History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dua Sisi - 2024-04-10

  • 10 April, 2024

Di Hongkong mulai ngga ada orang Hongkong ? pada kemana kah mereka ? ( part 3 ) 

 

Dilansir dari WIKI, pada bulan Juni tahun 2019, Presiden Taiwan Tsai Ing Wen memberikan respon terhadap insiden ini dengan memberikan dukungan kepada jutaan pengunjuk rasa dan mengatakan bahwa selama dirinya masih menjabat menjadi Presiden Taiwan, bahwa prinsip 一國兩制  atau yang dikenal sebagai satu negara, dua sistem tidak akan pernah menjadi pilihan bagi masa depan Taiwan. Kemudian setelah penangguhan RUU ekstradisi, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengkritik pemerintah Hong Kong karena telah menggunakan keengganan Taiwan untuk mengekstradisi tersangka kasus pidana yang digunakan pemerintah Hong Kong untuk membenarkan RUU ekstradisi. Menteri Luar Negeri Tiongkok Wu Zhao Zheng mengatakan bahwa Taiwan akan angkat bicara jika pemerintah Tiongkok atau Hongkong mencoba menekan pengunjuk rasa dengan kekerasan, dan bahwa komunitas internasional tidak boleh mentolerir tindakan keras Beijing terhadap protes tersebut. 

Tidak hanya bentuk dukungan ini saja, namun dari sisi budaya, kultur dan latar belakang, warga hongkong dirasa cukup mirip dalam beberapa faktor diatas, maka dari itu Taiwan pun menjadi opsi destinasi migrasi warga Hong Kong juga. Dilansir dari data National Immigration Agency Taiwan yang menjabarkan terhitung dari tahun 2016 hingga 2021 jumlah warga Hong Kong yang tinggal dan menetap di Taiwan pun meningkat secara drastis, antara lain :

2019 sebanyak 5858 warga Hong Kong yang sudah mendapatkan ARC Taiwan, 2020 10.813 orang yang mendapatkan ARC Taiwan, dan 2021 sebanyak 11.173 warga Hong Kong yang sudah mendapatkan ARC. dari data diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun saja, terdapat lebih dari 27.000 warga Hong Kong yang sudah menetap di Taiwan.

Apakah mereka betah tinggal di Taiwan ? 

Kemampuan berbahasa warga Hong Kong adalah sesuatu yang luar biasa, mereka sedari usia dini sudah fasih berkomunikasi dalam berbagai bahasa termasuk bahasa mandarin dan inggris, maka dari itu ketika warga Hong Kong datang ke Taiwan mereka hampir tidak memiliki kendala untuk hidup berdampingan dan berkomunikasi dengan warga lokal. Akan tetapi visa tinggal yang diajukan mengharuskan mereka untuk memiliki perusahaan yang siap menjadi sponsor untuk mempekerjakan mereka ataupun visa investasi sebagai tujuan pengajuan visa tinggal mereka. Maka dari itu tidak heran warga Hong Kong harus menjual berbagai aset dan properti agar mereka dapat tinggal di berbagai negara termasuk Taiwan. 

Setelah menetap dan bekerja di Taiwan, menurut data dari NIA Taiwan, hanya 3-5% dari jumlah populasi warga Hong Kong di Taiwan yang lolos kriteria untuk mendapatkan naturalisasi sebagai warga negara Taiwan. Ketatnya pengajuan kewarganegaraan Taiwan ini membuat mereka harus bekerjasama dan kooperatif semasa pengajuan seperti prosedur administrasi, investigasi serta verifikasi berlapis, atau mengharuskan untuk tinggal selama durasi yang telah ditentukan untuk mendapatkan naturalisasi (minimal 5 tahun). Terdapat tiga jenis visa yang dapat diajukan bagi warga Hong Kong untuk dapat menetap di Taiwan, antara lain adalah investasi, studi, dan skill profesional. Bedakan pengajuan ijin tinggal dengan naturalisasi, apabila sudah memiliki konsep yang berbeda terkait pengajuan ini maka dapat kita bahas sesuai dengan hukum yang berlaku. 

Badan negara yang memiliki akses untuk memverifikasi perihal imigrasi berada di bawah dari naungan NIA Taiwan, proses dan protap yang mereka gunakan untuk mengatur warga Hongkong tidak sama dengan warga asing lainnya, hingga saat ini masih belum memiliki SOP standar yang dapat digunakan di setiap kasus pengajuan, gamblangnya adalah ada yang dapat dan ada yang tidak dapat. 

Mengapa alasannya ? menurut Hukum Konstitusi Taiwan, meskipun warga Hong Kong dan Macau tidak memiliki hak pendaftaran rumah tangga (Kartu Keluarga) namun mereka tetap dianggap sebagai “ Citizens of our Country “ atau dengan kata lain adalah warga negara Taiwan juga. Maka dari itu, apabila ada pengajuan ijin tinggal untuk warga Hong Kong maka tidak dapat menggunakan standar pengajuan ijin tinggal yang diterapkan bagi warga asing lainnya. Maka dari itu tidak heran apabila naturalisasi yang diberikan oleh pemerintah Taiwan kepada warga Hong Kong terkadang tidak terlepas dari kondisi politik internasional, perbedaan antar selat, ataupun kasus unik yang dapat memiliki hasil akhir yang cukup berbeda. Karena semua ini telah diatur dalam Konstitusi Taiwan. 

Kembali ke Hongkong ? 

Dengan begitu banyaknya warga Hong Kong yang memilih untuk migrasi ke negara lain, maka tidak heran apabila krisis SDM menjadi cepat dan tidak terkendali, adapun pemerintah Hong Kong telah merilis berbagai program demi menarik perhatian skill professional untuk datang dan tinggal di Hong Kong. banyak pengamat menyatakan bahwa program ini digencarkan demi menggaet lebih banyak warga Tiongkok untuk tinggal dan menetap di Hong Kong, dan prediksi bahwa di masa mendatang Hong Kong akan dipenuhi oleh warga Tiongkok. 

 

pantau terus yows.. 

 

Penyiar

Komentar