History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Di Negeri Rantau 190225: Valentine Jadi Petaka! PMI Kaburan Tertangkap, Terpaksa Bawa Istri dan Anak Menyerahkan Diri

  • 19 February, 2025
Di Negeri Rantau - RtiFM Online Rabu
Di Negeri Rantau - RtiFM Online Rabu

50 Stan Merek Cokelat Ramaikan Festival Cokelat di Taipei!

Para pecinta cokelat, saatnya merayakan! Festival cokelat terbesar di Taiwan, "The Great Chocolate", akan kembali digelar di Taipei pada 21-23 Februari 2025. Lebih dari 50 merek lokal dan internasional akan berpartisipasi, menghadirkan cokelat edisi terbatas, dessert, kopi, hingga minuman beralkohol. Selain itu, ada juga permainan interaktif seru di lokasi, dengan hadiah menarik termasuk tiket pesawat pulang-pergi ke Eropa! Jangan lewatkan pesta kuliner tahunan ini!

Tahun ini, "The Great Chocolate" menghadirkan merek cokelat premium dari berbagai negara, sehingga para pecinta cokelat bisa berpesta sepuasnya. Beberapa brand ternama yang ikut serta antara lain: "AMEDEI Tuscany" dari Italia, "Hasnaâ Chocolate Taiwan" dan "CLUIZEL" dari Prancis, yang akan menyajikan pengalaman cokelat murni berkualitas tinggi.

Dalam beberapa tahun terakhir, merek cokelat Taiwan juga mulai bersinar di kancah internasional. Beberapa di antaranya yang telah memenangkan penghargaan global adalah "Cona’s", "Feeling 18", dan "MoonDeer", yang mengolah kakao lokal dengan teknik inovatif untuk menciptakan rasa khas Taiwan. Selain itu, pengunjung juga bisa mencicipi cokelat ruby dari Hotel Shangri-La Far Eastern, sebuah varian cokelat dengan daya tarik uniknya sendiri.

Tak hanya cokelat, acara ini juga menghadirkan berbagai merek dessert terkenal yang siap memanjakan para pecinta manisan. Le Ruban Pâtisserie, toko dessert Prancis populer, serta Old Bridge, yang terkenal dengan gelato buatan tangannya, akan meluncurkan produk eksklusif khusus untuk acara ini. Ada juga merek soft cookie "𝗧𝗲𝘂𝗴𝗶𝗮𝗯", serta "KURI KURI DESSERT", yang memadukan gaya Jepang dan Prancis. Tak ketinggalan, Ponpie, spesialis tart buah musiman asal Taiwan, akan menghadirkan kombinasi rasa unik buah dan cokelat.
Selain menikmati berbagai cokelat dan dessert kelas dunia, pengunjung juga bisa ikut serta dalam permainan interaktif. Jika berhasil menyelesaikan tantangan, ada kesempatan memenangkan hadiah menarik seperti tiket pesawat pulang-pergi ke Eropa dari EVA Air, kotak cokelat mewah, dan berbagai makanan eksklusif.

21-23 Februari

Lokasi: Shin Kong Mitsukoshi Taipei  A9

(foto: Canva)

 

Taiwan dan Indonesia Pamerkan Karya Seni di Bangkok Design Week 2025

"Bangkok Design Week 2025", yang diselenggarakan oleh Creative Economy Agency (CEA) Thailand telah digelar pada 8 hingga 23 Februari 2025. Tahun ini, tim dan seniman dari Taiwan, termasuk kurator Kuo Yu-pei (郭俞霈), Biro Kebudayaan Kota Chiayi , serta seniman Hung Wei-ting (洪維廷 JATS), terpilih untuk ikut berpartisipasi. Pameran ini akan berlangsung di Thailand Creative & Design Center (TCDC), Bangkok World Travel Service, Galeri Seni Saratta, Varaporn's House (outdoor), dan di 10 lokasi lainnya di Bangkok.

Salah satu sorotan acara ini adalah pameran karya Hung Wei-ting (JATS) bertajuk "Abstraksi Kelopak yang Punah". Karya ini menampilkan karpet rajutan bertema bunga, yang dibuat dengan benang katun melalui teknik rajutan dan pewarnaan secara manual.

Dalam wawancara, Hung menyatakan bahwa karyanya terasa sangat "Thai", karena kombinasi warna-warni cerah yang mudah diterima dan dinikmati oleh penonton lokal. Hung mengaku terinspirasi oleh gaya Monet dan Seurat, sehingga karpet rajutannya kerap menampilkan sentuhan impresionisme.

