Ramalan masa depan dunia yang nyaris jitu ? ( part 2 )
Bermula dari mimpi akan ibu kandungnya yang pada saat itu memulai bekerja di rumah sakit setelah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan sebelumnya di salah satu kantor penerbit. akhirnya sang ibu memberikan salah satu buku diary kosong rilisan dengan tujuan agar Long Shu Liang dapat mengisi waktu dengan baik. maka Long pun memutuskan untuk menggunakan buku kecil itu sebagai “ catatan mimpi “, tetapi dirinya benar-benar mulai mencatat mimpinya secara serius pada tahun 1985, hingga komik itu dirilis hingga saat ini dirinya telah mencatat dua buku harian.
Mengapa viral di Asia ?
Alasan utama mengapa komik ini cukup viral, mungkin selain dari isi bukunya yang telah meramalkan dengan cukup akurat terkait beberapa insiden dunia yang sudah pernah terjadi hingga hari ini. uniknya ramalan dari Long Shu Liang jauh diprediksi dan tulisannya dirilis ke publik pada tahun 1999. prediksi akurat ini menuliskan beberapa kejadian penting dunia dan berbagai bencana alam yang menimpa beberapa kawasan Asia, seperti tsunami dan gempa bumi 311 di Jepang pada tahun 2011, secara khusus prediksi Long dalam buku tersebut bahwa bencana besar berikutnya akan terjadi pada bulan Juli 2025 telah memicu diskusi hangat antar netizen.
Buku komik yang berbasis sebuah saduran catatan pendek dari mimpinya tidak begitu mendapatkan banyak perhatian pada tahun pertama dirilis, butuh waktu selama 12 tahun setelah gempa bumi di jepang yang terjadi pada tanggal 11 Maret 2011, setelah gempa bumi dengan skala 9.1 SR mengguncang pantai timur kawasan Honshu - Jepang. Tsunami ini merupakan salah satu bencana alam terdahsyat dalam sejarah, dampak gelombang tsunami yang mengguyur Prefektur Iwate mencapai 40 meter dari permukaan laut, sepanjang pesisir Jepang hancur berantakan terutama di wilayah Tohoku, selain itu juga Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi yang juga hancur akibat insiden ini.
Uniknya, dalam sampul komik yang telah dirilis dari awal tahun 1999 terdapat rentetan kejadian beserta dengan waktu kejadian, tertulis dalam sampul “ Bencana besar pada bulan Maret 2011 “. sontak buku ini langsung hangat dibahas para netizen. mengapa buku komik ini mampu meramal apa yang akan terjadi di Jepang dengan cukup akurat, ada bulan dan tahun bahkan lokasi. oleh karena diskusi dan permintaan warga yang cukup banyak kepada penerbit, walhasil buku ini kembali diterbitkan ulang pada tahun 2021.
Beberapa mimpi yang tercatat dalam buku tersebut yang cukup unik, antara lain:
~ Meninggalnya Putri Diana dari Inggris
~ Vokalis utama Band Queen karena penyakit menular
~ Gadis bergaun biru muda meninggal
~ Meninggalnya penyanyi band rock terkenal Jepang.
~ Bencana besar Jepang di bulan Maret 2011
~ Gempa bumi Kobe
~ Virus yang tidak dikenal muncul pada tahun 2020 dan muncul kembali 10 tahun kemudian.
~ Bencana besar terjadi pada Juli 2025, terjadi sebuah ledakan besar di tengah laut di kawasan antara Jepang dan Filipina yang akan memicu Tsunami. lapisan bumi terangkat keatas dan muncullah sebuah benua baru yang akan menghubungkan Taiwan, Filipina dan Hongkong.
