History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Di Negeri Rantau 041224: OCAC Mendukung WNA Lulusan Taiwan Menetap di Taiwan dengan Pilihan Kerja Beragam

  • 04 December, 2024
Di Negeri Rantau - RtiFM Online Rabu

Iguana Terus Mengganggu, Biaya Pemusnahan Dinaikkan hingga NT$800

Iguana hijau, reptil besar yang dapat tumbuh hingga panjang 1,5 meter, berasal dari Amerika Tengah, Amerika Selatan, Karibia, dan wilayah sekitarnya. Beberapa tahun lalu, spesies ini diperkenalkan ke Taiwan seiring dengan meningkatnya popularitas pasar hewan peliharaan eksotis. Namun, karena ukurannya yang terus bertambah dan penampilannya yang dianggap menakutkan, banyak pemilik yang meninggalkannya begitu saja.

Menurut data dari Kementerian Pertanian, sebanyak 210.000 iguana telah dimusnahkan dalam enam tahun terakhir. Menteri Pertanian, Chen Chun-chi (陳駿季), menyatakan bahwa kementeriannya telah mengadakan pertemuan intensif dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan biaya pemusnahan menjadi NT$800 per ekor.

Chen juga menjelaskan bahwa lebih dari 200.000 iguana telah ditangkap dan dipindahkan sejauh ini. Namun, jumlah total populasi iguana di Taiwan sulit diperkirakan. Diperkirakan populasinya tiga kali lipat dari jumlah yang telah ditangkap. Saat ini, biaya pemusnahan berkisar antara NT$250 hingga NT$500 per ekor, tetapi di masa depan akan dinaikkan menjadi NT$500 hingga NT$800.

Kementerian Pertanian juga berencana bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membentuk satuan tugas yang akan menangani masalah ini secara terkoordinasi di seluruh kabupaten dan kota. Target tahun depan adalah memusnahkan 100.000 iguana.

(foto: Canva)

Makna “Dàxuě” dan Larangan Menangis: Panduan Tradisional untuk 6 Desember

Istilah “Dàxuě” dalam penanggalan lunar tahun ini jatuh pada 6 Desember, pukul 23:12 (hari ke-6 bulan November dalam kalender lunar). Menurut ahli numerologi, hari ini memiliki makna khusus dan tradisi tertentu, termasuk larangan menangis.

Ahli numerologi Ke Bai-cheng (柯柏成) menjelaskan bahwa “Dàxuě” adalah titik ketiga di musim dingin sekaligus musim ke-21 dari total 24 musim dalam kalender lunar. Sebelumnya, pada “Xiǎoxuě”, energi yin (negatif) sangat dominan, dan pada “Dàxuě”, energi tersebut mencapai puncaknya. Energi ini baru akan berbalik menuju yang (positif) pada Winter Solstice (Solstis Musim Dingin), yang menandai kembalinya energi terang.

Ke juga menyebutkan bahwa periode 15 hari antara 6 hingga 21 Desember adalah masa yang disebut sebagai "momen terakhir sebelum fajar", karena dominasi energi gelap sedang memuncak. Hari “Dàxuě” bertepatan dengan hari yang dikenal sebagai “Jangan Menangis”, menurut pedoman tradisional. Menangis pada hari ini diyakini dapat mengganggu aliran energi baik, yang tahun ini lebih signifikan karena tahun “Jia Chen”. Hari tersebut dianggap penuh berkah, dengan energi baik yang melindungi umat manusia.

Waktu Penting yang Perlu Diperhatikan

Ke Bai-cheng memberikan saran khusus untuk hari ini:

  1. Hindari Menangis di Jam Chen (07:00–09:00)
    Menangis pada jam ini diyakini dapat merusak energi baik, yang berpotensi memengaruhi musim dingin dan nasib tahun mendatang. Namun, aturan ini tidak berlaku untuk bayi atau anak-anak.

  2. Lakukan Ritual Doa atau Meditasi
    Pada malam hari, mandi terlebih dahulu, lalu luangkan waktu 15 menit untuk duduk tenang dan berdoa atau membaca doa.

    • Untuk karier, ujian, atau hubungan: Menghadap ke arah timur laut.
    • Untuk rezeki atau kesehatan: Menghadap ke utara untuk menerima berkat dari dewa keberuntungan.
  3. Berdoa untuk Kesejahteraan
    Setelah berdoa, niatkan doa tersebut untuk membantu orang yang terlilit hutang karma atau memohon agar harapan terkabul tepat waktu.

Pentingnya Pengelolaan Emosi

Ke menekankan pentingnya pengelolaan emosi, terutama di musim dingin yang sering kali membawa suasana hati yang lebih suram. Meskipun larangan menangis lebih relevan bagi orang dewasa, menjaga keseimbangan emosional tetap menjadi kunci untuk menghadapi musim ini.

Hari “Dàxuě” bukan hanya simbol perubahan musim, tetapi juga momen untuk introspeksi dan memohon berkah demi menyambut energi positif yang akan datang.

 

Tempat Kos NT$11 Ribu, Dekat MRT dan Lengkap, Warganet Justru Hujat Ramai-ramai

Baru-baru ini, seorang warganet memposting di grup Facebook bahwa dia memiliki sebuah kamar untuk disewakan, dan menunjukkan bahwa tempat kos tersebut terletak di Distrik Da'an, memiliki kamar mandi mandiri, memiliki fungsi tempat tinggal yang baik, dengan sewa bulanan sebesar NT$11.000. Namun, banyak warganet yang terkejut dan justru merasa tempat kos ini tidak manusiawi.

Mengapa demikian?

