Atlet Nasional jadi musuh publik ? ( part 3 )
Bermula dari sebuah pertandingan Nasional Taiwan di tahun 2017, Taipei Summer Universiade yang ke 29, bagi mayoritas atlet berlaga di gawang sendiri adalah sebuah kebanggaan bagi diri sendiri, atau bahkan menjadi sebuah mandat untuk menghadiri pertandingan ini adalah sebuah penghargaan tertinggi dalam mewakili berbagai ajang disiplin. seperti kebanyakan atlet nasional lainnya, duo kakak-beradik ini pun turut mendaftarkan dan berkomitmen untuk berlaga dengan optimal di ajang pertandingan ini dengan sesi kompetisi untuk berlaga di kompetisi ganda putri, tunggal putri dan ganda campuran.
di waktu yang bersamaan ajang Internasional US Open di tahun 2017 pun turut berlangsung, dengan begitu regu ganda campuran bagi duo kakak-beradik ini akan bertabrakan jadwalnya dengan pertandingan perdana ganda putri di Taipei Summer Universiade. apakah ini sebuah kebetulan ? 3 bulan sebelum kompetisi ini dimulai, duo kakak-beradik ini berkomitmen bahwa mereka berdua akan hadir dalam Taipei Summer, dan atlet Xie Zheng Peng sudah menawarkan dirinya untuk maju menggantikan mereka berdua untuk Taipei Summer untuk berlaga. namun duo kakak-beradik ini memastikan bahwa jadwal pertandingan tidak akan berubah dan menyatakan untuk siap hadir dalam pertandingan di Taipei. ganda campuran berhasil menang dan maju ke babak berikutnya berkat Xie Zheng Peng dan Zhan Yong Ran, Zhan Yong Ran mempublikasikan bahwa dirinya dehidrasi dan tidak dapat bertanding untuk kompetisi selanjutnya. teman satu tim ganda campurannya Xie Zheng Peng bingung harus berbuat apa, ketika sudah menang masuk ke semifinal dan harus disudutkan dengan berita yang mengejutkan seperti ini. katanya sakit, tapi siapa sangka Zhan Yong Rang keesokan harinya muncul dan siap berlaga di US Open hanya dalam kurun waktu 20 jam saja.
Duo kakak beradik ini berhasil mendapatkan piala emas US Open 2017, sebuah prestasi yang luar biasa bukan ? namun terkait Taipei Summer ? apa kabarnya ? dari rentetan peristiwa inilah maka rasa kepercayaan publik terhadap duo kakak-beradik ini menjadi semakin meningkat, bahkan ketika mereka berdua maju ke podium untuk menerima piala emas US Open saja banyak netizen yang berkomentar “ tidak dapat memberikan selamat “, “ terlalu egois “, DLL. banyak yang beranggapan bahwa mereka berdua terlalu serakah untuk bertanding dimana saja, apakah itu semua demi uang atau nama ? banyak juga yang beranggapan bahwa rencana untuk pura-pura sakit di Taipei Summer ini sudah dijadwalkan jauh-jauh hari agar dapat meloloskan dirinya untuk pergi ke Amerika dan bertanding di US Open dengan adik kandungnya. ataupun bahkan Wakil Kepala Asosiasi Tenis Taiwan tidak kembali menggebrak meja atas tindakan kedua kakak-beradik ini sembari meneriakkan “ Terimalah keputusan ini, bawa harum nama negara “ ?
Tidak lama setelah insiden US Open ini, Zhan Yong Ran mencuitkan sebuah pernyataan via laman Facebook pribadi miliknya dengan dalih bahwa keputusan untuk tidak dapat berlaga di Taipei Summer dan berangkat ke Amerika Serikat adalah keputusan dan rekomendasi dari dokter dan tim medis, logiskah ? Orang tua kandung dari keluarga Zhan adalah orang-orang yang memiliki banyak pengaruh di dalam ATT, selain itu juga ibu kandung yang memiliki banyak kolega di berbagai lembaga pemerintahan, media, perusahaan besar, DLL. maka dari itu tidak heran apabila keputusan yang diambil oleh mereka dapat dengan mudahnya menjadi sebuah hal yang dapat dimaklumi bagi instansi dan aparat. prestasi ada, nama harum ada, tapi tidak loyal dan mengatasnamakan negara dalam membawa prestasi bertanding di atas dari segalanya ? membawa nama bangsa di kalangan internasional juga udah, lalu kenapa publik masih tetap nggak suka dengan keberadaan mereka berdua ?
Pantau terus yows..
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 