History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Di Negeri Rantau 042424: Job Fair OCAC di Taipei Hadirkan 80 Perusahaan Ternama, Berikutnya di Kaohsiung pada 27 April

  • 24 April, 2024
Di Negeri Rantau - RtiFM Online Rabu

Kiki Asiska Gemparkan Panggung Kartini Music Festival di Taipei

Acara Kartini Taiwan Music Festival yang digelar di Taipei City Mall Plaza 12 pada Minggu (21/4/2024) berlangsung sukses. Sejumlah penampil yang berasal dari Taiwan dan juga Indonesia menyatakan kesannya pada acara yang digelar oleh Radio Taiwan Internasional bekerjasama dengan Foreign Workers Social and Care Association (FSC) ini.

Seperti salah satunya yang disampaikan oleh Kiki Asiska, penyanyi dangdut kenamaan asal Indonesia yang khusus datang ke Taiwan untuk acara ini. Menurut Kiki, tampil di Taiwan unik karena tidak hanya ditonton oleh orang Indonesia di Taiwan, tetapi juga orang Taiwan. Kiki bahkan berhasil mengajak satu penonton asal Taipei untuk berduet dengannya menyanyikan satu lagu. “Happy banget bisa membawakan lagu dangdut yang tidak hanya dinikmati oleh orang Indonesia tetapi juga orang Taiwan,” kata Kiki.

Ia pun mengapresiasi tema hari Kartini yang diusung dalam acara ini. Menurut Kiki, para perempuan Indonesia yang ada di Taiwan harus semangat, jangan lupa pada Tuhan, dan tetap baik hati sebagai perwakilan Indonesia yang ada di Taiwan. Kiki sendiri telah tiga kali tampil di Taiwan dan sangat senang dengan sambutan dari para penonton di Taiwan setiap kali dia tampil di sini.

Kegiatan akbar ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan oleh RTI berkolabodasi dengan FSC. Namun khusus kali ini, kegiatan digelar dengan konsep festival musik yang mengundang langsung penyanyi asal Indonesia Kiki Asiska. Selain itu banyak juga talenta muda Indonesia di Taiwan yang tampil seperti salah satu anggota Girl Band Taiwan “HUR+ Crimzon”, Grace Jonwilin, yang kini tengah melejit namanya; band Indonesia yang berbasis di Taiwan, Five Notes; UTERS Dancer, penari tarian tradisional Indonesia dari para mahasiswa Universitas Terbuka Indonesia di Taiwan (UT-Taiwan); Mila Boutique, modeling club yang beranggotakan para PMI di Taiwan di bawah asuhan PMI teladan Mila Widya Sari, dan masih banyak lagi.

Nyanyikan Dangdut dengan Orang Taiwan, Ini Kesan Kiki Asiska Tentang Kartini Taiwan Music Festival

(foto: Rti)

INFORMASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PKBM PPI TAIWAN

PKBM PPI Taiwan merupakan institusi pendidikan non-formal yang dibentuk oleh mahasiswa di Taiwan, di bawah naungan Yayasan Pendidikan PPI Taiwan yang berbadan hukum, yang menyediakan program pendidikan kesetaraan paket A (setara SD), paket B (setara SMP), dan paket C (setara SMA). Program ini tersedia untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ingin melanjutkan pendidikan nya, sehingga bisa memperoleh ijazah sekolah (yang dikeluarkan oleh Kementerian pendidikan dan kebudayaan Indonesia) untuk dapat digunakan ketika mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau melamar pekerjaan.

Saat ini, PKBM PPI Taiwan melakukan penerimaan siswa baru angkatan ke 14, yang akan diselenggarakan mulai tanggal 01 April 2024 hingga 31 Mei 2024.

Bagi teman-teman yang berminat bisa mengisi formulir di

s.id/pkbm2024.

 

Pertanyaan-pertanyaan seputar sekolah kami dapat dicek di:

pkbmppitaiwan.sch.id/web/faqs/

 

Alasan bergabung pun bisa dicek di:

pkbmppitaiwan.sch.id/web/kenapa/

 

Jika ada pertanyaan, bisa menghubungi kontak PKBM berikut ini untuk info lebih lanjut:

-) Facebook: Pkbm Ppi Taiwan

-) Email: ketua@pkbmppitaiwan.sch.id

-) LINE: @346vydqu

-) WhatsApp: +886 919 427 561

No photo description available.

