History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Humantek 280324: Taiwan Ciptakan "Panel Terjemahan Langsung" 4 Bahasa

  • 28 March, 2024
Humantek - RtiFM Online Kamis

3D Explorer: Sistem Interaktif 3D Pertama untuk Taman Geologi Heping

(Taiwan, ROC) - Pada 25 Maret, Kementerian Transportasi dan Kementerian Digital, meluncurkan "3D Explorer" pertama di Taiwan, yaitu sebuah sistem interaktif 3D untuk Taman Geologi Pulau Heping di Keelung sehingga pengunjung dapat mengeksplorasi pemandangan geologi Pulau Heping dalam 360 derajat, termasuk pemandangan matahari terbit terindah di Teluk Alabao! Wakil Menteri Transportasi Lin Kuo-Shian (林國顯) berharap, inovasi ini dapat menarik wisatawan dari seluruh dunia untuk berkunjung dan merasakan keindahan Taiwan.

Pulau Heping di Keelung memiliki lanskap batuan yang berusia lebih dari 20 juta tahun, dengan jejak sejarah dan budaya yang kaya dan beragam. Teluk Alabao di sisi timur taman, bahkan dinobatkan oleh CNN Amerika versi bahasa Mandarin sebagai salah satu dari "21 Lokasi Matahari Terbit Terindah di Dunia".

Wakil Menteri Transportasi, Lin Kuo-Shian, mengatakan dalam konferensi pers "3D Explorer" bahwa meskipun industri pariwisata sedang pulih setelah pandemi, masyarakat masih cenderung menghindari kontak langsung dengan orang lain dan ingin lebih dekat dengan alam.

Oleh karena itu, "3D Explorer" memungkinkan pengunjung untuk mengalami keindahan alam di Pulau Heping tanpa harus menyentuh peralatan atau mengenakan perangkat apa pun. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi inovasi di berbagai sektor dan menarik lebih banyak wisatawan internasional untuk mengunjungi Taiwan.

Dirjen Pariwisata Chou Yung-hui (周永暉) mengatakan, sejak Biro Pariwisata ditingkatkan menjadi Ditjen Pariwisata, mereka telah berfokus kepada "Pengembangan Berkelanjutan x Transformasi Digital". "3D Explorer" yang berbentuk mirip pesawat ulang-alik ini cocok untuk menyoroti pemandangan dan keindahan alam Taiwan secara virtual. Di masa depan, Kantor Pariwisata juga akan memperluas cakupannya ke Pantai Utara, Pantai Timur, Timur Laut, San Shan, Danau Sun Moon, Alishan, dan Pulau Penghu.

Karena pemandangan batu-batu aneh di Pulau Heping sulit untuk difoto, tidak mungkin dicapai dengan metode tradisional, sehingga "3D Explorer" menggabungkan 5 teknologi termasuk Data Topografi Google, proyeksi udara, pemindaian lidar (Light Detection and Ranging), pemindaian fotografi, dan pemrosesan detail untuk menciptakan pemindaian dan rekonstruksi gambar yang menyeluruh. Dengan teknologi interaksi manusia-mesin melalui pelacakan gerak tangan, pengunjung dapat merasakan realitas virtual 3D yang melampaui batasan akses fisik.

(foto: Ditjen Pariwisata)

 

Academia Sinica dan Pembangun Kapal Tandatangani MOU Pengembangan Energi Laut

Academia Sinica, lembaga penelitian terkemuka Taiwan, mengatakan bahwa mereka sedang mengembangkan dan memproduksi generator turbin arus laut sebesar 100 kilowatt (kW) yang diprediksi dapat diuji coba di perairan di sekitar Kabupaten Taitung tahun ini.

Academia Sinica mengatakan bahwa mereka berharap kombinasi kemampuan penelitian mereka dan kekuatan rekayasa maritime perusahaan kapal CSBC akan mempercepat proses pengujian dan penyebaran untuk menangkap energi Arus Kuroshio, yang mengalir di sekitar Kabupaten Taitung sepanjang tahun.

Kepala Academia Sinica James C. Liao (廖俊智) mengatakan bahwa Arus Kuroshio adalah arus laut terbesar kedua di dunia, dengan aliran yang kuat dan stabil yang menawarkan potensi untuk menghasilkan energi.

Arus laut dapat menghasilkan listrik sepanjang tahun tanpa memerlukan bahan bakar atau mengeluarkan gas rumah kaca dan polutan, dan oleh karena itu memiliki potensi untuk menjadi bentuk energi baseload, kata Liao.

Baseload power atau daya dasar adalah istilah yang digunakan dalam konteks penyediaan energi listrik untuk merujuk pada kapasitas atau kemampuan sistem tenaga untuk menyediakan pasokan listrik dasar yang konstan sepanjang waktu, biasanya untuk memenuhi permintaan energi minimum pada suatu periode tertentu. Dalam konteks energi, baseload power sering kali dihasilkan oleh sumber energi yang dapat beroperasi secara terus-menerus dan stabil, seperti pembangkit listrik tenaga nuklir, batubara, dan hidroelektrik.

