Taiwan Ajak Negara Demokrasi Untuk Terlibat Dalam Keamanan Siber
Taiwan menyerukan negara-negara demokrasi untuk bergabung bersama dalam mempertahankan diri dari ancaman keamanan siber. Kerja sama ini dinilai penting untuk mengatasi ancaman terkini yang bisa dilakukan lewat siber. Oleh karena itu, Taiwan menekankan perlunya untuk meningkatkan hubungannya dengan komunitas keamanan siber di luar negeri dan membangun “pertahanan bersama keamanan siber global” dalam menghadapi “risiko keamanan siber yang kompleks dan selalu berubah” di tengah perluasan rezim otoriter regional.
Hubungan tersebut tidak boleh terbatas pada lembaga pemerintah, namun meluas ke perusahaan swasta dan lembaga penelitian. Untuk itulah sejumlah pertemuan penting seperti CYBERSEC 2024, sebuah pameran dagang di Taipei yang memamerkan solusi dan teknologi keamanan siber dari Taiwan dan negara-negara lain menjadi salah satu langkah signifikan.
Berdasarkan data, sektor keamanan siber di Taiwan menghasilkan pendapatan lebih dari NT$74 miliar (US$2,28 miliar) pada tahun 2023, dan terus mencapai target pemerintah sebesar NT$80 miliar pada tahun 2025.

(foto: Canva)
Studi Ungkap Bau Masakan Ternyata Juga Polusi Udara, Cek Penjelasannya
Sebuah studi baru di Amerika Serikat (AS) mengungkap bau masakan ternyata juga merupakan polusi udara. Kenapa demikian?
Sebuah studi di Atmospheric Chemistry & Physics mengungkapkan bahwa bau masakan dapat menyebabkan hampir seperempat polutan Volatile Organic Compounds (VOC) yang mudah menguap ke udara.
Studi itu juga menyatakan bau masakan dampaknya bisa sangat signifikan untuk udara, terutama di daerah perkotaan.
Penemuan ini merupakan hal yang tidak terduga, mengingat sebelumnya Inventarisasi Emisi Nasional AS (NEI) memperkirakan bau masakan hanya menyumbang sebesar 1% untuk polusi udara.
Namun rupanya, bau masakan yang menyebabkan VOC sangat memengaruhi kualitas udara, karena dapat menyebabkan produksi polusi ozon dari permukaan tanah dan materi partikulat (PM2.5).
Menurut para peneliti hal ini dikarenakan komponen utama dari bau masakan yang biasanya timbul dari penguraian termal minyak dan lemak, yang dihasilkan dari proses memanggang, menumis, membakar, atau teknik memasak lainnya.
Oleh karena itu, hal ini dapat dipastikan bahwa bau masakan dan aktivitas memasak menyumbang jumlah polutan udara yang cukup tinggi.
Namun, mengenai seberapa besar polutan ozon atau PM2.5 yang dihasilkan dari bau masakan ini, para peneliti menyatakan masih perlu mempelajarinya lebih lanjut.

(foto: Canva)
Waspada, Bisa Jadi Ini Tanda Ponsel Anda Diretas
Perusahaan keamanan siber AVG mengungkap hp merupakan target strategis buat diretas atau disadap. Hal ini karena hp menjadi lokasi penyimpanan data aktivitas sehari-hari, termasuk komunikasi penting, hingga foto dan video pribadi.
Jika sukses, peretas dapat memanfaatkan data-data yang dicuri tersebut untuk membobol rekening hingga mengancam penyebaran data pribadi pemiliknya sambil meminta uang tebusan.
Penjahat siber kini semakin canggih dengan berbagai teknik peretasan, sehingga pemilik ponsel tidak menyadari bahwa mereka sedang menjadi korban.
Berikut tanda-tanda ponsel Anda diretas:
1. Hp lemot
2. Ponsel mudah panas
3. Baterai cepat habis
4. Gangguan internet
5. Iklan aneh
6. Situs tampak aneh
7. Muncul aplikasi baru
8. Aplikasi nge-freeze
9. Nomor tak dikenal
10. Kuota cepat habis
11. Tagihan tak terduga

(foto: Canva)
Lin Fei-fan Jadi Sekjen Dewan Keamanan Nasional Termuda di Usia 36 Tahun
Pemimpin gerakan mahasiswa Bunga Matahari Lin Fei-fan (林飛帆) akan menjabat sebagai salah satu dari tiga wakil sekretaris jenderal di Dewan Keamanan Nasional (NSC), menurut laporan pada Selasa (14 Mei).
Lin (36 th) menjadi terkenal selama protes Bunga Matahari pada tahun 2014 yang menentang pengesahan pakta perdagangan dengan Tiongkok yang terburu-buru. Sebagai wakil sekjen Partai Progresif Demokratik (DPP) dari tahun 2019 hingga 2023, ia mengelola urusan internasional, kebijakan Tiongkok, dan pembicaraan politik, membuatnya akrab dengan masalah luar negeri dan pertahanan.
Lin juga sering mengunjungi negara-negara lain untuk bertemu dengan pejabat pemerintah dan pakar lembaga think tank, di mana ia membahas situasi Taiwan. Ia juga masih menjalin kontak dekat dengan para aktivis demokrasi.
Rekan wakil sekretaris jenderal Lin di NSC adalah mantan Wakil Menteri Luar Negeri Hsu Szu-chien (徐斯儉) dan pensiunan Mayor Jenderal Liu Te-chin (劉得金).
Lin lahir pada 19 Mei 1988 di Tainan, Taiwan. Setelah lulus dari Departemen Ilmu Politik di Universitas Nasional Cheng Kung, Lin menerima gelar master di bidang ilmu politik dari Universitas Nasional Taiwan (NTU) pada tahun 2017.
Karena aktivitas politiknya ia sempat ditahan. Proses pengadilan terhadap 21 pengunjuk rasa dimulai pada bulan Juni 2016. Yang pertama didakwa dengan berbagai pelanggaran termasuk Chen Wei-ting, Huang Kuo-chang, dan Lin Fei-fan. Dalam keputusan Pengadilan Distrik Taipei pada bulan Maret 2017, Chen, Huang dan Lin dibebaskan dari tuduhan penghasutan.
Setelah Lin memperoleh gelar master dalam bidang politik komparatif di London School of Economics pada tahun 2018, ia bergabung dengan Partai Progresif Demokratik (DPP) pada Juli 2019, dan diangkat menjadi wakil sekretaris jenderal DPP.
Pada tanggal 15 Mei 2024, Lin diangkat sebagai wakil sekretaris jenderal di NSC dan mulai efektif tanggal 20 Mei 2024, di bawah kepemimpinan Joseph Wu pada pemerintahan Lai Ching-te. Dia adalah orang termuda yang memegang posisi tersebut.

(foto: Taipei Times)
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 