(foto: FB PKBM Taiwan)


2 Pria Taiwan dan 4 WNI Berkelahi di Jalanan akibat Salah Paham

Sebuah insiden perkelahian terjadi di Distrik Tamsui, New Taipei City. Enam pria terlibat dalam pertengkaran di jalanan pada 19 April malam lalu. Enam pria tersebut terdiri dari 4 WNI dan 2 warga Taiwan. Penyebabnya adalah salah satu dari warga Taiwan tersebut salah mengira bahwa 4 WNI tersebut menggunakan bahasa Indonesia untuk menghina mereka, sehingga kedua belah pihak terlibat dalam perselisihan dan saling berkelahi.

Seorang saksi merekam kejadian ini dan mengunggahnya ke internet.

Polisi lalu membawa kedua pihak ke kantor polisi dan memberikan sanksi sesuai hukum.

Diketahui bahwa sekitar pukul 6 malam kemarin, Du (44 th) dan Hsu (34 th) sedang berbelanja di sebuah minimarket di Jalan Shuiyuan Sec.2, dekat Universitas Tamkang di Distrik Danshui.

Saat itu, mereka mendengar 4 WNI yang juga berada di dalam minimarket berbicara dalam bahasa ibu mereka, dengan mata terlihat sesekali mengarah ke arah Du, sehingga membuat mereka salah paham dan mengira mengira bahwa dirinya sedang dihina.

Emosi Du tersulut dan ia mendekati salah satu dari 4 WNI tersebut untuk berdebat, dan perselisihan tersebut berlanjut di luar minimarket. Para WNI tersebut merasa heran karena tiba-tiba diserang tanpa alasan yang jelas, dan perselisihan akhirnya berujung pada perkelahian di pinggir jalan. Polisi mendapat laporan dan segera datang ke tempat kejadian dan melerai mereka.

Para WNI tersebut mengatakan bahwa mereka sedang bercakap-cakap, tapi tiba-tiba dua pria tersebut datang dan menyerang mereka tanpa alasan yang jelas. Sedangkan pria yang salah paham mengira bahwa mereka menggunakan bahasa ibu untuk menghina mereka, sehingga dia memutuskan untuk memukul mereka. Setelah menyadari bahwa semuanya adalah kesalahpahaman, kedua belah pihak sepakat untuk tidak saling menuntut, tapi pihak kepolisian tetap memberikan sanksi sesuai dengan pelanggaran "Undang-Undang Ketertiban Sosial".

新北市淡江大學旁(18日)晚間發生一起街頭鬥毆,警方獲報,出動快打到場發現,是因為「語言差異」產生誤會。(翻攝畫面)

(foto: China Times)

 

Tidak Ada SMS Peringatan Gempa? Download 2 Aplikasi Ini!

Gempa bumi beberapa hari terakhir telah berdampak pada masyarakat Taiwan, tapi banyak di antaranya yang tidak menerima SMS peringatan gempa bumi sejak tanggal 3 April lalu hingga saat ini. Ada yang menyampaikan, bahwa dirinya hanya menerima sekali dan kini tidak menerima pesan lagi, sementara beberapa warganet lain menyampaikan, bahwa mereka tidak menerima pesan peringatan sama sekali.

Padahal, berdasarkan regulasi saat ini, jika gempa bumi yang ada mencapai kekuatan magnitudo 5 atau lebih dan intensitas seismic regionalnya berada di atas 4, maka Ditjen Klimatologi Sentral seharusnya akan mengeluarkan peringatan di wilayah tersebut.

Berdasarkan peraturan yang berlaku saat ini, jika kekuatan gempa mencapai 5 atau lebih dan intensitas seismik regional di atas 4, Badan Meteorologi (CWA) akan mengeluarkan peringatan nasional untuk wilayah tersebut. Cheng Jiaping, Direktur Badan Meteorologi, mengatakan ketika intensitas gempa mencapai tingkat tertentu, akan dikeluarkan peringatan nasional. Pasca gempa Hualien, Badan Meteorologi memang sudah mempertimbangkan dan mengkajinya, kemudian akan mengundang para sarjana dan pakar untuk melakukannya membahas tindak lanjut perbaikan; sebelumnya mereka juga pernah membahas gempa bumi berkekuatan 3.