Liao mengakui bahwa meskipun Taiwan telah membicarakan tentang eksploitasi energi laut selama bertahun-tahun, kemajuannya terhenti karena kesulitan dalam pemilihan lokasi, rekayasa maritim, instalasi turbin generator, dan teknologi transmisi kabel.

Namun, saat ini, lokasi akhirnya telah ditemukan di lepas pantai Kota Chenggong di Taitung, dan lembaga tersebut telah mengembangkan generator turbin arus sebesar 100 kW dengan material tahan karat dan tekanan yang setara dengan kapal selam, kata Liao.

Sebagai perusahaan pembangunan kapal terbesar di Taiwan, CSBC diharapkan dapat berkontribusi pada proyek energi laut melalui keahliannya dalam pembangunan dan pemeliharaan kapal serta dukungannya untuk teknologi pembangkitan tenaga angin laut dan teknologi terkait lainnya, katanya.

Ketua CSBC Cheng Wen-lon (鄭文隆) mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah terlibat dalam penelitian dan pengembangan energi hijau, termasuk merancang kapal riset oseanografi, kapal ramah lingkungan, teknologi energi pintar dan pengurangan karbon, dan sistem penyimpanan energi.

Photo courtesy of Academia Sinica March 25, 2024

(foto: Academia Sinica)

 

Taiwan Ciptakan "Panel Terjemahan Langsung" 4 Bahasa

Tidak perlu khawatir lagi dengan perbedaan bahasa saat bepergian ke luar negeri. Perusahaan Taiwan telah meluncurkan "Panel Terjemahan Langsung" yang memungkinkan pembicaraan langsung diterjemahkan menjadi teks di layar.

Dengan hanya berbicara ke mikrofon, pembicara dalam dua bahasa yang berbeda dapat berinteraksi dengan lancar. Panel ini ditujukan terutama untuk hotel dan bandara, tempat-tempat yang banyak dikunjungi oleh wisatawan internasional. Saat ini, layanan terjemahan tersedia dalam empat bahasa: Jepang, Korea, Inggris, dan Mandarin, dan akan diperluas ke bahasa-bahasa Eropa. Teknologi ini dikembangkan di Taiwan dan telah mulai diterapkan di Jepang, dengan rencana ekspansi ke Eropa selanjutnya.

Perusahaan yang mengembangkan panel ini mengatakan bahwa mereka akan memperluas penggunaannya di hotel dan bandara, serta merencanakan peluncuran layanan dalam bahasa-bahasa Eropa seperti bahasa Jerman, Spanyol, dan Prancis pada tahun ini.

Masyarakat menyambut positif inovasi ini, khususnya para wisatawan yang menganggap panel ini sebagai sarana komunikasi yang sangat membantu di luar negeri. Dengan teknologi AI yang semakin maju, penggunaan panel ini kemungkinan akan berkembang dari percakapan sehari-hari hingga acara-acara besar seperti konferensi lintas negara.

Teknologi AI semakin membuktikan diri dalam memperkecil kesenjangan bahasa dan memudahkan komunikasi lintas budaya, namun tantangan sekarang adalah bagaimana perusahaan ini dapat bersaing di pasar yang semakin ketat dengan berbagai pilihan perangkat terjemahan yang tersedia.

Dengan popularitas AI saat ini, para pelaku bisnis mengatakan bahwa ke depannya tidak hanya akan memperluas aplikasi percakapan sehari-hari hingga ke pidato, di mana pembicara akan memiliki layar besar di sampingnya yang menggunakan teknologi AI untuk menerjemahkan konten secara langsung, menghilangkan kebutuhan untuk menerjemahkan secara manual secara real-time. Selain itu, dalam pertemuan bisnis lintas negara, teknologi ini juga akan memungkinkan terjemahan secara online.

(foto: TVBS)

Asyik, Instagram Punya Game Seru, Begini Cara Mainnya

Instagram dikenal sebagai platform media sosial berbagi konten foto maupun video. Namun, siapa sangka di dalam aplikasi tersebut ada game rahasia berupa ping-pong emoji. Game tersebut bisa diakses oleh pengguna saat mereka bosan.  Game itu juga bisa dimainkan di dalam aplikasi Instagram tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan atau menggunakan filter-filter saat membuat instastories. Lantas bagaimana cara mencoba permainan rahasia ini. Berikut cara-caranya. Pertama buka aplikasi Instagram dari ponsel pintar anda. Setelah itu masuk ke pilihan direct message atau perpesanan. Pilih salah satu percakapan dengan pengguna lainnya. Ketiga, kirim emoji apapun yang ingin dikirim lewat percakapan.

Setelah emoji terkirim, sentuh emoji itu dan pengguna akan diarahkan langsung untuk bermain game ping-pong emoji tersebut. Seiring skor bertambah gerakan emoji semakin cepat dan memberikan tantangan yang semakin menyenangkan bagi pemain game ini.