Sementara itu, di zona pameran "Fufu Sustainability", pengunjung diajak menelusuri jejak budaya imigran Tionghoa di Taiwan dan Asia Tenggara. Pameran ini melibatkan kolaborasi seniman dari Thailand, Indonesia, Malaysia, serta seniman Taiwan. Lewat lukisan, instalasi, dan berbagai bentuk karya seni lainnya, mereka memanfaatkan sebuah rumah tua bersejarah milik keluarga Tionghoa di Bangkok sebagai ruang pameran. Pemilihan lokasi ini bertujuan menciptakan hubungan emosional antara karya seni dan memori kota, sekaligus menampilkan dialog budaya antara Taiwan dan komunitas Tionghoa di Asia Tenggara.

Pameran ini sukses menarik perhatian banyak pengunjung dan menjadi ajang interaksi budaya antarnegara di kawasan Asia. Bagi pecinta seni dan desain, "Bangkok Design Week 2025" menjadi kesempatan emas untuk menyaksikan kekayaan kreativitas lintas budaya dalam satu panggung bersama.

BANGKOK DESIGN WEEK 2025 | BKKDW2025

(foto: Bangkok Design Week)

 

Keelung Dirikan Pos Konsultasi Penduduk Imigran Baru

Partai-partai di Kota Keelung berlomba memperkuat layanan bagi Penduduk Imigran Baru. Partai Kuomintang (KMT) hari ini meresmikan “Pos Layanan Penduduk Imigran Baru”, lengkap dengan suguhan tangyuan (ronde) dari berbagai negara untuk memperkenalkan cita rasa kuliner internasional. Pos ini juga akan menyediakan layanan hukum dan bantuan lainnya pada akhir pekan. Sementara itu, Partai Progresif Demokratik (DPP) mengungkapkan bahwa mereka telah lebih dulu memperluas layanan dengan mendirikan “Pos Konsultasi Penduduk Imigran Baru” sejak Desember tahun lalu, dengan melibatkan Penduduk Imigran Baru sebagai anggota tim konsultasi untuk memajukan masyarakat yang ramah dan setara dalam keberagaman.

Berdasarkan data akhir tahun lalu dari Ditjen Imigrasi Taiwan, jumlah Penduduk Imigran Baru di Keelung telah mencapai lebih dari 11.000 orang dan terus meningkat setiap tahunnya.

Ketua KMT Keelung Wu Guo-sheng (吳國勝) menjelaskan bahwa pada tahun 2018, pihaknya sudah membentuk “Komite Kerja Penduduk Imigran Baru” untuk membantu keluarga Penduduk Imigran Baru. Kini, pos layanan Penduduk Imigran Baru didirikan di tiap distrik, masing-masing dilengkapi dengan satu pos layanan dan dua penerjemah. Layanan ini tersedia juga pada akhir pekan, memungkinkan Penduduk Imigran Baru mendapatkan bantuan dalam pengisian formulir tanpa harus kehilangan waktu kerja. Selain itu, pos ini juga menawarkan layanan konsultasi hukum untuk membantu Penduduk Imigran Baru beradaptasi lebih baik dalam kehidupan di Taiwan.

Sementara itu, Lin Mingzhi, Ketua DPD DPP Keelung, menegaskan bahwa upaya mereka dalam melayani Penduduk Imigran Baru merupakan kelanjutan dari Kebijakan Baru ke Arah Selatan yang dimulai di era kepemimpinan Tsai Ing-wen, dan kini diteruskan oleh ketua saat ini, Lai Ching-te, dengan fokus pada keberagaman dan kesetaraan sosial. Selama sepuluh tahun terakhir, DPP bersama mantan legislator Tsai Shih-ying dan legislator saat ini Wang Zhengxu telah melayani komunitas Penduduk Imigran Baru yang berasal dari berbagai negara, seperti Vietnam, Indonesia, Thailand, Malaysia, Pakistan, Jepang, Korea, Tiongkok, hingga komunitas dari Eropa dan Amerika yang bermukim di Keelung.

Pada Desember tahun lalu, DPP memperluas layanan dengan mendirikan “Pos Konsultasi Penduduk Imigran Baru”. Pos ini didukung oleh Penduduk Imigran Baru yang berasal dari Vietnam, Filipina, Indonesia, dan Thailand sebagai anggota tim konsultasi. Dengan adanya Penduduk Imigran Baru sebagai bagian dari tim, diharapkan beban adaptasi terhadap perbedaan bahasa dan budaya dapat dikurangi. Inisiatif kedua partai ini menunjukkan keseriusan dalam mendukung integrasi Penduduk Imigran Baru di Keelung, sekaligus menjadi bukti bahwa keberagaman budaya mampu memperkaya kehidupan sosial di kota pelabuhan ini.

