Taiwan Akan Rekrut Ratusan Tenaga Ahli di Bidang AI
Taiwan telah mencapai kesepakatan dengan raksasa industri untuk merekrut ahli asing di bidang kecerdasan buatan (AI) guna mengatasi masalah sumber daya manusia di sektor ini. Hal tersebut disampaikan Menteri Perekonomian J.W. Kuo (郭智輝) pada pertemuan Komite Ekonomi legislatif di Taipei beberapa waktu lalu.
Taiwan memang tidak memiliki cukup pekerja dengan keterampilan yang dibutuhkan sektor AI, terutama mereka yang bisa melatih atau menyempurnakan model bahasa besar. Oleh karena itu, Taiwan dan raksasa industri, termasuk Nvidia, membahas masalah ini dan mencapai kesepakatan yang menjamin Nvidia bahwa setidaknya setengah dari karyawan barunya untuk peran tersebut adalah warga negara asing.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Nvidia akan mempekerjakan 500 warga negara asing dari rencana 1.000 tenaga kerja insinyur yang akan ditugaskan menangani desain chip, sistem, perangkat lunak, dan AI, katanya.
Wakil Menteri Pendidikan Yeh Ping-cheng (葉丙成) mengatakan bahwa menciptakan tenaga kerja untuk industri AI telah menjadi prioritas kementerian selama bertahun-tahun. Pemerintah mendirikan 13 akademi penelitian, lima di antaranya berfokus pada AI, dengan 972 orang lulus dengan gelar master atau doktoral di bidang AI setiap tahunnya.
Mengenai pendidikan menengah, Yeh mengatakan kementeriannya berencana untuk meluncurkan pedoman pendidikan digital 3.0 pada bulan Oktober. Versi baru dari pedoman pendidik, yang akan melibatkan kepala sekolah, guru dan orang tua dalam mengajar anak-anak tentang AI dan teknologi informasi, dapat diterapkan segera pada semester kedua tahun ajaran ini, katanya.
Kementerian Pendidikan sedang mempertimbangkan untuk membuat kursus berbasis online untuk mata pelajaran teknis, termasuk AI, yang mungkin tidak dapat diajarkan di sekolah menengah atas, tambah Yeh.
Namun, Kementerian Perekonomian harus memperjelas rencananya untuk menyediakan perkiraan jumlah pekerja berketerampilan tinggi yang dibutuhkan untuk mengembangkan industri AI.
Selain itu, Kementerian Pendidikan juga harus turut serta dengan mengarahkan kebijakannya pada pendidikan menengah dan tinggi untuk mempersiapkan generasi penerus Taiwan menghadapi ekonomi digital dan berpusat pada teknologi.

(foto: Canva)
Apple Perkenalkan Apple Intelligence Untuk Percepatan Pembuatan Teks dan Gambar
Apple memperkenalkan Apple Intelligence, fitur kecerdasan buatan (AI) yang hadir untuk perangkat iPhone, iPad, dan Mac. Fitur baru tersebut diperkenalkan Apple dalam gelaran Worldwide Developers Conference (WWDC) Apple 2024 yang diselenggarakan pekan lalu.
Apple Intelligence nantinya akan terintegrasi ke dalam seluruh sistem operasi terbaru dari Apple, mulai dari iOS 18, iPadOS 18, dan macOS Sequoia.
Tim Cook, Chief Executive Officer (CEO) Apple mengatakan, teknologi ini dapat mengakses informasi dengan kerahasiaan dan keamanan yang sangat terjaga untuk membantu pengguna melakukan hal yang paling penting bagi mereka. Ini adalah AI yang hanya dapat dihadirkan Apple, dan pihaknya tidak sabar melihat pengguna mencoba apa yang dapat dilakukannya.
Apple Intelligence misalnya dapat dimanfaatkan pengguna untuk meningkatkan kemampuan menulis dan dan komunikasi agar lebih efektif. Dengan bantuan AI, pengguna dapat menulis ulang, mengoreksi, dan meringkas teks di mana pun mereka menulis, termasuk Mail, Notes, Pages, dan aplikasi pihak ketiga.
Pada konten visual, fitur Image Playground memungkinkan pengguna membuat gambar yang menarik dalam hitungan detik, dengan memilih di antara tiga gaya, yaitu Animasi, Ilustrasi, atau Sketsa. Image Playground mudah digunakan dan terintegrasi langsung ke dalam berbagai aplikasi, termasuk Pesan.
Apple Intelligence juga disebut membuat Siri lebih baik. Fitur AI meningkatkan kemampuan pemahaman bahasa Siri menjadi lebih alami, lebih relevan secara kontekstual, dan lebih personal.
Lebih lanjut, Apple juga menggaet platform AI generatif populer ChatGPT dan mengintegrasikannya ke OS 18, iPadOS 18, dan macOS Sequoia. ChatGPT nantinya dapat diakses di berbagai aplikasi di perangkat Apple, termasuk Siri. Pengguna akan ditanyai persetujuan terlebih dahulu sebelum pertanyaan dikirim ke ChatGPT, bersama dengan dokumen atau foto, lalu Siri akan langsung menampilkan jawabannya.
Apple Intelligence akan tersedia dalam versi beta sebagai bagian dari iOS 18, iPadOS 18, dan macOS Sequoia tahun ini dalam bahasa Inggris. Beberapa fitur, platform perangkat lunak, dan bahasa tambahan akan hadir tahun depan.
Apple Intelligence juga akan tersedia di sederet gawai teranyar Apple, seperti iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, serta iPad dan Mac dengan M1 dan versi lebih baru.

