History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Humantek 300125: MediaTek dan Nvidia Bermitra Kembangkan Superchip

  • 30 January, 2025
Humantek - RtiFM Online Kamis

NSB: Serangan Siber terhadap Jaringan Pemerintah Taiwan Naik Dua Kali Lipat pada 2024

Jumlah rata-rata serangan siber harian yang menargetkan jaringan pemerintah Taiwan meningkat dua kali lipat menjadi 2,4 juta pada 2024, dengan sebagian besar serangan tersebut berasal dari Tiongkok, menurut laporan Biro Keamanan Nasional (NSB).

Sebagian besar serangan siber terhadap jaringan layanan pemerintah berhasil dideteksi dan diblokir, namun jumlah tindakan musuh tersebut menunjukkan "Semakin parahnya aktivitas peretasan yang dilakukan oleh Tiongkok," kata NSB dalam laporannya yang dirilis 5 Januari.

Jaringan layanan pemerintah tersebut dibuat untuk mendukung komunikasi elektronik antarinstansi dan menyediakan layanan pemerintah online, seperti pembayaran pajak atau pemeriksaan data asuransi kesehatan nasional dan ketenagakerjaan, kepada publik, menurut situs web jaringan tersebut.

Dalam "Analisis Teknik Serangan Siber Tiongkok pada 2024," NSB mengatakan bahwa laporan ini dirilis untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai tren ancaman siber yang ditimbulkan oleh Tiongkok.

Namun, laporan tersebut tidak memberikan angka spesifik mengenai skala serangan siber Tiongkok terhadap jaringan pemerintah.

Menurut NSB, komunitas intelijen nasional Taiwan melaporkan sebanyak 906 kasus serangan siber pada 2024, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan dengan 752 kasus pada 2023, dan lebih dari 80 persen dari kasus tersebut melibatkan serangan terhadap instansi pemerintah.

Serangan siber Tiongkok di sektor komunikasi, khususnya sektor telekomunikasi, meningkat sebesar 650 persen pada 2024, yang merupakan peningkatan terbesar di antara sektor-sektor lainnya, diikuti dengan peningkatan 70 persen pada target sektor transportasi dan 57 persen pada target rantai pasokan pertahanan, menurut laporan tersebut.

Tiongkok juga ditemukan melakukan serangan penolakan layanan pada sektor keuangan dan transportasi saat melakukan latihan militer, untuk "Memperkuat efek pelecehan dan intimidasi militer," kata laporan tersebut.

Selain itu, peretas Tiongkok menggunakan teknik "Semakin canggih" untuk mencuri data dan menyusup ke lembaga pemerintah, bisnis, dan organisasi swasta di Taiwan, menurut laporan NSB.

Dalam hal taktik yang digunakan, peretas Tiongkok menargetkan email para pegawai negeri untuk memperoleh informasi rahasia melalui mereka, sambil menggunakan email phishing, Trojan, dan pintu belakang untuk menyusup ke rantai pasokan pertahanan Taiwan dan penyedia layanan internet, kata NSB.

Serangan-serangan ini, menurut NSB, bertujuan untuk merusak sistem infrastruktur kritis, seperti untuk jalan raya dan pelabuhan, serta menyebabkan gangguan pada sistem transportasi dan logistik Taiwan.

Pasukan siber Tiongkok juga bekerja sama dengan individu swasta dan terlibat dalam penjualan data pribadi yang dicuri secara daring, serta terlibat dalam spionase bisnis dan pencurian rahasia bisnis serta teknologi yang dipatenkan untuk keuntungan, kata NSB.

Laporan NSB ini juga mengikuti laporan lainnya dari mereka mengenai penyebaran disinformasi oleh Tiongkok, yang menurut biro tersebut meningkat 60 persen pada 2024.

(foto: iStock)

PXPay Plus Luncurkan Aplikasi Pembayaran Daring di Korea Selatan

PXPay Plus Co., Ltd., yang sepenuhnya dimiliki oleh jaringan supermarket Taiwan PX Mart, meluncurkan aplikasi pembayaran daring "PXPay Plus" di Korea Selatan baru-baru ini, menjadikannya operator Taiwan pertama yang meluncurkan aplikasi pembayaran lintas batas di pasar tersebut.

PXPay Plus, yang sebelumnya meluncurkan aplikasi pembayaran online di Jepang pada Januari 2024, mengumumkan peluncuran ini pada 8 Januari.

