Dalam acara kali ini, yang dibahas antara lain adalah (1) penggunaan mesin pengawalembab, (2) alpaca yang menjawab telepon penipu, (3) bagaimana cara memakan buah tepurang, (4) wawancara dengan Mas Anam (bag.2)
Berhati-hatilah Saat Menggunakan Mesin Pengawalembab, Jika Dipaksakan Kebakaran Bisa Terjadi
Jika Anda berada di Taiwan, maka mesin pengawalembab (dehumidifier) mungkin tidak asing lagi untuk digunakan di ruangan tempat Anda tinggal atau bekerja. Namun, Taipower Fans Group mengingatkan masyarakat agar terus memperhatikan fungsi khusus pada mesin pengawalembab, khususnya fungsi penghentian otomatis saat air penuh.
Laman penggemar Taipower mengungkapkan, bahwa cara untuk memeriksa fungsi ini adalah dengan menyalakan pengawalembab setelah tangki airnya diisi hampir penuh. Hal ini dimaksudkan untuk menguji apakah mesin terkait dapat secara otomatis memutus aliran listrik setelah tangki airnya penuh. Jika fungsi ini tidak bekerja dengan baik, Anda perlu segera berhenti menggunakan mesin tersebut dan melaporkannya untuk diperbaiki sesegera mungkin.
Mengapa? Jika tangki airnya terlalu penuh dan fungsi pemutus aliran listriknya tidak mati, maka tangkinya akan terlalu penuh dan meluap, sehingga berisiko mengenai mesin dan korsleting, bahkan kebakaran, di mana mesin pengawalembab tersebut dapat menyala secara tiba-tiba.

Dehumidifier atau pengawalembab (foto: TVBS)
Unik! Alpaca Ini Bisa Menjawab Telepon Penipu
Penipuan di masa modern kini semakin merajalela. Oleh karena itu calon korban pun harus lebih waspada.
Baru-baru ini, seorang pria di Daratan Tiongkok menerima telepon dari penipu. Ia pun meminta binatang peliharaannya untuk menjawab telepon tersebut, hingga pihak seberang merasa kesal dan akhirnya menutup telepon.
Dilansir dari Nownews, seorang warganet di media sosial Little Red Book (小紅書) berbagi video alpakanya yang bernama “Rouchuan” (肉串) menerima telepon dari penipu. Ketika telepon diangkat, pihak penipu berpura-pura untuk menjadi petugas layanan pelanggan Alipay dan mulai menyampaikan berbagai hal untuk menarik reaksi calon korban. Alpaka tersebut hanya menjawab dengan kata “hmmm..”, menunjukkan ekspresi malas ketika mendengarkan kata-kata dari penipu.
Ketika pihak seberang meminta konfirmasi informasi, Rouchuan tetap hanya menjawab “hmm” untuk setiap pertanyaan dan penjelasan, sehingga pihak seberang kesal dan berteriak, “Pak, jangan hanya menjawab hmm…hmmm… apa yang saya katakan, apakah Anda sudah jelas? Apakah Anda mengerti? Ini terkait dengan laporan kredit pribadi Anda, bukan bercanda!” Rouchuan pun kembali menjawab “Ehm..” membuat penelepon marah, “Ehm X-mu! Apakah kamu Cuma tahu kata ehm?” Rouchuan kembali menjawab “ehm”, sehingga penelepon pun segera menutup teleponnya.
Pemiliknya tertawa sangat keras setelah hal tersebut terjadi dan ia pun berbagi videonya dengan tagar #alpakaterpintardiduniamaya. Setelah postingan video tersebut tersebar, ada banyak warganet yang turut senang dan tertawa. Mereka pun menyampaikan, bahwa jika mendapatkan telepon seperti itu, sebaiknya bertindak seperti Alpaka yang hanya mengatakan “ehm…”

Alpaca yang menjawab telepon penipu (foto: tangkapan layar terkait)
Buah Tepurang atau Gac, Bagaimana Cara Memakannya? (Bag 2)
Berhati-hatilah, tidak semua bagian dari buah tepurang atau gac dapat dimakan. Nyatanya ada bagian-bagian tertentu yang perlu Anda kenali agar tidak mengalami keracunan.
Jadi apa yang perlu Anda ketahui terkait dengan bagian-bagian buah ini?
Bagian batang, daun, bunga: dapat Anda makan dengan cara dicah atau sebagai lalapan
Daging buah: Jika buah tepurang dibelah, Anda akan melihat lapisan daging buah berwarna kuning dengan biji berwarna oranye- merah, mirip seperti buah nangka. Buahnya disebutkan paling enak ketika belum matang sempurna, dimana kulit luarnya masih sedikit kehijauan sebelum berwarna kuning. Rasa dagingnya sedikit pahit dan ketika dimasak menjadi sedikit manis. Buah ini sering dimakan bersama dengan sayur semur iga babi dalam masakan suku penduduk asli Taiwan.
Salut biji atau aril: yang seperti buah nangka nyatanya bukanlah biji, tapi salut biji atau aril. Jika sudah matang warnanya merah dan bagian ini merupakan bagian yang paling bergizi, sebab kaya akan β-karoten, likopen dan asam lemak.
Anda dapat memakannya dengan menambahkan air dan dijadikan jus, atau bisa juga dicampur ketika menanak nasi, membuat bubur, ataupun makanan lainnya.
Biji tepurang: aril yang dikupas akan memperlihatkan bahwa di dalamya ada biji yang sesungguhnya. Biji ini berwarna hitam dan sejatinya mengandung racun, jadi tidak dapat dimakan.
Bagaimana cara makan yang baik?
Jika Anda memanaskan buah tepurang, Anda tidak perlu khawatir nutrisinya hilang, sebab likopen yang terkandung dalam buah ini memiliki sifat tahan panas.
Buah ini memiliki warna yang mencolok, sehingga sering dijadikan sebagai bahan sekaligus pewarna pada jus, es krim, ataupun jenis makanan lainnya. Suku penduduk asli Taiwan sering mengolahnya menjadi berbagai jenis bahan pangan, bahkan bisa ditumis ataupun ditambahkan dalam sup.
Jika Anda penasaran, Anda bisa mencoba membuat jus buah tepurang, begini resepnya:
1 buah tepurang
Air secukpnya
Es batu secukupnya
Madu sesuai selera
Gula sesuai selera
Cara membuat:
Belah buah tepurang, kemudian ambil arilnya
Pisahkan aril dan bijinya, kemudian masukkan ke dalam blender dengan jumlah air 12 kali berat aril
Saring air perasan aril dan masukkan ke dalam panci, kemudian panaskan sambil terus diaduk hingga mendidih.
Setelah mendidih, tambahkan gula sesuai selera (perbandingan gula:air yang disarankan adalah 1:22)
Setelah itu, dapat didinginkan atau dibekukan.
Anda kemudian bisa membuat jus lemon tepurang, jus nenas tepurang, dan jus markisa tepurang.

Minuman dari buah tepurang
Wawancara dengan Mas Anam (Bagian 2)
Setelah di episode sebelumnya kita mendengarkan bagaimana cerita Mas Anam bisa sampai ke Taiwan dan bergabung dengan organisasi pencak silat PSHT, di episode kali ini, kita akan mengenal lebih lanjut organisasi PSHT. Bagaiimana ikut latihan pencak silat dan bergabung dalam organisasi ini? Simak jawaban lengkapnya di acara hari ini!

(foto: Anam)
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 
