22 Produsen Alat Kesehatan Rumahan Ramaikan Taiwan Expo 2024 di JCC
Taiwan Expo 2024 yang diselenggarakan oleh Biro Perdagangan Luar Negeri Taiwan atas permintaan Kementerian Ekonomi Taiwan telah diadakan di Jakarta Convention Center mulai tanggal 16-18 Mei. Di dalam pameran tersebut, akan ada "Area Kesehatan Taiwan" yang mengumpulkan perusahaan di sector industri kesehatan Taiwan, serta pelaku bisnis terkait teknologi medis terbaru, perawatan kesehatan, dan peralatan medis.
“Area Kesehatan” ini akan menghadirkan 22 perusahaan kesehatan Taiwan yang merupakan perwakilan utama industri kesehatan Taiwan. Di antaranya adalah rumah sakit terkemuka, seperti NTU Hospital dan RS Far Eastern Memorial, RS Chang Gung di Linkou yang mengkhususkan diri dalam terapi proton, RS Buddhist Tzu Chi di Hualien yang terkenal dengan terapi sel, RS Shin Kong yang mempromosikan pengobatan preventif, dan Pusat Reproduksi Nuwa yang berkomitmen untuk mengobati infertilitas.
Di bidang teknologi medis, terdapat perusahaan seperti Acer Medical yang mengkhususkan diri dalam pengolahan gambar medis menggunakan kecerdasan buatan (AI), EPED yang fokus pada navigasi operasi, V5Med yang mengembangkan software pembacaan gambar paru-paru, Point Robotics Medtech yang mengkhususkan diri dalam robotik bedah tulang belakang, Far East Medical Electronics Technology (FEMET) yang mengembangkan platform perawatan jarak jauh, Daxin Biotech yang menyediakan popok pintar, SpectroChip yang menyediakan solusi perawatan jarak jauh yang komprehensif, dan MAXPAL yang meneliti produk tekstil medis dengan teknologi tinggi.
Salah satu contoh, Acer Medical akan memamerkan "Perangkat Lunak Bantu AI untuk Diagnosis Retinopati Diabetik", yang dapat menganalisis gambar fundus mata untuk mendeteksi tanda-tanda retinopati, membantu menghemat waktu diagnosis, dan meningkatkan akurasi.
Perusahaan yang terlibat dalam perawatan kesehatan dan peralatan medis juga akan hadir, seperti A-Spine yang khusus dalam perangkat tulang belakang, Yong Tai Global yang ahli dalam alat bantu stroke, Miseng International yang fokus pada perangkat terapi listrik, Digisine yang merupakan produsen perangkat bantu dengar, Starnic yang menghadirkan platform konsultasi kecantikan online, Ing Biotek yang menyediakan produk-produk berbasis fitokimia, dan HydrogenMed yang mengkhususkan diri dalam produk hidrogen.
Yong Tai Global juga akan memamerkan " Alat Rehabilitasi Stroke iOpen ", yang desain sesuai kebutuhan pelanggan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan tegangan dan gerakan pengguna, membantu dalam latihan cengkeraman.
Industri kesehatan Taiwan memiliki reputasi global atas teknologi medis terkemuka dan standar pelayanan yang tinggi. Para peserta pameran adalah perusahaan-perusahaan terkemuka di Taiwan yang akan menampilkan teknologi medis inovatif dan peralatan medis berkualitas tinggi. Biro Perdagangan Luar Negeri mengundang pelaku industri kesehatan Indonesia untuk mengunjungi "Area Kesehatan Taiwan" selama pameran untuk berinteraksi dengan pelaku bisnis Taiwan yang berkualitas dan menciptakan peluang kerjas ama yang saling menguntungkan.

(foto: 葉時安 via https://wantrich.chinatimes.com/)
Pemerintah Taichung Luncurkan Taksi Ramah Binatang
Pemerintah Kota Taichung pada 12 Mei mengumumkan layanan taksi yang ramah hewan peliharaan, memungkinkan pemilik membawa hewan peliharaan mereka tanpa biaya tambahan. Pemilik-penumpang dapat memilih dari 16 penyedia layanan lokal (https://www.traffic.taichung.gov.tw/content/index.asp?Parser=1,7,635,495), di mana banyak sopir adalah pemilik hewan peliharaan sendiri.