Menurut data statistik dari Direktorat Jenderal Pariwisata, perusahaan tersebut menyatakan bahwa sejak musim panas 2022, jumlah wisatawan Taiwan yang berkunjung ke Korea Selatan meningkat dari sekitar 90.000 per bulan sebelum pandemi COVID-19 menjadi 129.325 pada Oktober 2024.

Pemerintah Korea Selatan juga baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan memperpanjang masa pengecualian sementara bagi wisatawan Taiwan terkait dengan Korean Electronic Travel Authorization (K-ETA) hingga 31 Desember 2025.

Dengan demikian, wisatawan Taiwan hanya perlu mengisi kartu kedatangan untuk memasuki negara tersebut, yang dapat meningkatkan keinginan mereka untuk berkunjung dan berpotensi memicu lonjakan penggunaan pembayaran daring di negara tersebut, ujar PXPay Plus dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan ini merupakan operator pembayaran elektronik Taiwan pertama yang meluncurkan aplikasi di Korea Selatan, dan melalui kerja sama dengan pelatform pembayaran lintas batas Taiwan HIVEX, pelatform pembayaran elektronik Korea Selatan ZeroPay, serta perusahaan teknologi finansial lintas batas ICB, layanan pembayaran lintas batas ini tersedia di lebih dari 1,9 juta lokasi pembayaran, ujar perusahaan tersebut.

 

(foto:PXPay Plus Co)

 

MediaTek dan Nvidia Bermitra Kembangkan Superchip

MediaTek Inc., perancang IC berbasis di Taiwan, mengumumkan kerja sama dengan Nvidia Corp., perusahaan perancang cip kecerdasan buatan (AI) asal Amerika, untuk mengembangkan supercip AI pribadi "NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip."

Menurut Nvidia, Project DIGITS, superkomputer pribadi yang ditenagai oleh NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip, menawarkan kinerja AI mencapai petaflop dengan desain hemat daya dan kompak.

"Kolaborasi kami dengan NVIDIA pada GB10 Superchip sejalan dengan visi MediaTek untuk membantu membuat teknologi hebat dapat diakses oleh siapa saja," kata Wakil Ketua dan CEO MediaTek Rick Tsai (蔡力行) dalam sebuah pernyataan.

Pendiri dan CEO Nvidia Jensen Huang (黃仁勳), yang mengungkapkan kerjasama dengan MediaTek dalam pidato utamanya di Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas, mengatakan dalam pernyataan tersebut bahwa kemitraan ini diharapkan dapat membuat pelatform Brace Blackwell lebih mudah diakses dan memungkinkan pengembang, peneliti, dan mahasiswa untuk menyelesaikan masalah mereka karena "Era AI sudah tiba."

MediaTek dan Nvidia sebelumnya telah berkolaborasi pada cip Dimensity Auto Cockpit, yang mengintegrasikan unit pemrosesan grafis generasi berikutnya yang mempercepat komputasi AI dan grafis Nvidia RTX.

Selain itu, kedua belah pihak juga telah bekerja sama dalam mengintegrasikan NVIDIA TAO, peralatan pelatihan dan optimalisasi model AI, dengan NeuroPilot SDK MediaTek, kumpulan alat perangkat lunak dan Antarmuka Pemrograman Aplikasi (API), untuk memberikan kemampuan AI tepi lanjutan ke penerapan Internet of Things (IoT).

Di CES, Huang mendemonstrasikan Nvidia Cosmos, pelatform yang terdiri dari model fondasi dunia generatif mutakhir, tokenizer canggih, guardrails, dan pipeline pemrosesan video yang dipercepat yang dibangun untuk memajukan pengembangan sistem AI fisik seperti kendaraan otonom (AV) dan robot.

"Momen ChatGPT untuk robotika akan datang," kata Huang dalam pidato utamanya di CES. "Kami menciptakan Cosmos untuk mendemokratisasi AI fisik dan menempatkan robotika umum dalam jangkauan setiap pengembang."

Huang juga mengungkapkan nama-nama mitra robot humanoid Nvidia asal Taiwan, termasuk Kenmec Mechanical Engineering Co, Pegatron Corp. dan Solomon Technology Corp.

MediaTek | Dimensity | 5G Smartphone Chips

(foto:: Mediatek)

 

Riset: iOS Lebih Rentan Serangan Phising dari Android

Sebuah riset terbaru dari pakar keamanan siber di Lookout menyebut perangkat iOS atau iPhone lebih rentan kena serangan phishing dibanding ponsel Android.

