History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kisah Jatuh Bangun Kao Ying-chang Rintis Bisnis di Indonesia: Rugi 10 Kali Lipat akibat Krisis Moneter

  • 09 May, 2024
Humantek - RtiFM Online Kamis

Aplikasi Peringatan Gempa Buatan Anak SMA di Taiwan Ini Jadi Viral, Dianggap Bisa Imbangi Pengumuman Pemerintah

Aplikasi peringatan gempa yang dikembangkan oleh seorang siswa sekolah menengah atas Taiwan menjadi viral setelah gempa berkekuatan 7,2 skala Richter di lepas pantai Kabupaten Hualien pada tanggal 3 April. Aplikasi yang dinamakan "Peringatan gempa bumi Taiwan" ini diluncurkan oleh pengembang independen Lin Tzu-yu (林子祐) musim panas lalu. Hingga saat ini, aplikasi tersebut telah diunduh 320.000 kali dan menempati peringkat teratas dalam daftar aplikasi gratis Apple iOS.

Aplikasi ini dilengkapi layanan peringatan dini untuk wilayah Taipei, Hsinchu, Taichung, Chiayi, Tainan, Yilan, Kaohsiung dan Hualien, memberi tahu pengguna tentang gempa bumi beberapa detik hingga puluhan detik sebelum gempa tersebut dirasakan.

Selain itu, pengguna dapat menyesuaikan aplikasi untuk mengatur lokasi dan tingkat intensitas seismik yang ingin mereka peringatkan.

Fenomenalnya aplikasi ini menyusul banyak keluhan dari masyarakat di Taiwan mengenai sistem peringatan gempa yang dimiliki pemerintah saat ini. Soalnya banyak orang mengaku tidak menerima peringatan melalui ponsel mereka ketika gempa berkekuatan 7,2 skala Richter terjadi. 

Terkait dengan aplikasi yang dikembangkannya, Lin mengatakan perannya sebagai pengembang swasta dapat melengkapi pemerintah, yang seringkali mengutamakan kehati-hatian dalam mengumumkan gempa.

Lin, yang menghabiskan 18 bulan mengembangkan perangkat lunak tersebut, mengatakan bahwa dia sudah lama ingin membuat peringatan gempa setelah menghadapi gempa besar saat masih kecil.

Lin mengatakan tantangan terbesarnya adalah kurangnya pengetahuannya dalam bahasa pemrograman aplikasi seluler, namun ia memulai dari awal dan belajar melalui serangkaian tutorial di YouTube.

Untuk setiap kesulitan yang dihadapi, dia beralih ke Google atau forum pengembang untuk mendapatkan jawabannya, kata Lin.

Lin berkata bahwa dia tidak pernah bermimpi bahwa aplikasi tersebut akan menjadi begitu populer dan "tidak menyangka bahwa tanpa bimbingan dari para guru, seseorang dapat memberikan kontribusi yang signifikan kepada masyarakat." Meskipun data gempa asli masih bersumber dari CWA, Lin berharap dapat berkolaborasi dengan pemerintah di masa depan untuk meningkatkan kecepatan transmisi data dan memperluas penggunaan ke wilayah yang lebih luas.

林子祐表示,他謝謝「地牛Wake Up!」與氣象署的諒解以及支持,慶幸有這麼多人一起關心台灣這塊土地,為地震速報做努力。圖/林子祐提供

(foto: 林子祐 via UDN)

