Tantangan Mukbang Sushi dan Donburi Seafood Raksasa Gratis! Dapatkan Hadiah Hingga NT$100 Ribu
Turnamen mukbang Sushi Express telah dimulai dengan dua acara menarik: "Sushi Express: Sushi Stack 3vs3" dan "MAGiC TOUCH Donburi Seafood 8 Kg", dengan total hadiah mencapai NT$130 ribu. "Sushi Express: Sushi Stack 3vs3" menawarkan hadiah utama sebesar NT$100 ribu, sementara "MAGiC TOUCH Donburi Seafood 8 Kg" menyediakan hadiah NT$30 ribu. Kedua acara ini menawarkan tantangan makan yang bisa diikuti secara berkelompok.
Acara "Sushi Express: Sushi Stack 3vs3" berlangsung dari sekarang hingga 5 September, dari Senin hingga Kamis pukul 14:00 hingga 17:00 di berbagai cabang Sushi Express. Tim yang terdiri dari tiga orang akan berlomba untuk makan sushi sebanyak mungkin dalam waktu 30 menit. Tim yang berhasil menghabiskan 60 piring akan mendapatkan kupon diskon NT$300, dan yang memecahkan rekor jumlah piring terbanyak di toko dalam sehari akan mendapatkan kupon tambahan NT$1200.
Setelah acara selesai, tiga tim teratas yang makan sushi terbanyak di seluruh Taiwan akan memenangkan hadiah uang tunai sebesar NT$60 ribu, NT$30 ribu, dan NT$10 ribu. Toko-toko yang berpartisipasi termasuk cabang-cabang di NTU, Hualien Ji An, Fuzhong, Tucheng, Xindian 2, Yangmei Aimai, Xitun Teliwu, Caotun, Gaogong, Dawan, Sanduo, Nanzi, dan Pingtung.
Sementara itu, "MAGiC TOUCH Donburi Seafood 8 Kg" menawarkan donburi raksasa seharga NT$2.988 yang terdiri dari berbagai jenis seafood. Acara ini berlangsung dari 19 hingga 30 Agustus di MAGiC TOUCH Taipei Linsen. Peserta yang menyelesaikan makan donburi dalam waktu 20 menit dapat menikmati donburi gratis, sedangkan yang selesai dalam 30 menit mendapatkan diskon 50%.
Pendaftaran untuk "MAGiC TOUCH Donburi Seafood 8 Kg" dapat dilakukan melalui formulir online hingga 27 Agustus. Acara ini dapat diikuti secara individu atau dalam tim dengan maksimal empat orang, dengan sesi yang tersedia pada pukul 16:30, 18:30, atau 20:30, dan dibatasi untuk 4 tim per sesi.
Link pendaftaran https://docs.google.com/forms/d/1lQ87sIgvvkND_-PQ9pzgcgRgCg5u7qrqIjYyh1RmtYM/viewform?edit_requested=true

(foto: Sushi Express)
Universitas Nasional Pingtung Sumbangkan Buku Cerita Dwibahasa Asia Tenggara untuk Perpustakaan Umum Kaohsiung
Universitas Nasional Pingtung (NPU) menerbitkan satu set buku cerita dwibahasa berjudul "Kenangan Kampung Halaman di Asia Tenggara" yang terdiri dari enam buku. Kemarin, mereka menyumbangkan 120 set buku ini kepada Perpustakaan Umum Kota Kaohsiung. Di masa depan, perpustakaan menggunakan metode "Kisah Ibu" (Mama’s Story) untuk membacakan isi buku cerita dwibahasa ini kepada lebih banyak anak-anak, agar mereka bisa memahami dan menghargai berbagai budaya sejak dini.
Rektor Universitas Nasional Pingtung, Chen Yung-Sen (陳永森), mengatakan bahwa masyarakat sering kali memiliki kesalahpahaman dan prasangka terhadap Penduduk Imigran Baru. Melalui buku cerita ini, anak-anak dari Penduduk Imigran Baru dapat memahami budaya dan bahasa asal orang tua mereka, sementara anak-anak Taiwan dapat memperoleh kesempatan untuk berinteraksi dengan budaya dari berbagai negara. Hal ini diharapkan dapat mengurangi perbedaan budaya dan mendorong keharmonisan sosial.
Wakil Direktur Perpustakaan Umum Kota Kaohsiung, Lin Kuan-Yu (林冠宇), mengatakan bahwa perpustakaan memiliki koleksi yang kaya dan beragam, termasuk buku dan materi dari 47 negara. Departemen Multikultural perpustakaan bertanggung jawab khusus untuk mempromosikan budaya Asia Tenggara, memberikan kesempatan belajar dan pemahaman multikultural kepada anak-anak Penduduk Imigran Baru.
Universitas Nasional Pingtung juga menyediakan beasiswa untuk menarik mahasiswa dari Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia untuk belajar di Taiwan, mempelajari bahasa Mandarin dan berbagai keterampilan profesional. Dalam beberapa tahun terakhir, universitas ini menerbitkan buku cerita dwibahasa "Kenangan Kampung Halaman di Asia Tenggara," yang mencakup bahasa dan cerita dari Vietnam, Indonesia, Thailand, Myanmar, dan Malaysia, untuk memperkenalkan budaya internasional di Taiwan.
.jpg)
(foto: Universitas Pingtung)
Penipuan Investasi Bodong Makin Marak: Pengantin Asing Ini Nyaris Kehilangan 2,4 Juta Dolar Taiwan
Seorang wanita berusia 51 tahun asal Vietnam, Wang, yang telah lama tinggal di Taiwan dan aktif dalam investasi saham, terjebak dalam penipuan investasi setelah mengklik iklan di Facebook. Iklan tersebut membawanya ke grup investasi di aplikasi pesan yang dijalankan oleh sindikat penipuan. Wang kemudian pergi ke bank di dekat Taipei Main Station untuk mencairkan deposito dolar AS-nya dan menukarnya dengan NT$2,4 juta. Petugas bank mencurigai tindakannya dan melaporkan ke polisi.
Polisi menemukan bahwa meski Wang sudah lama tinggal di Taiwan dan mengenal kehidupan di sana, dia kurang memahami metode penipuan. Dalam grup investasi, seorang "guru keuangan" meyakinkannya tentang keuntungan besar dari investasi dengan menunjukkan bukti laporan keuangan. Wang tertarik dan mulai percaya bahwa dia telah menemukan peluang emas.
Sindikat penipu menyuruh Wang untuk tidak memberi tahu petugas bank bahwa uang itu untuk investasi, melainkan berbohong bahwa uang tersebut untuk biaya pengobatan ayahnya yang sakit parah di Vietnam. Wang mengikuti instruksi tersebut, tetapi tidak dapat memberikan detail yang jelas sehingga petugas bank curiga dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengetahui bahwa Wang telah tertipu dan mencoba memastikan keadaan ayah Wang dengan menelepon suaminya. Ternyata, ayah Wang telah meninggal bertahun-tahun lalu.
Polisi menjelaskan kepada Wang bahwa ini adalah metode penipuan umum dan memperingatkannya agar tidak mudah percaya pada iklan yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Wang menyadari kesalahannya, membatalkan niatnya untuk mencairkan deposito, dan berterima kasih kepada polisi atas bantuan mereka.

(foto: LTN)
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 