Secara tampilan memang game ini sangat biasa saja, namun tak ada salahnya mencoba permainan rahasia ini sebagai salah satu cara menghabiskan waktu di Instagram selain menjelajah konten foto dan video. Rasanya sama seperti saat anda memainkan game dinosaur di Chrome yang bisa dimainkan saat gawai tak terhubung internet. Cukup seru karena keduanya merupakan jenis game klasik yang bisa dimainkan kapan saja dan dimana saja. Lewat permainan ini pengguna juga bisa mengajak temannya yang ada dalam percakapan untuk bersaing melihat skor siapa yang paling tinggi dan membuat Instagram terasa semakin interaktif.
Bored? Go play this hidden game in your Instagram DMs | TechCrunch

(terjemahkan: techcrunch)

SOSOK

Pendiri Bakery Café 85 °C, Wu Cheng-hsueh


85 °C Bakery Cafe, juga dikenal dengan merek 85 Cafe, adalah rantai toko internasional asal Taiwan yang menjual kopi, teh, kue, serta berbagai dessert, smoothie, jus buah, oleh-oleh, dan produk roti. Saat ini, 85 °C Bakery Cafe memiliki 1000 toko ritel di seluruh dunia. Perusahaan induk waralaba ini (Gourmet Master Co. Ltd) berlokasi di Kepulauan Cayman.

Wu Cheng-hsueh mendirikan perusahaan ini pada Januari 2003 dan membuka toko pertama di Bao-Ping, Kabupaten Taipei (sekarang New Taipei) pada bulan Juli 2004. Nama "85°C" merujuk pada keyakinan Wu bahwa suhu 85°C adalah suhu optimal untuk menyajikan kopi.

Pada September 2006, perusahaan ini membuka toko luar negeri pertamanya di Sydney, Australia. Setahun kemudian, toko pertama di China dibuka di Shanghai. Toko pertama di Hong Kong dibuka pada tahun 2012, dan toko pertama di Amerika Serikat dibuka pada tahun 2008, di Irvine. Pusat dapur pusat di Amerika Serikat mulai beroperasi pada September 2013. Pada Maret 2017, fasilitas dapur pusat di Brea, California menjadi kafe yang menggunakan energi surya pertama di dunia.

85°C ini dikenal dengan kopi sea salt mereka, yang dibuat dengan cara mengendapkan Americano yang sudah diberi pemanis dan menambahkan krim whipped dengan garam laut di atasnya. Kopi ini telah ditampilkan di majalah TIME, CNN, dan NPR. Konsep minuman ini diduga berasal dari kebiasaan masyarakat Taiwan yang menaburkan garam pada buah untuk menonjolkan rasa manisnya.

Kisah sukses pendiri rantai ini, Wu Cheng-hsueh (吳政學), sangat terkenal dalam sektor makanan dan minuman di Taiwan.

 

Kisah Wu Mendirikan 85C

Wu, yang berusia 44 tahun, lahir dari keluarga miskin di Kabupaten Yunlin. Meskipun hanya lulus sekolah menengah pertama, dia memulai karir kerjanya lebih awal daripada sebagian besar teman sebayanya.

Pekerjaan pertamanya adalah sebagai operator produksi di pabrik raket tenis. Setelah berhasil mengumpulkan lebih dari NT$100.000 (US$3.230) dengan bekerja shift 16 jam di pabrik tersebut, dia membuka salon rambut bersama seorang teman.

Kemudian, dia mendirikan sebuah pabrik pengolahan sol sepatu, yang pada puncaknya menampung lebih dari 1.000 orang. Namun, Wu memutuskan untuk menutup bisnis tersebut setelah mengalami masalah utang.

Kemudian, dia bekerja sebagai kontraktor pengecoran marmer pada proyek-proyek konstruksi.

Memulai usaha di 85oC (yang dinamai berdasarkan suhu ideal untuk menyeduh kopi) merupakan terobosan karier bagi Wu, yang bertanya-tanya mengapa kotak makan siang bisa dijual dengan harga serendah NT$50, tetapi secangkir kopi di rantai kafe populer dijual dengan harga dua kali lipat dari itu.

Wu pertama kali membangun bisnis ini dengan mencari biji kopi yang bagus. Pada tahun 2004, dia pergi ke sumber biji kopi arabika terpopuler dari Starbucks dan berhasil membujuk pemasok Guatemala tersebut untuk menjual hampir semua biji kopi arabikanya kepadanya.

Dia kemudian melanjutkan dengan merekrut koki hotel bintang lima untuk menciptakan minuman dan makanan penutup mewah yang dijual sekitar setengah harga dari harga di Starbucks. Saat ini, 85 °C Bakery Cafe memiliki 1000 toko ritel di seluruh dunia.

(foto: Nikkei Asia)

Penyiar

Komentar