Menurut Yeh Chao-fu (葉昭甫), kepala Biro Transportasi kota Taiwan tengah, penumpang diwajibkan menempatkan hewan peliharaan mereka dalam kandang sebelum naik dan memastikan kebersihan taksi selama perjalanan untuk menghindari dikenakan biaya pembersihan tambahan.
Tarif taksi dihitung berdasarkan meter seperti layanan taksi kuning biasa, kata Yeh, tetapi ia memperingatkan bahwa mereka yang memilih taksi dengan ukuran dan fungsi yang lain, juga harus memperhatikan jumlah tarifnya. Layanan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk meningkatkan kesejahteraan populasi hewan peliharaan yang berkembang.
Menurut statistik pemerintah pusat, Taichung menempati peringkat kedua di Taiwan, dengan total 334.234 anjing dan kucing terdaftar, di belakang New Taipei.

(foto: Pemkot Taichung)
Pembuat Kapal Vard Dikontrak oleh Perusahaan Taiwan
Perusahaan galangan kapal Norwegia, Vard, telah menerima kontrak dengan klien Taiwan untuk membangun dua Kapal Operasi Layanan Komisioning (CSOVs), dilaporkan pada Jumat (10 Mei).
Kapal Operasi Layanan Komisioning (CSOV) adalah jenis kapal khusus yang digunakan untuk mendukung instalasi, operasi, dan pemeliharaan dari ladang-ladang angin lepas pantai.
CSOVs akan meningkatkan kapasitas Taiwan dalam memanfaatkan energi dari ladang angin lepas pantai. Kapal-kapal tersebut akan digunakan untuk membantu memasang ladang angin di lepas pantai Taiwan, dengan yang pertama diharapkan akan diserahkan pada akhir 2026, dan yang kedua pada awal 2027, dilansir dari Maritime Link.
Kapal-kapal baru tersebut dikabarkan akan menggunakan model Vard 4-39, dengan panjang 102,3 meter dan lebar 19,5 meter di titik terlebar. Kapal-kapal ini dapat menampung hingga 120 anggota kru pada kapasitas maksimumnya.
Nama klien Taiwan tidak disertakan dalam pengumuman dari Vard. Sebelumnya, Vard telah dikontrak oleh Ta San Shang Marine Company, untuk membangun TSS Pioneer, kapal layanan operasi pertama dari jenisnya (SOV). TSS Pioneer diserahkan pada tahun 2022, dan saat ini beroperasi dalam kontrak 15 tahun dengan Orsted, bekerja di Greater Changhua Offshore Windfarm, menurut Maritime Executive.
Logistik yang efisien telah menjadi elemen kunci dalam pengembangan desain Vard 4-39,, dan kapal ini memiliki gangway yang dapat disesuaikan ketinggiannya dengan sistem elevator, sistem transfer perahu yang dapat disesuaikan ketinggiannya, dan derek dengan kompensasi 3D untuk transfer kargo.

(foto: Vard)
Uber Eats akhirnya Akuisisi Foodpanda Taiwan
Pada tanggal 14 Mei, Uber mengumumkan kesepakatan dengan Delivery Hero untuk mengakuisisi Foodpanda di Taiwan dengan nilai 950 juta dolar AS dalam bentuk tunai, dan juga membeli saham biasa baru dari Delivery Hero senilai 300 juta dolar AS.
Hal yang perlu diperhatikan adalah kesepakatan ini masih perlu persetujuan otoritas pengatur seperti Fair Trade Commission. Ketua Fair Trade Commission, Lee Mei (李鎂) mengatakan bahwa penggabungan dua perusahaan besar seperti ini harus melalui peninjauan. Fair Trade Commission juga akan mengadakan pertemuan publik untuk melakukan evaluasi berbagai aspek dengan cermat. Uber Eats memperkirakan transaksi akan selesai pada paruh pertama tahun 2025.
