History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dua Sisi - 2024-07-31

  • 31 July, 2024

Apa itu Nth Room Case ( Part 3 ) 

 

Meskipun pihak yang berwajib kesusahan dalam mencari informasi pengguna ruang obrolan tersebut dari Telegram dan tendensi akun duplikat dalam ruang ini juga dirasa cukup tinggi, namun diperkirakan konten pornografi dari para korban ini dibagikan kepada para pengguna dengan jumlah 60.000 hingga 100.000 akun pengguna. 

 

~ Siapa yang ada di Neraka Cyber 

 

Film dokumenter ini mencakup berbagai wawancara, salah satunya adalah Kim Wan dan rekannya Oh Yeon Seo, yaitu dua jurnalis dari media Hankyoreh yang pertama kali melakukan liputan mendalam terkait Baksa dan Ruang Dokter. di dalam dokumentasi ini juga terdapat sebuah tim yang bernama Team Flame, ini adalah sebuah nama kode untuk duo jurnalis mahasiswa yang pertama kali menulis terkait keberadaan Godgod dan Nth Rooms. selain itu juga masih ada seorang pelapor yang dijuluki dengan nama “ Joker “ yang selalu intens berbagi rincian data penting terkait Baksa kepada Kim dan Oh. selain itu masih ada Chang Eun Jo dan Choi Kwang Il dari SBS Story ( sebuah program jurnalisme investigatif populer yang ditayangkan oleh stasiun TV Korea Selatan ). selain itu, detektif kejahatan dunia maya di berbagai lembaga kepolisian juga ditampilkan yang menjelaskan bagaimana mereka menyelidiki hingga akhirnya dapat menangkap Moon dan Cho. 

 

~ selesai sampai disini kah ? 

 

Pada akhir tahun 2020, sebanyak 3757 orang telah ditangkap oleh pihak yang berwajib dan 245 orang telah dipenjara atas kasus Nth Room, dengan umur rata-rata dari setiap tersangka adalah 21 tahun. Hankyoreh juga telah menyiapkan berbagai arsip kejahatan seks digital termasuk juga bagan organisasi tersangka utama yang terkait dengan kasus ini. 

 

Demi menanggapi kasus Nth Room, Komite khusus yang menentang eksploitasi seksual Telegram pun telah diutus demi menyelidiki dan menanggapi berbagai masalah terkait eksploitasi seksual. selain itu Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul juga telah menawarkan tuntutan hukum kepada para korban Nth Room. berdasarkan hukum Korea, korban kejahatan secara umum berhak menerima bantuan dukungan dalam berbagai bentuk, misal finansial, psikologis dan hukum dari pemerintah demi memulihkan diri serta penyesuaian dalam kehidupan sehari-hari di masa mendatang. 

 

Mulai tahun 2020, Majelis Nasional Korea Selatan mengesahkan serangkaian UU yang dipercaya dapat membantu mencegah agar kejadian ini tidak terulang kembali. beberapa diantaranya termasuk peningkatan hukuman penjara serta denda untuk berbagai jenis kejahatan seksual serta amandemen yang dapat menghukum sang pelaku yang melakukan kejahatan tersebut antara lain : membeli, memiliki, menyimpan, atau menonton konten seksual yang direkam secara ilegal dengan hukuman maksimal tiga tahun penjara tambah denda sebesar 30 juta Won ( setara dengan 24.000 USD ) 

 

Meskipun langkah-langkah ini seharusnya menjadi sesuatu yang dapat diambil hikmahnya oleh para korban kasus Nth Room, namun jurnalis the Hankyoreh Oh Yeon Seo menuliskan bahwa para korban yang masih sibuk mencoba untuk menghapus materi eksploitasi seksual yang muncul kembali secara acak. dalam dunia Media Sosial, upaya mereka dalam menghapus tidak dapat mengimbangi kecepatan peredaran dari video yang sudah tersebar diluar sana. meskipun kedua dalang Moon dan Cho serta masih banyak lagi para pelaku yang terkait Nth Room telah ditangkap. seperti yang telah dicatat dalam film dokumenter milik Netflix, pada akhirnya video seksual eksplisit yang mereka peroleh dari korbannya masih dijual di seluruh dunia melalui platform pesan instan dan web gelap hingga saat ini. 

 

Pantau terus yows.. 

Penyiar

Komentar