Dalam acara hari ini, topik yang akan dibahas adalah (1) diskon grup bagi pengguna THSR mencapai 40% dan berlaku bagi 11 orang, (2) penyebab antrian panjang di Bandara Internasional Taoyuan, (3) wawancara untuk mengenal Ketua PKBM PPI Taiwan secara lebih mendalam, Ananda Insan Firdausy.
Diskon Grup bagi Pengguna THSR Mencapai 40%, Berlaku bagi 11 Orang
Perusahaan Kereta Cepat Taiwan (THSR) telah mengumumkan, bahwa diskon “Grup bagi Kereta Khusus” yang sebelumnya berlaku untuk grup berjumlah 20 orang kini dikurangi untuk grup berjumlah 11 orang mulai dari sekarang, serta diskon baru dan beragam, mencapai 40%.
Diskon“Grup bagi Kereta Khusus” yang awalnya berlaku untuk ambang batas 20 orang per grup kini telah dikurangi menjadi 11 orang atau lebih. Diskon pada kereta khusus juga dapat mencapai 40% (diskon awal adalah 30% di hari kerja dan 20% di hari libur).
THSR menunjukkan bahwa diskon “Grup bagi Kereta Khusus” yang berlaku untuk saat ini adalah untuk lebih dari 400 jadwal kereta per minggu. Ada diskon dengan kisaran 15%, 23%, dan 40% untuk jadwal kereta khusus setiap harinya (lansia, berkebutuhan khusus, dan anak-anak tetap akan mendapatkan diskon 50%).
Sebagai tambahan, untuk mendorong para pelajar dan generasi muda bepergian dengan menggunakan THSR saat libur musim dingin, “Program Pertukaran Pengajaran di Luar Kampus” dari 20 Januari hingga 31 Maret, kembali diperluas cakupannya, membuka aplikasi bagi “kelas kursus jangka waktu pendek bagi sekolah negeri dan swasta yang terdaftar” untuk anak SMA (termasuk di dalamnya) ke bawah. Untuk grup pelajar berjumlah 11 orang atau lebih, mulai dari SMP hingga SMA dapat menikmati diskon 30%, sementara anak SD dan warga dengan status istimewa, lansia, anak-anak, dan berkebutuhan khusus dapat menikmati diskon 40% dari tiket dengan penempatan kursi di gerbong standar. Para guru yang bepergian bersama dengan rombongan juga dapat menikmati diskon sebesar 30% (maksimum 2 guru per 11 orang dalam 1 grup).
THSR menyampaikan, bahwa diskon grup ini berlaku bagi grup yang memiliki waktu atau jadwal kereta, tujuan dan stasiun keberangkatan yang sama, serta tipe gerbong kereta yang sama. Jika ada 11 orang atau lebih dalam sebuah grup, mereka dapat menikmati diskon sebesar 5% dari harga normal, terlepas dari nomor keretanya, jika keretanya adalah kereta khusus, maka diskon grupnya akan lebih besar.

THSR (foto: Biro Pariwisata Taiwan)
Antrian Panjang Pemeriksaan Keamanan di Bandara Taoyuan, Pihak Bandara Menyampaikan Penyebabnya
Beberapa hari belakangan beberapa warganet mengeluhkan adanya antrian panjang pemeriksaan keamanan menjelang pemeriksaan imigrasi, bahkan mengular hingga ke lantai 1, tempat check-in di Bandara Internasional Taoyuan. Ternyata, hal ini akibat mesin pemeriksaan yang sedang diperbarui.
Dilansir dari Ettoday, antrian cukup panjang terjadi sejak 15 Januari lalu. Seorang calon penumpang mengeluh, dirinya telah tiba di bandara 2 jam lebih awal untuk mengambil penerbangan di Terminal 1 Bandara Internasional Taoyuan, Nyatanya, ia harus mengantri selama 1 jam untuk melewati pemeriksaan keamanan sebelum dapat melanjutkan pemeriksaan imigrasi. Hasilnya, banyak maskapai penerbangan yang harus mencari tamu atau penumpang mereka dalam antrian, bahkan tidak sedikit calon penumpang yang khawatir akan ketinggalan pesawat, sehingga meminta untuk dipercepat, membuat suasana cukup kacau.

