History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

RtiFM Online Jumat, 7 April 2023

  • 07 April, 2023
Pekan Interaktif - RtiFM Online Jumat

Bincang Bincang Berita 

Taiwan Berencana Menerima Tambahan Pekerja Migran Asing

 

Taiwan kini berencana untuk menerima tambahan pekerja migran asing (PMA) dari negara-negara baru, di mana surat kesepakatan (MoU) akan ditandatangani setelah pertengahan tahun mendatang, demikian pernyataan dari Menteri Tenaga Kerja Taiwan Hsu Ming-chun (許銘春) hari ini (22 Maret). Menurut berita CNA, karena diskusi terkait masih belum selesai, Menteri Hsu belum mengemukakan negara-negara baru mana saja yang akan terlibat, tapi ia telah mengemukakan bahwa penerimaan tenaga kerja baru belum akan dimulai di tahun 2023.

Menurutnya, pekerja migran asing baru tersebut akan bekerja di bidang-bidang yang memang telah membuka kesempatan kerja bagi para PMA, yaitu bidang perawatan dan industri manufaktur. Saat ini, PMA yang menjadi perawat sebagian besar berasal dari Indonesia, sementara pekerja industri manufaktur sebagian besar berasal dari Filipina dan Vietnam, serta pekerja konstruksi berasal dari Thailand.

Gaji para PMA untuk sektor keperawatan dan rumah tangga adalah NT$ 20.000, sementara pekerja manufaktur adalah NT$ 26.400. Terkait dengan harapan hotel untuk membuka lapangan kerja bagi para pekerja migran asing, Hsu menyampaikan bahwa saat ini pemerintah Taiwan masih memilih untuk mempekerjakan pekerja usia menengah atau lanjut dan perempuan yang ingin kembali bekerja.

(sumber foto: CNA)

Lelah! Polisi Taiwan Kejar Ayam Selama 1,5 Jam! 

Selain menangkap penjahat, polisi Taiwan ternyata juga bertugas menangkap ayam! Seorang polisi di Taipei kejar-kejaran dengan seekor ayam jago yang tersesat di jalan raya. Meski bertubuh tambun, ayam jago itu sangat gesit dan lincah sehingga mengagetkan pengendara. Polisi memutuskan membantu karena khawatir terjadi kecelakaan akibat “ayam lepas”.

Akhirnya, polisi berhasil memojokkan ayam tersebut ke Taman Nanchang dan berhasil menangkapnya setelah 1,5 jam yang melelahkan. Seorang warga yang mengikuti drama kejar-kejaran ini bahkan bertepuk tangan menyelamati polisi. Polisi lalu “menahan” ayam tersebut di kantor polisi sebelum menyerahkannya ke Departemen Perlindungan Hewan.

Polisi mengimbau warga untuk mengikat atau mengurung hewan peliharaannya saat membawa mereka keluar rumah. Bila hewan peliharaan warga lepas di jalan dan mengganggu ketertiban lalu lintas, maka sang empunya bisa dikenai denda mulai NT$300-NT$600.

Fakta Unik

Bentuk jamban jongkok di Taiwan berbeda dengan jamban jongkok di Indonesia. Ternyata begini cara pakainya :

1. Jongkok menghadap ke tutup pelindung
2. Injak tombol flush dengan kaki atau tarik tali flush (bila ada)
3. Tisu daur ulang berlogo bisa dibuang langsung ke dalam jamban. Namun, tisu basah dan pembalut tidak boleh dibuang ke dalam jamban.


(sumber foto: TOTO Jepang)

Curhat Nano-nano

Sri dan suami bekerja di Taiwan. Mereka menikah dan Sri melahirkan di Indonesia. Sri dan suaminya sempat memutuskan menetap di Indonesia, tetapi tabungan mereka selama bekerja di Taiwan habis untuk hidup sehari-hari dan pendapatan suami tidak cukup. Mereka akhirnya kembali ke Taiwan untuk bekerja lagi dan menitipkan anaknya ke orang tua Sri.

Sri bingung apakah harus menjemput anaknya ke Taiwan atau pulang ke Indonesia. Apa saja yang harus dipertimbangkan? 

Berikut beberapa pilihan yang bisa dilakukan Sri:

1. Sri bisa pulang ke Indonesia untuk merawat anaknya dan membangun usaha/mencari kerja di kampung halaman sementara suaminya bekerja di Taiwan supaya tetap ada pendapatan yang stabil
2. Sri pulang ke Indonesia untuk merawat anaknya sampai anaknya bisa mandiri dan menyusul suaminya bekerja ke Taiwan lagi.
3.Keduanya tetap berada di Taiwan dan menjaga komunikasi dengan anak untuk menjaga kedekatan batin. Tentukan target kapan pulang dan fokus kumpulkan pundi-pundi rupiah untuk investasi, masa depan anak, dan dana pensiun.

 

Penyiar

Komentar