Sepanjang kuartal ketiga 2024 lalu analis Lookout mengidentifikasi perangkat iOS lebih sering menjadi target serangan phishing. Persentase iPhone mengalami serangan phishing sebesar 18,4 persen, sementara Android hanya 11,4 persen.

Analis di Lookout menggunakan data dari kumpulan data seluler bertenaga AI yang terdiri dari 220 juta perangkat dan 360 juta aplikasi, serta 'miliaran item web' untuk menghasilkan Laporan Lanskap Ancaman Seluler Q3 2024.

Laporan Lookout mempelajari ancaman siber di sektor perusahaan. Mereka menemukan iOS lebih populer di lingkungan perusahaan daripada Android, setidaknya di antara basis pengguna Lookout.

Perangkat iOS sendiri digunakan lebih dari dua kali lipat dibandingkan perangkat Android oleh para pengguna Lookout. Selain populer di antara pengguna, iPhone juga ternyata lebih populer di kalangan penyerang.

Lookout mengatakan 19 persen perangkat iOS perusahaan terpapar setidaknya satu serangan phishing seluler pada tiga kuartal pertama tahun 2024. Sementara itu hanya 10,9 persen perangkat Android kena masalah yang sama pada periode itu.

Para pelaku ancaman disebut semakin menargetkan perangkat seluler, baik smartphone maupun tablet, untuk mendapatkan kredensial dengan taktik phishing cerdas seperti serangan peniruan bertenaga AI yang menjadi ujung tombaknya.

"Seiring berkembangnya ancaman dunia maya, kami melihat semakin banyak serangan yang menargetkan perangkat seluler sebagai pintu gerbang ke aplikasi cloud perusahaan yang menyimpan data sensitif," ujar David Richardson, wakil presiden Endpoint di Lookout, dikutip dari Forbes.

Laporan ini bukan berarti pengguna Android bisa bernapas lega karena berpotensi mengalami jumlah serangan lebih sedikit. Serangan phishing, yang umumnya berbasis email, kini semakin canggih dan tidak melihat apakah targetnya pengguna iOS atau Android.

Maka dari itu, pengguna harus mengetahui jenis-jenisnya agar siap menghadapi serangan yang mungkin terjadi di 2025.

(foto: Canva)

Tips Menghindari Phising

Dalam artikel kali ini, berikut ini adalah 10 cara menghindar dari aksi Phishing

1. Selalu mengikuti informasi terkini tentang modus phishing. Hal ini penting agar kita selalu waspada dan tidak terjebak dengan aksi para scammer.

2. Berfikir sebelum membuka tautan maupun file yang dikirimkan terutama oleh orang yang tidak dikenal.

3. Install toolbar anti-phishing di browser. Sejumlah toolbar tersebut akan melakukan pengecekan cepat terhadap URL yang dikunjungi. Bila URL yang dikunjungi tersebut mengandung malware, maka toolbar akan memberikan notifikasi.

4. Verifikasi Keamanan Situs – Wajar untuk sedikit waspada dalam memberikan informasi keuangan yang sensitif secara online. Namun, selama Anda berada di situs web yang aman, Anda tidak akan mengalami masalah apa pun. Sebelum mengirimkan informasi apa pun, pastikan URL situs dimulai dengan "https" dan harus ada ikon gembok tertutup di dekat bilah alamat. Periksa juga sertifikat keamanan situs. Jika Anda mendapatkan pesan yang menyatakan bahwa situs web tertentu mungkin berisi file berbahaya, jangan buka situs web tersebut. Jangan pernah mengunduh file dari email atau situs web yang mencurigakan. Bahkan mesin telusur dapat menampilkan tautan tertentu yang dapat mengarahkan pengguna ke laman web phising yang menawarkan produk berbiaya rendah. Jika pengguna melakukan pembelian di situs web semacam itu, detail kartu kredit akan diakses oleh penjahat dunia maya.

5. Periksa Akun Online Anda Secara Rutin – Jika Anda tidak mengunjungi akun online untuk sementara waktu, seseorang mungkin sedang bersenang-senang dengannya. Meskipun secara teknis Anda tidak perlu melakukannya, periksa setiap akun online Anda secara teratur. Biasakan juga mengubah kata sandi Anda secara teratur. Untuk mencegah penipuan phishing bank dan phishing kartu kredit, Anda harus secara pribadi memeriksa laporan Anda secara teratur. Dapatkan laporan bulanan untuk akun keuangan Anda dan periksa setiap entri dengan hati-hati untuk memastikan tidak ada transaksi penipuan yang dilakukan tanpa sepengetahuan Anda.

