupun transportasi umum tidak boleh melarang keberadaan anjing atau anak anjing pemandu ini, ataupun memberlakukan persyaratan tertentu untuk masuk (seperti membayar deposito, menaruh anjing pemandu di luar, dsb). Jika ada hal-hal ilegal tersebut, Biro Urusan Sipil menyampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan dan menyelesaikan masalah tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Anjing pemandu di Taiwan
Bagaimana Cara Mencuci Buah Anggur dengan Baik? Ternyata Ada Caranya Lho!
Buah anggur merupakan buah favorit banyak orang, tapi banyak pula yang merasa mencuci buah tersebut memiliki kesulitannya tersendiri, terutama jika harus dicuci 1 per 1. Seorang guru kesehatan, bernama Tan Dun-zi (譚敦慈) baru-baru ini memberitahukan trik menarik untuk membersihkan buah anggur tanpa kesulitan berarti.
Melalui program “Focus 2.0” (聚焦2.0), Tan Dun-zi yang juga dikenal sebagai “peri tanpa racun” menyampaikan cara mencuci buah anggur dengan mudah. Pertama, gunakan gunting untuk memotong buah anggur 1 per 1, tapi jangan pakai alat pemetik. Kemudian, masukkan buah anggur yang ke dalam baskom berisi air. Ambil handuk dapur atau kain bersih dan taruh di atas buah anggur. Gosok buah anggur menggunakan kain tersebut di dalam air, lakukan secara merata, setelah itu bilas dengan air.
Lalu, apakah zat tepung yang berwarna putih pada kulit buah anggur berbahaya?
Berdasarkan informasi dari situs resmi platform terpadu informasi edukasi pangan dan pertanian dari Kementerian Pertanian (MOA) Taiwan, zat tepung yang menutupi permukaan buah anggur segar merupakan bubuk buah alami dari buah anggur, menandakan bahwa anggur tersebut sehat dan dapat menjadi standar konsumsi yang aman.
Selain buah anggur, Tan Dun-zi juga mengingatkan bahwa bagian kulit buah pisang sebaiknya dicuci terlebih dulu sebelum dimakan. Anda mungkin bertanya-tanya, kulitnya tidak dimakan, mengapa harus dicuci? Nyatanya kulit pisang yang kotor dapat menyebabkan kontaminasi pada buah pisang.

Buah anggur (foto: Kompas)
Apa yang Bisa Anda Lakukan dengan Gaji NT$30K di Taiwan? Pekerja Taiwan Mengeluhkan Hal Tersebut
Di masa di mana berbagai harga terus melonjak, banyak orang akan bertanya-tanya, berapa gaji pekerja kantoran yang wajar untuk hidup?
Seorang warganet Taiwan memposting di grup “PTT” dan menyampaikan, bahwa gaji bulanannya adalah NT$30.000 dan pendapatan bersihnya adalah NT$28.500. Setelah dikurangi pengeluaran bulanan, seperti sewa, air, listrik, makan sehari-hari, tagihan telepon, dan uang bensin, sisa gajinya adalah NT$3.500 per bulan. Hal itu belum termasuk biaya asuransi dan hiburan. Ia pun bertanya-tanya, tanpa dukungan finansial dari orang tuanya, apa yang bisa ia lakukan dengan uang NT$30.000 di masa sekarang ini?
Banyak warganet yang merasa sedih dan menyampaikan gaji tersebut hanya untuk bertahan hidup. “Tidak ada yang bisa dilakukan, hanya gaji pokok, masuk lapisan masyarakat bawah.” “Anda hanya dapat bertahan, tidak dapat menabung banyak.”
Namun, ada pula warganet yang merasa bahwa biaya hidup pemosting terlalu tinggi, dengan mengatakan, “makanan dan tagihan telepon harus dikurangi, atau berganti pekerjaan.” “Gaji minimum jangan melakukan banyak pengeluaran jika tidak ingin terus terpuruk.” Ada pula yang memberi saran, “sebaiknya kurangi konsumsi makanan dan telepon, atau pindah kerja,” “sebaiknya mengganti kartu prabayar, paling hemat, jika tidak ada uang, tidak perlu internet, “pindah ke rumah lama, jadi sesuaikan dengan keuangan,” “hemat uang bahan bakar, jika memakai kendaraan pribadi mobil, sebaiknya ganti motor atau naik kendaraan umum.” Ada pula yang menyampaikan, jika ia bisa menyewa kamar sebesar NT$10.000 per bulan, sebaiknya memikirkan cara untuk mengubahnya menjadi hipotek sebesar NT$15.000.

Ilustrasi tabungan (foto: Mirrormedia)
Wawancara Khusus Ratih Kabinawa (bag.2) : Kesan Nostalgia dan Perubahan Pandangan Taiwan Terhadap Indonesia
Di pekan sebelumnya, Ratih Kabinawa yang merupakan peneliti hubungan luar negeri Taiwan dengan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) membahas soal hubungan luar negeri Taiwan dan Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Ratih juga menceritakan bahwa dirinya pernah kuliah di Taiwan beberapa tahun yang lalu. Ia pun menyampaikan, bahwa dalam waktu beberapa tahun belakangan, pandangan masyarakat Taiwan terhadap orang-orang Indonesia telah berubah, stereotipe yang biasanya disematkan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan kini juga menjadi lebih baik.
Seperti apa kisahnya? Dengarkan langsung yuk di acara ini!

Wawancara Ratih Kabinawa
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 

