History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jiwa Muda - RtiFM Online Senin - 2025-05-12

  • 12 May, 2025
Jiwa Muda - RtiFM Online Senin
Ilustrasi bayi dan teknologi (foto: Getty Images)

Taiwan Menunda Pembukaan 6 Kategori Pekerjaan untuk Pelajar Asing

Taiwan sebelumnya berencana untuk mengizinkan para lulusan asing di Taiwan untuk mengambil pekerjaan dalam 6 kategori baru. Namun, rencana tersebut kini ditunda.

Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) mengumumkan rencana pada bulan Maret untuk membuka pekerjaan sebagai pengemudi bus antarkota dan kota, staf manajemen keselamatan bus antarkota dan kota, pengemudi truk barang dan asisten pengemudi, juru tulis logistik gudang, dan asisten perawat untuk warga negara asing di Taiwan. Namun, menurut laporan CNA, karena pendapat yang diterima selama fase konsultasi publik tentang proposal tersebut, kementerian telah memutuskan untuk mengesampingkan rencana tersebut untuk sementara waktu.

Menurut pengumuman kementerian pada hari Rabu (7/5), pemerintah telah setuju untuk mengizinkan pekerja migran melamar pekerjaan di sektor daur ulang limbah, tetapi enam kategori pekerjaan tingkat menengah untuk lulusan asing dari universitas Taiwan tidak disebutkan.

Kepala Divisi Badan Pengembangan Tenaga Kerja Su Yu-kuo (苏宇国) menyampaikan, bahwa kementerian telah menerima saran dari masyarakat yang akan dibahas selama rapat departemen. Menurutnya, pihak kementerian akan mengevaluasi kembali langkah-langkah untuk menyertai penerapan perubahan tersebut.

Pemerintah berharap dapat menarik 6.500 lulusan asing dengan enam kategori pekerjaan tingkat menengah.

Ilustrasi pelajar asing (foto: Pixabay)

Tas Pelajar Asing di Kaohsiung Tertinggal, Pengemudi malah Membuangnya ke Tempat Sampah

Kasus pertama pengemudi transportasi umum di Taiwan mengambil barang hilang dan tidak mengembalikannya terjadi di MRT Kaohsiung. 

Anda mungkin sering mendengar banyak orang yang sering ketinggalan barang di transportasi umum Taiwan, tapi kemudian berhasil menemukannya karena kesigapan petugas. Seorang guru baru-baru ini mengunggah di media sosial bahwa murid asingnya lupa membawa tas berisi dompet dan barang-barang lainnya di kereta terakhir MRT Kaohsiung pada dini hari tanggal 28 April lalu. Setelah melaporkan kejadian tersebut, tas tersebut tidak ditemukan hingga pihak MRT Kaohsiung melakukan pengecekan melalui kamera pengawas dan menginterogasi pengemudi pada hari ke-2. Baru pada saat itulah mereka mengetahui bahwa tas tersebut telah dibawa pergi oleh pengemudi.

Wang Po-yen (王柏雁), Kepala Departemen Urusan Publik MRT Kaohsiung, menjelaskan, "menurut keterangan pengemudi, ia membawa barang tersebut ke luar stasiun dan menemukan tempat sampah untuk membuangnya. Kami juga membantunya mencari tempat sampah di lokasi yang disebutkannya, dan meminta pihak toko untuk memeriksa kamera pengawas guna memastikannya."

Menurut peraturan perusahaan MRT Kaohsiung, jika pengemudi atau staf menemukan barang milik publik, mereka harus menyerahkannya ke meja layanan stasiun terdekat untuk didaftarkan, lalu mengirimkannya ke kantor barang hilang untuk menunggu pengambilan.

Ibu Lin, salah satu pengguna MRT Kaohsiung menyampaikan, bahwa hal tersebut sebenarnya cukup aneh karena mereka seharusnya memiliki SOP internal. Saya rasa mereka tidak dapat mengambil kesimpulan secepat itu apakah itu pencurian atau bukan.

Pelajar terkait tidak mempercayai pernyataan pengemudi bahwa ia membuang tas tersebut ke tempat sampah di luar terminal, Stasiun Xiaogang. MRT Kaohsiung mengirim orang untuk mencarinya tetapi tidak dapat menemukannya. Pada tanggal 5, para mahasiswa menelepon polisi dan menuntut pengemudi tersebut atas tuduhan penyalahgunaan.

Chen Jiancheng, kepala investigasi dari Kepolisian Kota Kaohsiung Cabang Xiaogang, mengemukakan bahwa "mahasiswa asing tersebut mendatangi Tim Kepolisian MRT kami sekitar pukul 16:00 pada tanggal 5 Mei 2025 untuk mengajukan pengaduan pelanggaran. Setelah cabang kami menerima kasus yang dilimpahkan oleh tim, kami akan memberi tahu orang yang terlibat untuk datang ke kantor polisi guna menjelaskan dan mengklarifikasi masalah tersebut serta menyelidikinya sesuai hukum."

Ini adalah pertama kalinya pengemudi MRT Kaohsiung mengambil barang hilang dan tidak mengembalikannya. Perusahaan MRT Kaohsiung meminta maaf dan mengatakan bahwa mereka telah memecat pengemudi yang jelas-jelas melanggar peraturan. Pengemudi selanjutnya akan memberikan ganti rugi kepada siswa sesuai dengan jumlah yang diminta oleh siswa.

Stasiun MRT Kaohsiung (foto: Navi Taiwan)

Tahun 2025 awal Tahunnya Gen Beta, Gen Z mulai Memasuki Usia 30

Hanya dalam kedipan mata, kita telah berada di pertengahan tahun 2025, menyambut datangnya generasi baru “Gen Beta”. Generasi ini ada setelah “Gen Alpha”. Para sosiolog mengklasifikasikan, bahwa setiap 15 tahun sebagai 1 generasi, dimulai dari “Gen X”. Gen Beta yang baru mengacu pada generasi yang lahir di tahun 2025 – 2039 dan akan mencakup 16% populasi dunia, dimana orang tua mereka sebagian besar adalah Generasi Milenial dan Generasi Z.

Nama Gen Beta dipilih oleh lembaga penelitian Australia McCrindle. Perusahaan tersebut menjelaskan mengapa mereka memilih huruf Yunani "α" Alpha dan "β" Beta sebagai nama kode karena mereka percaya bahwa kedua generasi ini adalah "generasi baru yang tumbuh di dunia yang sama sekali berbeda." Apa yang mereka hadapi dan terima berbeda dari masa lalu, dan tantangan yang akan mereka hadapi juga akan sangat berbeda. Di antaranya, perubahan iklim dan perlindungan lingkungan berkelanjutan yang merupakan tantangan yang harus dihadapi.

Kelahiran Gen Beta ditakdirkan untuk berkembang pesat di bawah pengaruh "big data" dan "kecerdasan buatan AI". Mereka dipandang sebagai generasi pertama yang terpapar pada "transportasi otomatis", "teknologi kesehatan yang dapat dikenakan", dan "lingkungan virtual yang mendalam" dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mereka akan hidup di dunia yang penuh dengan perangkat berteknologi tinggi dan komunikasi sehari-hari mereka merupakan versi digital. Dunia ini seperti adegan dan latar yang sering muncul dalam film fiksi ilmiah.

Ilustrasi bayi dan teknologi (foto: Getty Images)

Penyiar

Komentar