BINCANG-BINCANG BERITA
Festival Dongzhi Tahun Ini Jatuh Pada 22 Desember
(Sumber Foto: LINE Today)
Hari ini, tanggal 22 Desember 2022, masyarakat Taiwan merakayakan Festival Dongzhi. Festival ini diperingati untuk menyambut titik balik matahari di mana panjang siang hari paling pendek dan malam paling panjang dalam setahun. Di hari ini, masyarakat Taiwan biasanya membuat atau membeli Tangyuen, sebuah penganan manis yang oleh masyarakat Indonesia lebih dikenal sebagai Wedang Ronde.
Makan ronde pada masa Dongzhi melambangkan keharmonisan keluarga, penambahan usia dan permohonan restu untuk tahun baru yang segera tiba. Selain ronde, ada juga beberapa tradisi Tionghoa yang menyarankan memakan pangsit di hari Dongzhi. Tentunya dengan harapan yang sama agar kehidupan.
Kenaikan Harga Makanan Cepat Saji

(Sumber Foto: TVBS News)
Sejumlah gerai makanan cepat saji di Taiwan mengumumkan kenaikan harga untuk beberapa jenis makanan. Kenaikan menu makanan ini berkisar di angka 10 sampai 30 persen per item. Beberapa gerai makanan cepat saji yang telah mengumumkan kenaikan harga di antaranya McDonald dan KFC. Selain itu, toko serba ada seperti Family Mart juga baru-baru ini mengumumkan kenaikan harga untuk telur rebusnya dari yang biasanya 10 NTD menjadi 13 NTD. Kenaikan harga ini berkaitan dengan inflasi yang terjadi di dunia.
Family Mart Siap Luncurkan Kedai Kopi

(Sumber Foto: LINE Today)
Toko serba ada Family Mart mengumumkan akan membuka sebuah kedai kopi yang diberi nama Let's Cafe PLUS. Kedai kopi ini diproyeksikan menjadi sebuah kedai kopi premium yang setara dengan kedai-kedai kopi lain seperti Louisa atau merek internasional Starbucks. Peluncuran kedai kopi ini bukan tanpa alasan. Soalnya, selama ini kopi Family Mart cukup banyak digandrungi. Mereka menjual 160 juta cangkir kopi dalam setahu dengan keuntungan mencapai 6 milyar NTD.
Namun kabarnya untuk secangkir kopinya nanti, Let's Cafe PLUS akan mematok harga cukup mahal yakni sekitar 150 NTD sampai 200 NTD per cangkir.
HUMANTEK
Hari Ibu Indonesia

(Sumber Foto: Beauti Mode)
Tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari Ibu di Indonesia. Hal ini terinspirasi dari Kongres Perempuan I yang digelar di tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Dilansir dari Kemdikbud Ristek, sebanyak 30 organisasi perempuan saat itu berasal dari Pulau Jawa dan Sumatera. Hasil dari kongres ini adalah mendirikan Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia (PPPI). Selain itu, mereka juga sepakat untuk berjuang bersama laki-laki dalam membela Indonesia yang berupaya untuk merdeka.
Hari Ibu baru ditetapkan sebagai hari nasional pada kongres Perempuan III di Bandung. Pengumuman tersebut selanjutnya ditetapkan oleh pemerintah melalui Keppres Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Libur tertanggal 16 Desember 1959.
SOSOK

(Sumber Foto: CNA News)
Terry Gou atau yang juga dikenal dengan Gou Tai-ming adalah seorang pengusaha yang berasal dari Taiwan. Ia dikenal sebagai pendiri dan pemimpin perusahaan pabrik elektronik Foxconn dan tercatat sebagai orang terkaya ke-2 di Taiwan dan orang terkaya ke-240 di dunia versi majalah Forbes. Namun, Terry Gou tidak begitu saja kaya raya. Ia yang lahir pada 1950 pernah bekerja sebagai karyawan di beberapa pabrik, seperti pabrik karet, ban dan tanaman obat-obatan selepas lulus kuliah.
Karir bisnisnya dimulai pada 1974 saat ia mendirikan perusahaan Hon Hai dengan modal pinjaman dari sang ibu. Produk pertama yang pabriknya buat adalah komponen plastik yang digunakan untuk televisi. Periode 1980-an, ketika komputer mulai berkembang pesat, ia beralih memproduksi konektor untuk PC. Ia mulai menerima permintaan untuk membuat konektor bagi Konsol joystick perusahaan Atari. Dengan adanya permintaan yang cukup besar ini, ia membangun pabrik baru Longhua Sains dan Teknologi Park di Shenzen, China. Selain Atari, ia juga memasok berbagai komponen untuk Sony, Microsoft, Dell, HP, Motorola, Amazon, Cisco dan Apple Inc..
Saat ini Hon Hai yang menjadi induk perusahaan Foxconn berkembang hingga memiliki sekitar 40 pabrik yang tersebar di seluruh dunia. Selain itu perusahaannya juga memiliki fasilitas dan laboratorium penelitian di Amerika Serikat, Jepang, Meksiko, Brasil, India, dan Vietnam.
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 