Lalu mengapa ada daerah yang jelas memenuhi standar namun tidak mendapat peringatan pada 3 April? Badan Meteorologi menjelaskan pada saat itu bahwa hal itu tidak dirilis terutama karena perkiraan intensitas gempa terlalu rendah. Alasan rendahnya intensitas gempa adalah karena skala prakiraan peringatan pertama hanya 6,8, lebih rendah dari prakiraan resmi berikutnya sebesar 7,2. Badan Meteorologi akan terus meninjau dan memperbaikinya di masa mendatang.

Beberapa warganet kemudian merekomendasikan “Cuaca KNY Taiwan, Laporan Awal Gempa Bumi” (KNY台灣天氣.地震速報). Meskipun APP ini untuk sementara hanya mendukung ponsel Android, tapi akan berbunyi lebih awal sebelum terjadi gempa. Sementara untuk ponsel Apple, aplikasi yang direkomendasikan adalah “Peringatan Gempa Bumi Taiwan” (台灣地震速報). Banyak warganet yang menyampaikan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut mudah digunakan dan memiliki peringatan pengingat terlebih dahulu.

 

 

Job Fair OCAC di Taipei Hadirkan 80 Perusahaan Ternama, Berikutnya di Kaohsiung pada 27 April

Job Fair "2024 Start Your Car eer in Taiwan" di Taipei pada 20 April lalu menghadirkan 80 Perusahaan dan lebih dari seribu peserta. Tiga hari lagi, job fair ini akan digelar juga di Kaohsiung, tepatnya pada 27 April.

Wakil Deputi Overseas Community Affairs Council (OCAC) Ruan Jhao-syong (阮昭雄) mengatakan bahwa untuk memperluas penyerapan mahasiswa mancanegara, sistem tinggal di Taiwan telah dilonggarkan, dengan peningkatan kuota untuk mahasiswa mancanegara yang diizinkan tinggal di Taiwan hingga 7000 orang. Mahasiswa mancanegara dapat menyerahkan CV mereka dan mengikuti wawancara langsung di lokasi job fair, serta mencari lowongan kerja ideal di platform"僑生i就業- Career All Pass".

OCAC menggelar Job Fair "2024 Start Your Career in Taiwan" pertama di Taipei Main Station, dengan melibatkan 80 perusahaan ternama dan menyelenggarakan beberapa sesi seminar khusus tentang pekerjaan di Taiwan untuk mahasiswa asing.

Wakil Deputi OCAC Ruan Jhao-syong, Kepala Malaysian Friendship and Trade Centre Aznifah Isnariah Binti Abdul Ghani, Wakil Thailand Trade and Economic Office Sunh Arunrugstichai, Komisaris Departemen Perlindungan dan Kebudayaan Sosial KDEI Taipei Gavin Salim, serta staf dan pemimpin mahasiswa dan kelompok mancanegara dari beberapa universitas di Taiwan utara juga turut hadir dalam acara tersebut.

Job Fair untuk mahasiswa asing tahun ini menghadirkan hingga 80 perusahaan terkemuka dari berbagai industri, termasuk semikonduktor, teknologi, kecerdasan buatan, ritel, pariwisata dan restoran, serta manufaktur. Perusahaan-perusahaan seperti Delta Electronics, Tokyo Electron, Hytech Group, La Kaffa International CO., Ltd, Taroko Corp, Green & Safe, CTCI, Howard Hotels, dll, yang menawarkan gaji hingga lebih dari NT$40.000.

Job Fair tahun ini juga khusus mengundang beberapa perusahaan Taiwan-Vietnam.

Pameran di Kaohsiung akan diselenggarakan pada hari Sabtu di pusat perbelanjaan Shin Kong Mitsukoshi di Zuoying, Kaohsiung, dengan 50 perusahaan berpartisipasi, termasuk ASE Holdings, Gloria Outlets, Grup Uni-President, Vedan Bio, Haidilao, dan Tan Zuo Ma Li.. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di halaman web acara: https://ocac.events.104.com.tw/exhibit.

僑生就業博覽會台北場80家企業來攬才4/27移師高雄- 生活- 自由時報電子報

(foto: LTN)

Penyiar

Komentar