6. Selalu Perbarui Peramban/Browser Anda – Tambalan keamanan dirilis untuk peramban populer setiap saat. Mereka dirilis sebagai tanggapan atas celah keamanan yang pasti ditemukan dan dieksploitasi oleh phisher dan peretas lainnya. Jika Anda biasanya mengabaikan pesan tentang memperbarui browser, berhentilah. Begitu pembaruan tersedia, unduh dan instal.

7. Gunakan Firewall – Firewall berkualitas tinggi bertindak sebagai penyangga antara Anda, komputer Anda, dan penyusup dari luar. Anda harus menggunakan dua jenis yang berbeda: firewall desktop dan firewall jaringan. Opsi pertama adalah jenis perangkat lunak, dan opsi kedua adalah jenis perangkat keras. Saat digunakan bersama, mereka secara drastis mengurangi kemungkinan peretas dan phisher menyusup ke komputer atau jaringan Anda.

8. Waspadai Pop-Up – Jendela pop-up sering menyamar sebagai komponen sah dari sebuah situs web. Namun, terlalu sering, itu adalah upaya phishing. Banyak browser populer memungkinkan Anda memblokir pop-up; Anda dapat mengizinkannya berdasarkan kasus per kasus. Jika seseorang berhasil melewati celah, jangan klik tombol "batal"; tombol seperti itu sering mengarah ke situs phishing. Sebagai gantinya, klik “x” kecil di pojok atas jendela.

9. Jangan Pernah Memberikan Informasi Pribadi – Sebagai aturan umum, Anda tidak boleh membagikan informasi pribadi atau informasi yang sensitif secara finansial melalui Internet. Aturan ini berlaku sejak zaman America Online, ketika pengguna harus diperingatkan terus-menerus karena keberhasilan penipuan phishing awal. Jika ragu, kunjungi situs web utama perusahaan yang bersangkutan, dapatkan nomor mereka dan hubungi mereka. Sebagian besar email phishing akan mengarahkan Anda ke halaman yang memerlukan entri untuk informasi keuangan atau pribadi. Pengguna Internet tidak boleh membuat entri rahasia melalui tautan yang disediakan di email. Jangan pernah mengirim email dengan informasi sensitif kepada siapa pun. Biasakan untuk mengecek alamat website. Situs web yang aman selalu diawali dengan “https”.

10.   Gunakan Perangkat Lunak Antivirus – Ada banyak alasan untuk menggunakan perangkat lunak antivirus. Tanda tangan khusus yang disertakan dengan perlindungan perangkat lunak antivirus terhadap solusi dan celah teknologi yang diketahui. Pastikan untuk selalu memperbarui perangkat lunak Anda. Definisi baru ditambahkan setiap saat karena penipuan baru juga diimpikan setiap saat. Pengaturan anti-spyware dan firewall harus digunakan untuk mencegah serangan phishing dan pengguna harus memperbarui program secara teratur. Perlindungan firewall mencegah akses ke file berbahaya dengan memblokir serangan. Perangkat lunak antivirus memindai setiap file yang datang melalui Internet ke komputer Anda. Ini membantu mencegah kerusakan pada sistem Anda.

 

 

Sosok

Emily Ting - Sutradara

Emily Ting adalah seorang sutradara, produser, dan penulis skenario asal Amerika. Ia lahir di Taipei, tetapi kemudian pindah ke Los Angeles bersama keluarganya. Ting lulus dari program film/TV di Tisch School of the Arts, New York University. Film panjang pertamanya, Already Tomorrow in Hong Kong, dirilis pada tahun 2015.

 

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Ting lahir di Taipei pada tahun 1980, dan pindah ke Los Angeles bersama keluarganya saat masih kecil. Setelah lulus dari Tisch School of the Arts, New York University, ia bekerja di New York selama beberapa tahun. Pada tahun 2007, ia kembali ke Hong Kong untuk mengelola bisnis keluarganya.

 

Karier

Setelah lulus, Ting bekerja di perusahaan distribusi dokumenter Docurama di New York selama beberapa tahun, dan kemudian mendirikan perusahaan produksinya sendiri, Unbound Feet Productions. Pada awal kariernya, ia fokus membuat film dokumenter. Film dokumenter panjang pertamanya, What’s Love Got to Do with It?, ditayangkan perdana pada tahun 2002. Ia juga membuat film dokumenter pendek berjudul Reality Check pada tahun 2006, yang mengisahkan para lulusan perguruan tinggi yang menghadapi pengangguran.