Rentetan informasi diatas hanyalah sebuah saduran pendek terkait apa yang ada dalam buku komik ini, Long Shu Liang sendiri pernah mengatakan bahwa dirinya punya kebiasaan untuk meletakkan buku harian di samping bantal dari kecil. apapun yang ia mimpikan dalam tidurnya akan segera dicatat ketika bangun, dan seluruh buku komik “ The Future I See “ adalah catatan tentang apa yang ia lihat dalam mimpi dalam bentuk komik. gamblangnya inspirasi komik ini berasal dari mimpi selagi tidur, oleh karena itu tidak semua mimpi adalah ramalan terkait dunia secara akurat yang dapat menggambarkan waktu, tempat kejadian dan isi kejadian. ada pula beberapa mimpi yang bersifat ambigu.
Misalnya ketika Long mengatakan bahwa dirinya bermimpi tentang kematian seorang penyanyi terkenal genre rock asal Jepang pada tanggal 25 April 1982, namun dirinya tidak kenal dan tidak mendengarkan musik rock, namun pada tanggal 25 April 1992, bintang Rock asal Jepang Ozaki Yukata meninggal dunia. jedah 10 tahun dari ramalan sang gadis kecil. Selain itu gadis bergaun biru pun ternyata adalah seorang yang tidak ia kenal, bukan seorang publik figur yang dikenal oleh orang banyak, melainkan seorang gadis biasa. meskipun Long mengatakan bahwa mimpi itu dikonfirmasi menjadi kenyataan ketika masuk ke dalam sebuah berita. Dilansir dari Nownews yang menyatakan bahwa ada beberapa mimpi spesifik seperti kematian Putri Diana dan penyanyi Band Queen - Freddie Mercury menjadi sebuah topik yang cukup hangat dibicarakan. mengapa bisa sejitu itu ?
Dalam komik ini, masih ada 3 mimpi besar yang belum terwujud atau belum tiba saatnya, menunggu sebuah jargon mimpi yang belum terungkap pada bulan Juli 2025. diantara 11 mimpi besar dari Long, antara lain Tsunami Kanagawa, Letusan gunung Fuji, dan Letusan di laut antara Jepang dan Filipina, isi dari 3 mimpi ini belum terwujud. diantara ketiga ini, letusan di laut antara Jepang dan Filipina yang paling menarik perhatian warga. karena mimpi ini dengan jelas menunjukkan bulan dan tahun, yaitu Juli 2025. dari isi mimpi Long yang menyebutkan bahwa “ sebuah retakan besar dari dasar laut yang menyebabkan sejumlah letusan magma menyembur ke langit, tsunami setinggi 100 meter akan mengguncang kawasan sekitar, benua baru akan terbentuk akibat dari magma yang keluar dari perut bumi dalam jumlah besar. kemudian akan menggabungkan Taiwan, Filipina, dan Hongkong yang dapat dikatakan adalah sebuah bencana terbesar abad ini.
Apa kata Dua Sisi ?
Beberapa orang dan para pengamat telah mencoba untuk menjelaskan kemampuan Long, dengan hipotesa bahwa pada saat bermimpi dirinya mencapai sebuah ketidaksadaran kolektif, yang merupakan sebuah kondisi pikiran bawah sadar teoritis yang diusulkan oleh psikiater dan psikoanalisis Carl jung. beberapa orang lainnya skeptis tentang firasatnya dan mengaitkan dengan kebetulan belaka, yang lainnya hanya mengklaim bahwa ini tidak benar, terlepas dari apa kebenarannya atau apa yang anda yakini, faktanya adalah bahwa buku tersebut diterbitkan pada tahun 1999 dan tidak pernah diedit setelah tanggal perilisan, hingga akhirnya berhenti dirilis dengan alasan tidak begitu laku. saat ini sangat sulit sekali menemukan salinan bekas buku ini karena dianggap sebagai barang langka dan paling banyak dicari oleh banyak kolektor di dunia. hingga saat ini ada juga yang menjual buku ini dengan harga 1000 USD, dan siapa yang tahu apa yang akan terjadi tentang letusan Gunung Fuji dan Gempa Bumi Kanagawa seperti yang diprediksi, namun mari kita berharap saja bahwa kali ini penulis buku ini salah prediksi.
Pantau terus yows..
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 