NSTC merilis model bahasa AI baru

Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC) merilis model bahasa kecerdasan buatan (AI) terbaru dalam karakter Mandarin tradisional yang lebih sering digunakan di Taiwan ketimbang karakter Mandarin yang disederhanakan.
Dewan tersebut meluncurkan program Mesin Dialog AI yang Dapat Dipercaya (TAIDE) pada bulan April tahun lalu untuk mengembangkan dan melatih model bahasa Mandarin tradisional berdasarkan LLaMA, model bahasa AI sumber terbuka yang dirilis oleh Meta.
Program ini bertujuan untuk mengatasi bias informasi yang sering muncul dalam model bahasa internasional berskala besar dan mempertimbangkan budaya dan nilai-nilai Taiwan.
Llama 3-TAIDE-LX-8B-Chat-Alpha1 ini adalah model bahasa besar terbaru dalam karakter Mandarin tradisional. Alat ini dilatih berdasarkan model Llama-3-8B Meta dan telah menyelesaikan pengujian dasar. Setelah Meta merilis Llama 3 pada 19 April, tim TAIDE segera mulai mengembangkan model baru berdasarkan data yang telah dikumpulkan selama 12 bulan terakhir.
Menteri NSTC Wu Tsung-tsong (吳政忠) mengatakan sangat terkesan dengan capaian ini. Menurut dia tim tersebut mampu menyelesaikan pelatihan hanya dalam empat hari dan merilis versi komersial untuk digunakan oleh akademisi, lembaga penelitian, dan industri.
Selanjutnya tim pengembangan ini akan melakukan penyesuaian secara bergilir berdasarkan pendapat yang dikumpulkan dari semua sektor untuk terus menyempurnakan model tersebut.
Sejak dewan merilis TAIDE-LX-7B, yang didasarkan pada Llama 2 Meta, pada tanggal 15 April, banyak panduan instalasi dan pengguna telah dibagikan di platform media sosial. Selain itu, lebih dari 10 produsen dan beberapa unit akademik, tim peneliti dan lembaga publik telah mulai menerapkan model ini dalam pengembangan sistem.

(foto: Yuan Eksekutif)

Apa sih Bedanya Karakter Mandarin Tradisional dengan yang Sudah Disederhanakan?

Karakter dalam bahasa mandarin sudah ada sejak zaman Tiongkok kuno, dan terus berevolusi melalui proses sejarah yang panjang. Ini tidak terlepas dari peran pemerintah Cina untuk menyebarkan tingkat literasi masyarakatnya dalam membaca dan mengenal huruf. Pemerintah Cina menyadari bahwa karakter traditional chinese ternyata sangat sulit untuk diingat dan dipelajari.

Pada perkembangannya, saat ini penuturan bahasa mandarin terbagi menjadi traditional Chinese yang banyak dipakai di Hongkong, Macau dan Taiwan, sedang kan Simplified Chinese lebih banyak digunakan di daratan Tiongkok, Singapura dan Malaysia.

Aksara Tionghoa tradisional (正體字) zheng ti zi atau disebut juga 繁體字(fan ti zi)atau aksara kompleks /aksara rumit adalah salah satu dari dua set bahasa standar Tionghoa tertulis kontemporer. Hanzi tradisional sekarang masih digunakan secara meluas di Taiwan. Hanzi tradisional juga digunakan dalam bahasa Korea,dan aksara aksara yang telah sedikit disederhanakan juga digunakan dalam bahasa Jepang.

Jadi intinya Hanzi Tradisional merupakan hanzi yang pertama kali digunakan oleh seluruh orang Tionghoa sejak jaman dulu . Sesuai deskripsi di atas hanzi ini memang sangat sulit dipelajari karena terlalu banyak guratan atau goresan .Tapi jangan salah ,dibalik bentuknya yang rumit tersimpan keindahan tersendiri yang tidak ada pada hanzi Simplified.

Sementara itu, Aksara Tionghoa Sederhana (简体字), jian ti zi atau di sebut juga 简化字,jian hua zi adalah hanzi Tradisional yang secara resmi disederhanakan oleh Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dalam rangka meningkatkan kemampuan baca tulis masyarakat luas.

Jumlah guratan yang lebih sedikit dan sederhana diharapkan mampu memudahkan masyarakat untuk mempelajarinya.Namun dalam perkembangannya penyederhanaan ini justru menimbulkan banyak kerancuan bagi pembaca tradisional dan menghilangkan keindahan artistiknya.

Untuk selanjutnya negara negara di dunia menggunakan hanzi simplified kecuali untuk hal hal tertentu seperti nama toko, kaligrafi dan lain sebagainya.Termasuk negara kita tercinta juga menggunakan Hanzi Simplified .

Sementara untuk Taiwan tetap menggunakan hanzi tradisional sampai sekarang.

Chinese family of scripts - Wikipedia

(foto: Wikipedia)

 

BSSN Ungkap Modus Bobol Rekening Lewat WhatsApp, Cek Cara Cegahnya

Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) mengungkap serangan phishing jadi yang paling lazim sebagai modus penipu untuk membobol rekening bank lewat WhatsApp atau pesan online lainnya. Phising merupakan tindakan penipuan dunia maya dengan menyamar sebagai pihak terpercaya atau lembaga resmi untuk mencuri informasi sensitif seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau data pribadi dari korban.