Akuisisi ini akan menggabungkan platform operasional global Uber dengan pedagang lokal yang populer milik Foodpanda di Taiwan. Selain itu, dengan mengintegrasikan mitra pedagang yang saling melengkapi dari Uber Eats dan Foodpanda ke dalam satu platform, diharapkan dapat memberikan konsumen lebih banyak pilihan produk dan harga.
Sebelum transaksi ini selesai, Delivery Hero akan terus mengoperasikan bisnis Foodpanda di Taiwan. Setelah transaksi selesai, anggota, pedagang, dan pengantar Foodpanda Taiwan akan beralih ke platform Uber Eats.
Kolaborasi NTUH Cabang Hsinchu dan Hsinchu Science Park: Dorong Kemajuan Kesehatan Cerdas
(Taiwan, ROC) – "Forum Inovasi Teknologi Kesehatan Cerdas 2024 di” National Taiwan University Hospital Cabang Hsinchu (NTUH Cabang Hsinchu) telah diselenggarakan di Hsinchu Biomedical Science Park pada Selasa, 14 Mei.
Forum kali ini berfokus pada topik, seperti forum internasional, perawatan kesehatan presisi, aplikasi robotik, dan inovasi teknologi pemantauan fisiologis.
NTUH berharap bekerja sama dengan Hsinchu Science Park Administration untuk mendorong transformasi dan peningkatan industri kesehatan, membangun platform perawatan kesehatan tanpa jarak, dan mengembangkan rumah sakit pintar.
Forum tersebut turut mengundang David Rhew, M.D. selaku Kepala Petugas Medis Microsoft, untuk berbagi tentang "Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Perubahan Perawatan Kesehatan".
Profesor Melvin Chua Peng Wei dari RSU Sengkang Singapura dan Dr. dr. Tunjung Wibowo, Kepala Departemen Pediatri di RSUP Dr Sardjito, Indonesia, juga berbagi pengalaman tentang aplikasi teknologi medis cerdas di rumah sakit masing-masing.
Wakil Direktur Hsinchu Science Park, Chen Shu-Chu (陳淑珠) mengatakan bahwa industri bio-medis merupakan salah satu kebijakan utama dalam 6 industri inti strategis yang didorong oleh pemerintah, serta menjadi fokus dalam Program Inovasi Industri 5+2.
Di dalam area Hsinchu Biomedical Science Park, terdapat tiga fasilitas inti yang dapat mendukung pengembangan industri bio-medis, seperti penelitian dan pengembangan, percobaan, uji klinis, transfer paten, dan pengembangan perusahaan.
Dengan dibukanya gedung bioteknologi ketiga, perusahaan pengembang obat-obatan baru dan perusahaan yang folus pada pengobatan sel akan mendirikan kantornya di sana.
Hal ini akan memenuhi kebutuhan penelitian dan pengembangan di masa depan untuk industri perawatan kesehatan regeneratif dan presisi.
NTUH juga berkolaborasi dengan Jellox Biomedikal dalam bidang perawatan kesehatan presisi. Mereka menggunakan teknologi pencitraan patologi 3D yang dilengkapi dengan modul kecerdasan buatan (AI) untuk membantu menginterpretasi variasi struktur jaringan dan distribusi molekul target tumor pada sampel klinis. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi diagnosis kanker dan tingkat keberhasilan pengembangan obat baru.
Dalam hal aplikasi robotik, NTUH juga bekerja sama dengan ADATA untuk mengembangkan mobil desinfeksi AI tanpa awak. Mereka juga berkolaborasi dengan Wifundity, perusahaan yang bekerja sama dengan Wistron, untuk mengembangkan robot layanan pintar.
Selain itu, mereka bermitra dengan Nüwa Robotics untuk mengembangkan robot yang dapat memberikan edukasi kesehatan dan membantu navigasi di lingkungan rumah sakit.
Dalam inovasi teknologi pemantauan fisiologis, NTUH berkolaborasi dengan Focal Tech Smart Sensor untuk mengembangkan perangkat VITOM Plus yang berfungsi sebagai alat pengukur fisiologi multi-fungsi.

(foto: NTUH Cabang Hsinchu)
SOSOK
Founder Chatime, Henry Wang
Bermula dari Chatime, La Kaffa Group saat ini memiliki merek-merek seperti Ikingza Tonkatsu, Duan Chun Zhen Beef Noodles, dan Gyoza Osho Dumpling, serta merek-merek lainnya.
