BINCANG BERITA
Taiwan Berharap dapat Mendaur Ulang Lebih dari 80.000 Smartphone pada Bulan Oktober.
Kementerian Lingkungan akan menggerakkan 13.500 toko di mana masyarakat dapat menyerahkan ponsel lama mereka, seperti yang dilaporkan oleh CNA. Kampanye ini juga mencakup hadiah, termasuk lima set iPhone 15 yang baru.
Program-program sebelumnya hanya fokus pada penyerahan ponsel, tetapi mulai tahun ini, daur ulang juga akan menjadi faktor kunci. Logam berat dari ponsel akan digunakan kembali untuk membantu mengurangi emisi karbon, demikian kata Kementerian Lingkungan. Perusahaan yang gagal mencapai target daur ulang akan dikenakan denda mulai dari NT$30.000 (US$931) hingga NT$150.000, sesuai dengan tujuan yang ditetapkan oleh kementerian. Kampanye ini juga akan memperhatikan kekhawatiran masyarakat tentang penghapusan data pribadi dari ponsel yang dikembalikan.
Pada tahun pertama pada tahun 2019, bulan daur ulang ponsel mengumpulkan 23.000 ponsel, tetapi tahun lalu mencapai 72.000, seperti dilaporkan oleh CNA. Pada tahun 2022, kampanye lingkungan berhasil mengumpulkan 730.000 ponsel.

HUMANTEK
Pembangkit Listrik Virtual untuk Stabilkan Pasokan Listrik di Masa Depan
Saat ini, Taiwan sudah sangat kesulitan membangun pembangkit listrikkonvesional skala besar. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan listrik dan meningkatkan ketahanan jaringan listrik, pembangkit listrik virtual akan menjadi kunci di masa depan. Pembangkit Listrik Virtual (VPP) adalah jaringan sumber energi terdesentralisasi (terbarukan) yang dikelompokkan bersama untuk menyediakan pasokan listrik. VVP akan mengintegrasikan energi terbarukan, penyimpanan energi, dan memenuhi permintaan untuk membantu menjaga stabilitas pasokan listrik.
Di masa lalu, pembangkit listrik konvensional melibatkan pembakaran bahan bakar fosil untuk menghasilkan listrik dan menjaga keseimbangan jaringan listrik. Pembangkitan energi terjadi di satu lokasi tetap. Ketika permintaan energi meningkat, lebih banyak bahan bakar fosil dibakar. Biasanya, pembangkit listrik ini beroperasi pada kapasitas 80%, dengan 20% cadangan untuk mengakomodasi fluktuasi dalam permintaan energi.
Sementara, VPP mampu mencapai hal yang sama dan memenuhi permintaan energi. Namun, mereka melakukannya melalui format terdesentralisasi. Alih-alih memiliki satu tempat operasi tunggal, VPP mengambil energinya dari berbagai lokasi untuk menjaga stabilitas jaringan. Dengan menggabungkan beberapa sumber energi, VPP dapat memberikan layanan yang sama dengan pembangkit listrik konvensional, melakukan perdagangan di pasar energi yang sama, dan juga memungkinkan integrasi yang lebih besar dari sumber energi berkelanjutan. Alih-alih bekerja pada kapasitas 80% saja, VPP dapat memanfaatkan sumber energi ini ketika permintaan energi meningkat. Pembangkit listrik virtual dapat membantu menjaga pasokan listrik yang stabil dan meningkatkan ketahanan sistem listrik dengan mengoordinasikan sumber daya terdesentralisasi (terbarukan) di berbagai lokasi melalui sistem informasi dan komunikasi.
Platform perdagangan listrik melakukan transaksi pertama pada tanggal 5 Oktober 2021, dan hingga 1 Oktober tahun ini, jumlah penyedia jasa perdagangan listrik swasta yang memenuhi syarat mencapai 65 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 742,1 megawatt.

(foto: Statkraft, yale.edu)
SOSOK
Pelopor FNG, Tsai Jin-peng
Tsai Jin peng adalah sosok pendiri merek ramah lingkungan For Next Generation. FNG ini fokus pada teknologi benang daur ulang botol plastik PET. Tsai Jin-peng bertekad ingin mempraktekkan konsep ekonomi sirkular beranggapan, hanya dengan menggunakan bahan benang daur ulang yang 100% terbuat dari bahan baku botol plastik PET, saat produk telah rusak baru dapat dikembalikan pada wujud asalnya dan kembali didaur ulang, dengan demikian baru dapat benar-benar menerapkan ekonomi sirkular, yakni konsep “cradle to cradle” (konsep industri berwawasan lingkungan yaitu suatu model dari sistem industri di mana material/bahan mengalir sesuai dengan siklus biologi). Karena itu Tsai Jin-peng berharap produk yang dirancang FNG pada saat mencapai batas waktu pemakaian, setelah rusak masih dapat didaur ulang dan kembali digunakan, tidak akan menjadi sampah, juga tidak menimbulkan beban bagi lingkungan.
Selain peduli akan lingkungan, Tsai Jin-peng juga berharap dapat membantu kaum rentan, untuk itu proyek penggalangan dana tas PET juga memasukkan rencana pembelian botol bekas dari pendaur ulang dengan persyaratan yang lebih baik. FNG bekerja sama dengan “Do You a Flavor”, sebuah perusahaan sosial yang telah lama membantu para pendaur ulang untuk membeli botol plastik PET dengan harga 5 kali lipat dari harga pasar.
Tidak ingin hanya mematok slogan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan sosial untuk pemasaran tas ramah lingkungan, Tsai Jing-peng lebih berharap rancangan tas PET dari FNG harus cantik dan fungsional, untuk itu ia berupaya keras dalam pengembangan bentuk desain tas. Selain untuk dijinjing tangan, setelah dilipat tas PET dapat berubah fungsinya menjadi tas untuk gelas. Tas PET dengan ukuran tinggi 30 cm lebih dapat dilipat hingga besarnya lebih kecil dari telapak tangan, membuatnya mudah dibawa kemana-mana.

(foto: businesstoday.com.tw)

(foto: Website FNG Taiwan)
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 

