Satu ember emas ? acuan tabungan manusia modern ( Part 1 )
Beda ladang beda pula belalangnya, lain lubuk lain pula ikannya, peribahasa ini kerap kita dengarkan artinya adalah setiap daerah memiliki adat istiadat yang berbeda membuat kekayaan dan keberagaman sebuah masyarakat di tempat itu juga. begitu pula dengan masyarakat Taiwan yang juga notabene berasal dari sebuah kebudayaan yang sangat berbeda dengan Indonesia. dalam acara dua sisi beberapa minggu lalu sudah sering kali kita bahas terkait inflasi yang semakin meningkat dan beberapa tantangan menjadi manusia modern yang tampaknya memiliki tantangannya sendiri dalam menjalani hidup.
Dalam kebiasan menabung, warga Taiwan terkenal dengan penggunaan dan administrasi keuangan yang cukup unik apabila dibandingkan dengan negara lain. tidak jarang kita temukan bahwa kebiasaan menabung untuk hari tua sudah ditanamkan semenjak anak bocah hingga tumbuh dewasa, para orang tua sepertinya memiliki sebuah tanggung jawab dalam mengemban tugas untuk selalu mengingatkan anak tercinta agar dapat menabung dengan baik demi masa depan serta kehidupan yang lebih layak. “ ember emas pertama “ atau dalam bahasa mandarinnya disebut sebagai “ 第一桶金 “ yang selalu menjadi topik dalam obrolan ringan di berbagai situasi dan kondisi. pertanyaan seperti “ sudah terkumpul kah seember emas mu ? “, ini menjadi sebuah hal yang lumrah bagi warga Taiwan.
Warga lokal banyak yang menganggap menabung seember emas pertama sebagai tonggak penting atau momen yang paling penting dalam hidup. dulu, orang percaya bahwa setelah mendapatkan ember emas pertamanya maka hidup akan dimudahkan dan impian dapat segera diwujudkan, satu juta NTD dapat digunakan sebagai karcis yang dapat membeli rumah, mobil, sekolah keluar negeri, DLL. sehingga satu juta NTD menjadi standar dalam menjadi manusia dewasa. namun kini, zaman sudah berubah, inflasi semakin tinggi, permintaan akan hidup yang lebih layak pun sudah berubah menjadi lebih tinggi lagi ketimbang beberapa dekade yang lalu. 1 juta NTD apabila digunakan untuk rumah, mobil dan rencana menikah menjadi sangat kecil nilainya, bahkan tidak jarang apabila satu ember emas ini tidak mencukupi hidup yang semakin lama semakin mahal biayanya.
Maka dari itu nilai nominal dalam standar satu ember emas orang Taiwan pun bergerak yang semula di angka satu juta NTD, menjadi 3 juta NTD, atau bahkan 10 juta NTD adalah standar baru untuk ember emas pertama.
Setelah lulus dari bangku sekolah dan terjun ke lapangan pekerjaan dunia profesional, banyak orang berharap dapat segera menabung untuk ember emas pertamanya, sebagian besar akan menganggap bahwa 1 juta NTD masih menjadi standar, namun beberapa netizen percaya bahwa dengan berbagai faktor seperti kenaikan harga, standar ember emas harus dinaikkan menjadi 3 juta NTD, setelah diposting oleh salah satu netizen maka diskusi via internet pun mulai panas.
“ Ember emas yang bernilai 1 juta NTD pun kurang untuk dijadikan DP rumah zaman sekarang, nilai itu tidak cukup “. begitu ujar seorang netizen di platform medsos anak muda Taiwan yang bernama Dcard, seharusnya bukan 1 juta melainkan 3 juta apabila di cocokan dengan kondisi pada saat ini. karena nilai satu juta NTD dollar 30 tahun yang lalu bisa dijadikan sebagai Down-payment uang muka pembelian sebuah properti di kota New Taipei, ataupun distrik yang lebih mahal seperti Nangang, Beitou, Wenshan distrik di kota Taipei. namun 30 tahun sudah berlalu, mungkin uang 3 juta NTD hanya dapat dijadikan sebagai uang muka untuk pembelian properti di wilayah yang cukup jauh dari metropolitan seperti New Taipei.
Pantau terus, bersambung di pekan depan.
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 