History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dua Sisi - 2024-11-13

  • 13 November, 2024

 

Adu Jotos, teriakan dan aksi Vandalisme sudah jadi budaya dalam dunia Politik Taiwan ? ( Part 1 ) 

 

Dua orang yang saling memegang kerah baju lawannya, umpatan kata-kata kasar dan aksi saling mendorong, merangkul, menarik, bahkan tidak jarang sindiran fisik atau personal yang terdengar cukup kasar yang harus berakhir dengan adu jotos dalam sebuah acara kenegaraan. mengapa Legislatif Yuan Taiwan begitu nakal, perkelahian yang terus terjadi antar anggota parlemen menjadi sebuah dilema sosial. apakah ini sudah menjadi sebuah kombinasi budaya politik lokal dan usia politik partai Taiwan yang relatif muda dalam mempraktekkan asas demokrasi ? 

Bagi anda yang pernah berdomisili di Taiwan atau kerap mengikuti perkembangan dunia politik di pulau Formosa ini tentu akan pernah menyimak sebuah muatan berita yang melihatkan sekumpulan orang yang tengah berkumpul di kantor Legislatif negara saling adu jotos, membanting atau melemparkan berbagai benda seperti botol minuman, kursi, meja dan lain sebagainya. orang-orang ini bukan warga biasa loh, mereka adalah para anggota legislatif yang ditunjuk oleh warga untuk mewakili suara rakyat agar dapat membawa negara ini menjadi lebih baik. 

Tawuran di dalam ruang kenegaraan ? bentuk kekerasan adalah tindak tanduk yang tidak dapat dicontoh dan tidak dapat menyelesaikan berbagai masalah, terlebih dalam sebuah tatanan negara yang berasaskan demokrasi, namun mengapa hal ini bisa terus terjadi bahkan hingga saat ini ? apakah kekerasan para anggota legislatif adalah sebuah produk akhir dari budaya politik di negara ini, perkembangan sistem politik yang tengah marak demi memperebutkan sebuah visi ataupun misi untuk membawa negara ini menjadi lebih baik, apakah ini sebuah bentuk demokrasi yang baru, ketidakseimbangan antara kekuasaan dan kurangnya kepercayaan antar partai yang menormalisasikan sebuah jotos lebih mudah untuk menyampaikan pesan ketimbang pesan oral. kali ini mari kita lihat dan kupas sebuah fenomena unik yang terjadi di Taiwan, sebuah konflik yang tengah terjadi dalam praktek berdemokrasi. 

Dilansir dari Taipeitimes.com yang menyatakan Tawuran di badan Legislatif apakah menjadi sebuah aksi yang memalukan bagi Taiwan ? pertikaian di badan Legislatif sudah menjadi sebuah tradisi turun temurun bagi para politisi ini, perhatian internasional terhadap praktik ini pun menjadi sebuah tontonan yang mencengangkan bahkan tidak sedikit pengamat yang menyebutnya sebagai “ Aib bagi Taiwan “, pada tahun 1995, badan Legislatif Taiwan dianugerahi sebuah Hadiah Nobel Perdamaian karena “ menunjukkan bahwa politisi lebih banyak mendapatkan keuntungan dengan cara memukul “, saling menendang dan mencungkil kepala orang lain akan lebih baik ketimbang melawan musuh dari bangsa lain. 

BBC menulis dalam sebuah laporannya pada tahun 2017 yang menyatakan bahwa “ Meskipun perkelahian di gedung parlemen kadang-kadang terjadi di negara lain, namun Legislatif Yuan Taiwan terkenal dengan hal tersebut “. Artikel Washington Post menunjukkan bahwa telah terjadi 240 perkelahian di dalam gedung Legislatif Taiwan yang terhitung dari tahun 1987 hingga 2019. 

Sebetulnya para anggota Legislatif ini meributkan perkara apa sih ? 

 

Bersambung di pekan depan, pantau terus yows.. 

Penyiar

Komentar