Metode ini seringkali dilakukan melalui email, pesan instan, atau situs web palsu yang dibuat untuk menipu korban agar memasukkan informasi pribadi. Biasanya penipu akan berpura-pura menjadi pihak bank dan mengirim pesan palsu yang meminta data pribadi atau keuangan nasabah. Jika korban terkecoh, penipu dapat dengan mudah melakukan akses ilegal pada data pribadi korban. Penipu biasanya melancarkan aksinya mengirimkan nasabah situs palsu melalui pesan, seperti email, pesan Whatsapp, atau SMS.

BSSN mencontohkannya dengan kasus nasabah perbankan. Penipu memberi informasi lewat akun Whatsapp dengan menyertakan lampiran seolah-olah resmi dari bank untuk meyakinkan nasabah. Dalam kasus di atas, informasi pertama yang diminta oleh penipu adalah nomor telepon milik nasabah serta penawaran tarif.

Setelah nasabah memasukkan nomor telepon serta memilih tarif yang ditawarkan, penipu kemudian akan meminta kembali informasi mengenai alamat email serta password dari alamat email tersebut. Setelah memasukkan seluruh informasi ini, maka penipu akan mengarahkan nasabah ke akun WhatsApp bisnis milik penipu kembali. Dampak dari serangan ini bisa sangat merugikan, karena penipu dapat mengakses akun nasabah dan mencuri dana atau data pribadi yang penting.

Untuk mencegah jadi korban phising, sebagai langkah mitigasi, pengguna dapat melakukan hal berikut:

1. Gunakan keamanan lapis ganda seperti menerapkan 2FA pada akun online yang dimiliki
2. Berhati-hati dalam mengakses link yang tidak dikenal
3. Waspadai pesan Whatsapp yang meminta pengguna untuk memperbarui informasi pribadi atau menawarkan penawaran yang terlalu bagus
4. Pastikan pengguna mengakses situs web rekening bank atau kartu kredit dengan mengetikkan URL secara langsung di peramban pengguna
5. Jangan memberikan informasi pribadi pengguna kepada siapapun yang meminta melalui Whatsapp

Badan Siber dan Sandi Nasional mengungkap modus penipu untuk membobol rekening bank lewat WhatsApp. Berikut cara pencegahannya.

(foto: iStock)

SOSOK

Kisah Jatuh Bangun Kao Ying-chang Rintis Bisnis Indonesia : Rugi 10 Kali Lipat akibat Krisis Moneter 

Presiden Direktur PT Intermesindo Forging Prima, Kao Ying-chang yang telah merantau ke Indonesia selama lebih dari 30 tahun dan berhasil mendirikan Pusat Teknologi Formosa pada 2016 yang berfungsi untuk mendidik tenaga terampil dan profesional. 

Tempat ini juga menjadi media yang menjembatani Indonesia dan Taiwan dalam menghadapi kebutuhan sumber daya manusia dewasa ini. Perusahaan ini ia bangun di tahun 2016 setelah melalui jalan panjang selama empat tahun riset.

Saat ke Indonesia, awalnya ia membuka perusahaan dagang permesinan di tahun 1989. Selang 8 tahun, bisnisnya berkembang hingga bergerak dalam bidang manufaktur mesin dan logam, yang khusus memproduksi onderdil mobil dan bahan konstruksi untuk pasar Indonesia dan luar negeri. Saat masih bergerak dalam usaha perdagangan, Kao menemukan bahwa sekalipun produk telah terjual, namun masih tetap membutuhkan pelayanan dan service bagi konsumen. 

Banyak yang menanyakan dirinya apakah mampu menyediakan pelayanan teknisi khusus. Menghadapi permintaan pasar yang terbilang besar, sementara dirinya juga membutuhkan hal yang sama, maka Kao memutuskan untuk mencari lahan, pembina hingga murid yang berminat untuk dididik menjadi teknisi yang handal.Tekad bulatnya menuai apresiasi dari berbagai pihak. Kao mengaku jika dirinya khawatir semua yang dilakukan hanya kosong belaka. Dalam masa pembangunan tahap awal selama bertahun-tahun, kendala yang terbesar adalah menemukan guru pembina.