(foto: Apple)
Spesies Ikan Baru Ditemukan di Taiwan
Seekor ikan yang ditemukan di daerah terpencil Penghu Taiwan telah dikonfirmasi sebagai spesies baru oleh ahli biologi kelautan Taiwan Ho Hsuan-ching (何宣慶),
Temuan ini dibuat selama program tanggung jawab sosial universitas (USR) yang mempromosikan pendidikan kelautan dan kolaborasi interdisipliner, yang diselenggarakan oleh profesor Universitas Sains dan Teknologi Nasional Penghu, Lin Po-an (林寶安).
Tim peneliti Ho bergabung dalam program ini bersama dengan kelompok pendidikan makanan laut lokal bernama "Fish says" (年年有鰆).
Ikan tersebut ditemukan ketika Ho, seorang profesor di Universitas Sains dan Teknologi Nasional Kaohsiung, mengumpulkan sampel ikan yang terdampar di Pantai Chikan, yang terletak di timur laut Kotapraja Baisha Penghu, saat cuaca dingin pada Februari 2022 bersama timnya. Ho kemudian menamai ikan itu "ikan rahang beku" (冷鋒後頷鱚) untuk mencerminkan bagaimana penemuan itu terjadi pada suhu dingin.
Ho juga mengatakan bahwa ikan rahang jarang ditemukan di Taiwan dan sampel apa pun yang ditemukan akan dikumpulkan untuk tujuan penelitian.
Ikan rahang memiliki pola yang berbeda dan tidak mudah mengidentifikasi ciri-cirinya dengan ikan rahang lain seperti yang sebelumnya ditemukan oleh seorang sarjana AS. Apalagi ada lebih dari 90 spesies ikan rahang di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, 11 ditemukan di Taiwan.
Umum di terumbu karang, ikan ini diberi nama karena rahangnya yang besar, yang terkadang melampaui penutup insangnya. Jantan menyimpan telurnya di mulutnya sampai menetas.
Penemuan ini akan dipublikasikan di ZooKeys, jurnal ilmiah akses terbuka yang mencakup taksonomi zoologi, filogeni, dan biogeografi.
(foto: Focus Taiwan)
Eugene Wu – Pimpinan Grup Shin Kong
Eugene Wu (吳東進) adalah seorang pebisnis Taiwan. Dia memimpin Grup Shin Kong dan beberapa anak perusahaan afiliasinya. Wu memperoleh gelar sarjana dari Universitas Waseda. Beberapa anggota keluarga Wu juga piawai berbisnis, seperti di antaranya Thomas Wu, pendiri Taishin International Bank.
Setelah kematian ayahnya pada tahun 1986, Eugene Wu mengambil alih kendali beberapa bisnis ayahnya. Eugene bermitra dengan raja konstruksi James Lin untuk membangun banyak gedung milik Grup Shin Kong. Pada bulan Juni 2002, Thomas Wu mengusulkan merger antara Taishin Financial Holdings miliknya dan Shin Kong Financial Holding milik Eugene. Namun, akhirnya Thomas menarik tawaran tersebut.
Di kemudian hari, Eugene Wu fokus pada akuisisi dan penjualan real estate atas nama Shin Kong Life Insurance. Investasi penting mereka termasuk ruang kantor di Neihu Science Park dan di London.
Eugene Wu mengumumkan pada Juni 2020 bahwa ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua Shin Kong Financial. Wu diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua Shin Kong Life Insurance pada 15 September 2020 oleh Komisi Pengawas Keuangan. Perusahaan tersebut didenda karena investasi yang sembrono, dan Wu diskors karena pengawasan yang buruk. Wu tidak diizinkan untuk bergabung kembali dengan dewan perusahaan sampai masa jabatannya berakhir pada Juni 2023.
Forbes tahun 2020 menempatkan Wu sebagai miliarder Taiwan terkaya ke-37, dan nilai kekayaan bersihnya mencapai $1,2 miliar.
Wu menikah dengan Hsu Hsien-hsien, putri bankir dan politisi Hsu Sheng-fa. Mereka memiliki tiga anak. Putri sulung mereka, Cynthia Wu, pernah mencalonkan diri sebagai wakil presiden mendampingi Ko Wen-je dari Partai TPP dalam pemilu 2024. Anak tengah mereka adalah Wu Hsin-ju. Anak bungsu sekaligus putra mereka satu-satunya adalah Wu Yi-tung.

(foto: Forbes)
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 