國民黨基隆市黨部今成立「新住民服務站」,現場準備各國特色湯圓。(國民黨基隆市黨部提供)

(foto: DPP Keelung)

Salah Satu Minimarket Penting di Taiwan Tutup!

Salah satu minimarket yang dianggap penting oleh masyarakat Taiwan kini telah tutup permanen. Hal ini diketahui setelah seorang warganet mempostingnya di grup Facebook “Baofei Commune” (爆廢公社).

Dilansir dari Ettoday, postingan tersebut awalnya beredar setelah diposting pada 12 Februari lalu. Namun, banyak warganet yang tidak mengerti, mengapa sebuah minimarket di area terpencil dan tidak banyak pelanggan, tepatnya yang berlokasi Jalan Jianshan No.37, Kabupaten Pingtung tersebut disebut sebagai “salah satu minimarket terpenting di Taiwan”.

Nyatanya, minimarket ini berada di sekitar Jalan Raya Provinsi Line. 1 dan Line. 26, yang disebut Jalan Raya Ping-E, membentang antara Kota Pingtung dan Kenting serta Eluanbi, memiliki dua ruas pengukuran kecepatan, yang pernah memecahkan rekor dengan menerbitkan lebih dari 20.000 surat tilang dalam tiga bulan. Namun, pengukuran kecepatan interval tersebut juga menyebabkan kemacetan lalu lintas di jalan tersebut, yang menimbulkan banyak keluhan dari para pengguna jalan.

Beberapa warganet yang paham turut menyayangkan hal ini. Mereka memahami bahwa minimarket tersebut wajib dikunjungi untuk menghindar dan mengurangi pengukuran kecepatan di wilayah terkait. Oleh sebab itu, biasanya orang-orang akan berhenti sejenak di minimarket terkait sebelum melanjutkan perjalanan.

▲▼全台灣最重要的一間7-11倒了。(圖/翻攝爆廢公社)

Valentine Jadi Petaka! PMI Kaburan Tertangkap, Terpaksa Bawa Istri dan Anak Menyerahkan Diri 

Valentine yang tak terlupakan! Kemarin, pada tanggal 14 Februari sekitar pukul 17.30, polisi Toufen menemukan sebuah mobil pikap yang parkir sembarangan. Saat diperiksa, sopir menunjukkan gelagat mencurigakan. Ternyata, ia adalah PMI kaburan yang sudah hilang kontak selama dua tahun. Karena tidak bisa berkomunikasi dalam bahasa Mandarin, polisi membawanya ke kantor polisi untuk sidik jari dan memanggil penerjemah. Dari pemeriksaan diketahui, ia sudah dua tahun menjadi PMI kaburan dan memiliki seorang anak hasil hubungannya dengan istrinya, yang juga PMI kaburan.

Karena khawatir dideportasi sendirian dan meninggalkan istri serta anaknya yang masih kecil tanpa pengasuh, ia memutuskan menghubungi istrinya agar menyerahkan diri bersama-sama untuk dipulangkan ke Indonesia.

Menurut keterangan polisi Toufen, PMI kaburan tersebut saat itu sedang mengangkut sepasang PMI kaburan lainnya dengan mobil pikap. Ia telah bersembunyi di Taiwan selama lebih dari dua tahun dan bekerja serabutan. Aksi pelanggaran parkir ditambah kemampuan bahasa Mandarinnya yang kurang lancar membuat identitasnya terungkap.

Ketiga PMI kaburan tersebut dibawa ke kantor polisi. Setelah penerjemah tiba, sopir tersebut mengaku bahwa ia menjalin hubungan dengan seorang PMI perempuan asal Indonesia hingga memiliki seorang anak yang belum genap berusia dua tahun. Karena khawatir istrinya kesulitan mengurus anak seorang diri jika ia dideportasi lebih dulu, ia bersedia menghubungi istrinya untuk menyerahkan diri bersama-sama.

Tak lama kemudian, istrinya datang langsung ke kantor polisi. Keempat PMI kaburan tersebut kemudian diserahkan kepada tim satuan khusus imigrasi untuk proses deportasi.

失聯移工被查獲聯繫同為失聯移老婆,帶著年幼小孩到場。(警方提供)

(foto: Kantor Polisi via LTN)

Penyiar

Komentar