Awalnya Kao berniat untuk mengundang pakar ahli dari Taiwan ke Indonesia untuk menjadi pembina teknisi, namun terhalang oleh biaya gaji yang tidak sedikit. Kendala yang dihadapi oleh Kao Ying-chang akhirnya menemukan jawaban. Lai Yung-hsiang dari Precision Machinery Research Development Center memberikan bantuan dengan pengadaan guru ahli langsung ke Indonesia. Untuk tahap awal dibuka 2 kelas keterampilan, yakni teknik mesin akurasi dan pengontrolan otomatis, dimana peserta akan mempelajari bidang manufaktur mesin akurasi, teknik kode mesin dan  manufaktur cetakan.

Kao Ying-chang memiliki pandangan dan pendapatnya tersendiri tentang hubungan Indonesia dan Taiwan. Di era tahun 90 an, saat lahan dan upah di Indonesia masih terbilang minim, menjadi sasaran investasi pengusaha Taiwan untuk bidang konveksi, peralatan bangunan dan produk elektronik. Namun seiring dengan meningkatnya upah buruh, rintangan, peraturan pemda dan nilai valas yang bergejolak, banyak menjatuhkan pengusaha Taiwan saat berinvestasi di Indonesia.Krisis ekonomi global yang mendera Asia Tenggara pada tahun 1997, juga turut menggores luka mendalam. Kerusuhan yang terjadi di Indonesia juga harus dihadapi oleh Kao Ying-chang, yang telah berusaha selama 8 tahun di sana.Saat masih menjalankan usaha dagang bidang permesinan, Kao Ying-chang yang baru mendapatkan proyek senilai NT$ 100 juta, dalam kurun waktu singkat berubah menjadi kerugian sepuluh kali lipat karena pertukaran mata uang yang turun drastis.Kao Ying-chang yang menderita kerugian besar, dengan terpaksa meminta bantuan penguluran waktu penyediaan produk dari 48 perusahaan pemberi proyek. Hingga 7 tahun kemudian, Kao baru mampu melunasi semua hutang piutang yang membebaninya.Seiring dengan bergulirnya waktu, semua pelaku usaha pasti mengetahui sosok Kao Ying-chang. “Dalam kondisi perekonomian yang lesu dan suku mata uang yang jatuh, dimana tempat investasi yang tidak memiliki tantangan dan masalah yang serupa?” gumam Kao.

Dengan pengalaman hidup dan bisnis yang dimiliki oleh Kao, semakin memperkaya iman dan kemampuannya dalam menelaah kehidupan manusia.“Generasi baru Indonesia saat ini telah memiliki persepsi yang berbeda”, ujar Kao. Kalau sebelumnya perusahaannya selalu akan memberikan upah kepada pegawainya setiap minggu sekali, karena masih terbiasa dengan gaya hidup konsumtif. Namun semua ini telah memudar seiring dengan pemahaman baru yang diusung oleh pemerintah Indonesia, dengan pendidikan yang mulai terbina, generasi muda Indonesia kini telah memiliki keinginan untuk menabung demi impian membeli properti atau untuk biaya pendidikan masa depan.Dengan meningkatnya jumlah kalangan berperekonomian menengah ke atas dan merupakan negara ke 4 dunia dengan populasi terbanyak. Indonesia juga telah menjadi negara sasaran Jepang dan Korea. Hal ini dapat dilihat dari antusiasnya Korea yang langsung didukung oleh pemerintahnya untuk dapat melakukan integrasi bisnis di pasar Indonesia. Kao menambahkan, “Kini produk Korea dapat ditemukan dengan mudah di Indonesia.”
Perekonomian Indonesia yang terus membaik juga menjadi perhatian utama dalam Program Kebijakan Mengarah ke Pasar Asia Selatan yang diusung oleh pemerintah. Kao Ying-chang meminta pengusaha Taiwan untuk tidak bersikap “Maju lantas kabur” dalam menjalankan investasi di Indonesia. Bagi para peminat yang ingin melakukan investasi di Indonesia, tetap harus memiliki semangat berjuang untuk jangka panjang.

 

sumber: Taiwan Panorama

Pusat Teknologi Formosa : Kao Ying-chang Berbagi Pengalaman Taiwan - Taiwan  Panorama

(foto: Taiwan Panorama)

 

Penyiar

Komentar