Pemasukan MRT Taiwan turun dari tahun ke tahun, lalu mengapa harus membangun terus ? ( part 2 )
Dilansir dari IDN.news yang menyatakan bahwa terhitung pada tahun 2023 MRT New Taipei City untuk jalur baru yang telah dibangun, antara lain : Huan Zhuang Line, Dan Hai Line, An Keng Line dengan estimasi proyek yang akan dapat menampung sebanyak 17.751.000 penumpang, namun hingga saat ini jumlah estimasi pakar untuk penumpang hanya berada di 52.8%. dengan jumlah penumpang hariannya yang hanya berada di angka 9.250.000 penumpang saja. hal ini berdampak kepada biaya operasional yang terus merugi, hingga saat ini ketiga jalur ini sudah merugi sekitar 1.6 miliar NTD setiap tahunnya. Melansir dari PTS Taiwan yang menunjukkan bahwa Taizhong MRT yang telah beroperasi hingga saat ini diperkirakan telah rugi sebanyak 6.2 miliar NTD setiap tahunnya, dengan total investasi sebesar 35 miliar NTD yang sudah habis terpakai untuk biaya operasional.
Namun apakah semua line MRT itu rugi setiap tahunnya, hampir dapat dikatakan demikian, karena jumlah penumpang harian yang tidak seoptimal dari prediksi para ahli. lalu bagaimana MRT dapat mendapatkan pemasukan lainnya untuk menutupi lubang biaya yang besar ini ? antara lain adalah dengan jasa iklan dari setiap stasiun, titik dagang di berbagai stasiun yang dapat disewakan, maupun venue milik MRT yang dapat disewakan untuk berbagai kegiatan publik.
apabila dilihat dari kacamata orang awam, MRT Taiwan banyak penumpangnya, tidak jarang selalu padat dan penuh terlebih pada saat jam pulang kerja, namun mengapa rugi setiap tahunnya ? terdapat 3 alasan utama, mari kita pilah satu persatu.
~ Prediksi penumpang oleh para ahli yang terlalu tinggi
Besar pasak daripada tiang, sudah menjadi sebuah gambaran yang cukup menyeluruh dari fakta ini. sebelum proyek ini diketuk palu oleh pemerintah setempat, maka seluruh makalah dan proposal baik teknis dan non-teknis akan direvisi oleh berbagai pengamat dan para ahli. bahkan prediksi terhadap jumlah penumpang hariannya telah tertulis dengan jelas apabila di kemudian hari berapa banyak penumpang yang akan menggunakan MRT, dari mayoritas data yang menunjukkan target jumlah penumpang secara proposal dan teknis di lapangan terdapat sebuah data yang cukup jauh berbeda. ambil contoh MRT Kaohsiung, estimasi awal jumlah penumpang harian berada di angka 500.000, namun hingga di akhir 2024 jumlah penumpang harian hanya berada di angka 210.000 penumpang saja. Begitupun juga dengan Dan hai Line dengan estimasi jumlah penumpang harian versi proposal berada di angka 440.000 penumpang setiap hari, namun berdasarkan data di tahun 2024 yang menunjukkan bahwa penumpang harian hanya berada di angka 170.000 penumpang saja. masih banyak berbagai jalur MRT yang menghadapi masalah yang sama, yaitu jumlah penumpang yang tidak mencapai target meski sudah beroperasi lebih dari dua tahun.
Pantau terus yows, bersambung di pekan depan.
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 