Hal ini terkait dengan seorang warganet yang memposting sebuah tempat kos di grup Facebook "tempat tinggal di sekitar Taipei dan New Taipei” (台北&新北,雙北租屋、出租、合租、共居;房東房客盡量PO). Warganet yang memposting menyampaikan, bahwa tempat kos ini berasa di Distrik Da’an, berjarak 2 menit jalan kaki dari stasiun MRT dan 3 menit berjalan kaki untuk sampai ke Taman Hutan Daan dan 10 menit dengan sepeda dari National Taiwan University ataupun National Taiwan Normal University. Fungsi kehidupan di sekitarnya sangat baik, dekat dengan berbagai toko minuman, toko khusus, kafe dan restoran.

Pemosting juga menyampaikan, bahwa tempat kos ini terletak lantai 6 dan memiliki kamar mandi mandiri, AC, tempat tidur single, kulkas, meja, kursi, dan lemari pakaian. Sewa bulanannya adalah NT$11.000 dengan NT$100 untuk biaya pengelolaan air dan internet, kemudian listriknya adalah NT$5 per kwh. Dalam foto yang turut diposting, terlihat ada wastafel di samping tempat tidur, kemudian meja dan kursinya berada di sebelah wastafel tersebut.

Setelah postingan beredar, para warganet pun tak kuasa menahan diri untuk berkomentar ketika melihat hal ini. "Rasanya seperti menampung tawanan perang yang melanggar Konvensi Jenewa", "Seperti tidur di toilet", "Saya pikir itu penjara", "Apakah ini kamar mandi yang diubah menjadi kamar?", "Rasanya tidak mungkin tinggal di sini meskipun lokasinya strategis."

Postingan ini mencerminkan realitas pasar properti di kota besar seperti Taipei, di mana harga sewa tinggi sering kali tidak sebanding dengan fasilitas atau kenyamanan yang ditawarkan. Meskipun lokasi dan aksesibilitas kamar kos ini sangat strategis, desain interiornya dianggap tidak memenuhi standar kenyamanan, terutama dengan wastafel yang berada di dalam kamar tidur.

網友發文指要出租位於大安區的套房。(圖/翻攝自臉書社團「台北&新北,雙北租屋、出租、合租、共居;房東房客盡量PO」)

(foto: FB)

OCAC Mendukung WNA Lulusan Taiwan Menetap di Taiwan dengan Pilihan Kerja Beragam

Untuk mendorong pelajar asing yang belajar di Taiwan untuk bekerja, Kementerian Tenaga Kerja pada tanggal 26 Agustus telah merevisi peraturan, membuka peluang bagi pelajar asing yang telah memperoleh gelar sarjana muda atau lebih tinggi untuk bekerja di industri perhotelan setelah lulus, termasuk pekerjaan pelayanan kamar, kebersihan, reservasi, resepsionis, dan posisi di restoran. Peraturan baru yang dilonggarkan ini memberikan lebih banyak pilihan pekerjaan bagi para pelajar asing.  Untuk merespon perubahan ini, Komite Urusan Tionghoa perantauan (OCAC) pada bulan Oktober hingga November menyelenggarakan tiga seminar karir di Universitas Teknologi Chengshiu, Universitas Teknologi Hongguang, dan Universitas Teknologi Long Hua.  Seminar tersebut mengundang perwakilan dari berbagai kementerian, seperti Dewan Pembangunan Nasional, Kementerian Tenaga Kerja, Direktorat Imigrasi Kementerian Dalam Negeri, dan Direktorat Jenderal Pariwisata Kementerian Perhubungan untuk memberikan penjelasan tentang peraturan terbaru mengenai studi di Taiwan.  Ketiga seminar tersebut menarik sekitar 550 peserta secara online dan langsung, dan mendapat respon yang antusias.

Dalam seminar tersebut, perwakilan dari berbagai kementerian menjelaskan secara rinci tentang sistem penilaian untuk pelajar asing di Taiwan, peraturan untuk pekerjaan teknik menengah, dan lowongan pekerjaan baru di industri perhotelan, serta menjawab pertanyaan mengenai izin tinggal pasca lulus, permohonan izin tinggal permanen, dan batasan bagi perusahaan pemberi kerja. Para pelajar asing yang hadir sangat antusias menanyakan pilihan pekerjaan, persyaratan pengajuan, dan persyaratan tinggal di Taiwan. Perwakilan pelajar asing juga mengapresiasi kegiatan bimbingan kerja yang disediakan pemerintah, dan menganggap bahwa materi seminar sangat kaya dan bermanfaat untuk memperdalam pemahaman tentang peraturan studi di Taiwan.

Dewan Pembangunan Nasional (NDPC) menyatakan dalam kegiatan tersebut bahwa mereka akan lebih lanjut meninjau rancangan undang-undang untuk melonggarkan batas waktu pengurangan untuk izin tinggal permanen bagi pelajar asing dan periode tinggal untuk mencari pekerjaan dengan izin kerja pribadi, untuk meningkatkan keinginan pelajar asing untuk tinggal di Taiwan dan memanfaatkan lebih banyak talenta yang telah dibesarkan di negara tersebut.

Untuk membantu para pelajar asing mencari pekerjaan dengan lancar, Komite Urusan Tionghoa perantauan (OCAC) telah membuat platform "iEmployment untuk Mahasiswa Perantau" yang menyediakan informasi bimbingan kerja yang komprehensif.  Pelajar asing yang tidak dapat menghadiri seminar secara langsung dapat mengakses informasi terkait melalui website dan melihat lowongan kerja yang diposting oleh berbagai perusahaan, yang memudahkan mereka untuk merencanakan karir mereka di masa depan.

Penyiar

Komentar