Saat menjalankan bisnis keluarganya di Hong Kong, Ting membuat film dokumenter tentang bisnis keluarganya, Family Inc., yang dirilis pada tahun 2008. Film ini sangat personal, menggambarkan bagaimana ia meninggalkan mimpinya sebagai pembuat film dan pulang ke rumah untuk membantu ayahnya menjalankan kerajaan besar pembuatan mainan.

Already Tomorrow in Hong Kong (2015), film panjang pertama Ting yang berbasis naskah, mendapatkan ulasan positif dan ditayangkan di Los Angeles Film Festival, Edinburgh International Film Festival, dan New York Asian Film Festival. Film ini sebagian didasarkan pada kehidupan Ting dan terinspirasi oleh film Sofia Coppola, Lost in TranslationAlready Tomorrow in Hong Kong adalah drama romantis yang mengikuti kisah seorang wanita asal Tiongkok yang tinggal di Los Angeles dan melakukan perjalanan bisnis ke Hong Kong, di mana ia menjalin romansa dengan seorang ekspatriat Amerika. Film ini memperlihatkan berbagai lokasi di Hong Kong, seperti Lan Kwai Fong, Central, Chungking Mansions, dan Temple Street, serta dipuji karena berhasil menangkap kehidupan malam Hong Kong yang semarak.

Film berikutnya dari Ting, Go Back to China, mengisahkan tentang seorang pewaris Amerika yang menghabiskan dana warisannya, sehingga orang tuanya mengirimnya ke Tiongkok untuk bekerja di bisnis mainan keluarga mereka. Ting menyatakan bahwa film ini, seperti Already Tomorrow in Hong Kong, juga sebagian bersifat semi-autobiografis.

Sejak penerapan wajib registrasi dan pemasangan pelat nomor untuk kendaraan roda dua listrik mikro (e-bike) dimulai sebulan lalu, jumlah kendaraan roda dua listrik mikro di Kota Taichung mencapai 32.050 unit, tertinggi di seluruh Taiwan. Kepolisian telah menindak lebih dari 425 pelanggaran terkait kendaraan tanpa pelat nomor yang sah. Di Distrik Wuri, seorang PMI ketahuan memodifikasi posisi pelat nomor hingga menekuk ke atas untuk menghindari razia. Dinas Pengawasan Lalu Lintas dan Kepolisian juga melakukan razia bersama terhadap pekerja migran asing tanpa pelat nomor, sembari mengingatkan bahwa usia minimal untuk mengendarai kendaraan roda dua listrik mikro adalah 14 tahun, dan kendaraan tersebut harus didaftarkan, atau akan dikenakan denda sebesar NT$1.200 hingga NT$3.600.

Masa sosialisasi dua tahun untuk registrasi kendaraan roda dua listrik mikro berakhir pada 29 November tahun lalu. Setelah itu, mulai 30 November, polisi mulai menindak pelanggaran. Hingga 2 Januari, telah tercatat lebih dari 758 pelanggaran, dengan 425 kasus terkait tidak adanya pelat nomor menjadi pelanggaran terbanyak.

Kepala Kepolisian Distrik Wuri, You Qi-nan, menyebutkan bahwa di wilayah Wuri, Dadu, dan Longjing, razia terhadap kendaraan roda dua listrik mikro yang melanggar aturan diperketat. Salah satu kasus melibatkan pekerja migran asal Indonesia bernama Aman (30 tahun), yang memodifikasi posisi pelat nomor hingga menekuk ke atas. Polisi menghentikannya saat ia berhenti di lampu merah dan menemukan posisi pelat nomor yang tidak sesuai standar. Aman berdalih bahwa ia membeli motor tersebut dari seorang teman dan belum sempat mendaftarkan pelat nomor.

Polisi mencatat bahwa posisi pelat nomor yang menekuk ke atas merupakan upaya untuk menghindari razia. Sesuai dengan Pasal 71 Peraturan Administrasi Lalu Lintas Jalan, Aman dikenakan denda sebesar NT$1.200 hingga NT$3.600, sementara motor listriknya disita. Polisi kembali mengingatkan pengendara untuk memasang pelat nomor sebelum mengendarai kendaraan di jalan raya.

Emily Ting - IMDb

(foto: IMDB)

Penyiar

Komentar