Antrian di Bandara Taoyuan yang mencapai lantai 1 dekat tempat check-in (foto: Ettoday)
Pihak bandara menyampaikan, bahwa saat ini waktu libur musim dingin berbagai sekolah serta orang-orang yang kembali ke luar negeri setelah pemilu membuat bandara menjadi lebih padat, terlebih karena puncak keberangkatan pesawat adalah jam 6 pagi hingga jam 3 sore berada di Terminal 1, sehingga antrian sangat terkonsentrasi di pemeriksaan keamanan. Petugas polisi bandara telah ditambahkan untuk dikerahkan membantu mengatasi kekacauan dan panjangnya antrian.
Selain itu, Biro Polisi Penerbangan awalnya memiliki 8 jalur keamanan keberangkatan di Terminal 1. Namun, karena salah satunya sedang ditingkatkan dari mesin sinar-X tradisional menjadi pemindai tomografi komputer, saat ini hanya 7 jalur yang menyediakan layanan. Diharapkan mesin pemindai akan kembali normal penggunaannya pada tanggal 22 Januari mendatang.
Menurut data perkiraan lalu lintas penumpang per jam Bandara Taoyuan, jumlah rata-rata keberangkatan dari Terminal 1 adalah sekitar 2.000 per jam dari pukul 6 pagi hingga 3 sore. Perusahaan bandara mengingatkan penumpang untuk check in di bandara lebih awal dan menguasai teknik untuk mempercepat efisiensi izin imigrasi.
Berikut adalah tips untuk mempersingkat waktu pemeriksaan di bandara:
- Pertama, manfaatkan layanan pintar. Jam sibuk keberangkatan harian adalah pukul 07.00 hingga 10.00, 14.00 hingga 16.00, dan 21.00 hingga 23.00. Usahakan tiba 2-3 jam lebih awal dan manfaatkan ponsel untuk check-in.
- Kedua, cek dan pastikan barang-barang yang Anda bawa, baik untuk bagasi maupun barang yang ditenteng tidak ada yang menyalahi aturan.
- Ketiga, untuk mengurangi pemeriksaan ulang dan pemeriksaan juga lebih lancar, saat berada di jalur pemeriksaan, usahakan untuk melepas mantel, topi dan benda logam sebelum melewati pintu deteksi logam pemeriksaan keamanan, dan mengeluarkan tablet dan laptop dari tas jinjingnya. Setelah itu, masukkan mantel dan tas jinjing Anda ke dalam pemindai sinar-X. Wadah cairan, gel dan semprotan dalam tas jinjing tidak boleh melebihi 100 ml dan harus dikemas dalam kantong plastik ritsleting transparan yang dapat ditutup rapat.

Antrian di Terminal 1 Bandara Internasional Taoyuan yang mengular (foto: Ettoday)
Wawancara dengan Ketua PKBM PPI Taiwan, Ananda Insan Firdausy
Tahukah kamu, jika di Taiwan ada cabang Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Masyarakat (PKBM) yang bekerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI)?
PKBM sendiri membantu para warga negara Indonesia (WNI) di Taiwan yang berupaya untuk mendapatkan pendidikan non-formal, mulai dari kegiatan Kejar Paket A, B, dan C, hingga berbagai seminar menarik untuk menambah wawasan dan keterampilan WNI.
Ketua PKBM PPI Taiwan untuk saat ini adalah Bapak Ananda Insan Firdausy. Seperti apa kisahnya hingga bisa berada di Taiwan? Yuk dengarkan siaran ini.
Jika ingin memahami PKBM PPI Taiwan secara lebih jauh, kamu juga bisa cek di YouTube RtiSI "Obrolan RtiSI Bersama Ananda Insan Firdausy".

Ananda Insan Firdausy saat bertamu ke Museum Rti (foto: dok. istimewa)
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 