La Kaffa telah membentuk sebuah jaringan bisnis makanan di empat benua, dengan kehadiran di lebih dari 33 wilayah dan negara, serta lebih dari 80 kota di seluruh dunia.
Tahukah Anda? La Kaffa Group bermula ketika sang founder, Henry Wang, yang pada saat itu bekerja di industri teknologi, mendengar satu kalimat dalam sebuah pidato?!
Ketika ditanya tentang awal mula La Kaffa Group, Henry Wang mengatakan bahwa lebih dari 10 yang lalu, ketika dia masih bekerja di industri elektronik, dia menghadiri sebuah pidato. Di dalam pidato itu, pembicara khusus menyatakan bahwa "seorang pria harus memiliki bisnisnya sendiri sebelum berusia 35 tahun." Pada saat itu, Henry Wang berusia sekitar 33 atau 34 tahun, dan ia sangat terkesan dengan ucapan tersebut sehingga dia bertekad untuk berwirausaha. Tanpa memiliki rencana yang jelas untuk langkah selanjutnya, dia nekat mengundurkan diri dari pekerjaannya dan mulai mencari ide bisnis.
Tentu saja, berwirausaha bukanlah hal yang mudah, dan ide bisnis tidak tumbuh begitu saja. Untungnya, pengalaman sebelumnya di industri elektronik memberikan banyak inspirasi bagi Henry Wang. Dia menyatakan bahwa pengalaman di industri elektronik mengajarkannya tentang pentingnya standarisasi dan internasionalisasi. Oleh karena itu, ketika memutuskan untuk mendirikan merek minuman boba Chatime, dia berusaha untuk memodernisasi cara membuat teh dengan mesin dan teknologi yang lebih canggih.
Dia bahkan mengembangkan mesin bersama dengan pabrik untuk merek minuman boba, memasak teh dengan suhu, waktu, dan kuantitas air yang tepat, tanpa menggunakan metode tradisional, yaitu merebus dan merendam teh setelah air mendidih.
Setelah menetapkan fokus utama dalam berbisnis, yaitu mengadopsi teknologi, standarisasi, dan internasionalisasi, merek minuman La Kaffa mulai melakukan ekspansi. Namun, dalam proses ekspansi, Henry Wang juga menghadapi beberapa kendala.
Saat itu, untuk memperluas pasar di Tiongkok, mereka mencari perusahaan investasi untuk mendukung mereka, dengan satu pikiran yaitu "segera buka toko", tetapi pada kenyataannya, fondasi yang diperlukan belum solid.
Dia mengatakan bahwa pada saat itu, memang benar-benar banyak toko yang dibuka di Tiongkok, tetapi juga banyak yang segera ditutup. Peristiwa ini memberinya kesan yang mendalam bahwa "banyak hal sebenarnya membutuhkan dasar yang kuat, agar Anda dapat maju dengan cepat".
Pengalaman tersebut juga terus mengingatkannya bahwa dalam melakukan apa pun, Anda harus memiliki landasan dan pemahaman yang kuat agar dapat maju.
Saat ini, merek yang dimiliki oleh La Kaffa meliputi "Chatime", "ZenQ Desserts", “Kopi La Kaffa”, "Wagokoro Tonkatsu Anzu Ginza", "Bake Code" bakery, "Duan Chun Zhen" mie sapi, Gyoza Osho Dumpling, dan "8Botea", serta terus memperluas jangkauan bisnis dengan mengembangkan merek baru dan menjadi agen merek baru.
Di negara-negara seperti Australia, Malaysia, dan Indonesia, Chatime menjadi merek minuman teh takeaway terkemuka, dan terus mengembangkan pasar baru di Asia Pasifik, bahkan memimpin industri dalam memasuki wilayah seperti Amerika Utara, termasuk New York, Florida, California, Toronto di Kanada, Vancouver, dan bahkan berhasil melintasi belahan bumi selatan dan Eropa, menjadikannya salah satu rantai restoran Taiwan paling internasional di dunia.

(foto: Pei-Yin Hsieh)
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 

