(Taiwan, ROC) --- Menjelang Festival Perahu Naga, Taman Millennium Pingtung mengadakan lomba perahu naga pada Sabtu sore (24/5). Uniknya, peserta tidak mendayung di air melainkan berkelompok 5 orang menaiki perahu naga yang ditiup dan berlari menggunakan kaki mereka. Sebelum mencapai garis finish, mereka harus merebut bendera terlebih dahulu. Warga mengatakan ini sangat menarik karena berbeda dari lomba perahu naga tradisional.
Sementara di Desa Zhutian ada perahu naga beroda empat, di mana peserta tidak hanya harus meluncur ke garis finish dengan kaki mereka, tetapi juga harus menghabiskan bakcang dan minuman sebelum melanjutkan perjalanan.
Perahu naga unik ini tidak hanya menciptakan topik pembicaraan tetapi juga menambah semarak suasana festival.
Saat peluit berbunyi, para peserta menaiki perahu naga yang ditiup saling bekerja sama mendorong ke depan dengan penuh semangat.
Jika diperhatikan, perahu naga hadir dalam beberapa warna, oranye, kuning, dan ungu, berlomba-lomba di atas rumput.
Saat mencapai garis finish, seperti perahu naga yang meluncur di air, mereka tidak lupa merebut bendera.
Pada Sabtu kemarin (24/5), Taman Qianxi Pingtung dipenuhi banyak orang yang berpartisipasi dalam lomba Perahu Naga Darat, dengan masing-masing tim beranggotakan lima orang.
Masih di Pingtung, Desa Zhutian juga memiliki kendaraan roda empat yang dihias dengan gambar naga di bagian depan dan belakangnya sebagai perahu naga darat.
Para peserta meluncur dengan menggunakan kaki mereka, dan sebelum mencapai garis finish, mereka harus menghabiskan bakcang dan minuman terlebih dahulu sebelum bisa melanjutkan ke garis finish.
Menjelang Festival Perahu Naga, berbeda dari lomba perahu naga tradisional, perahu naga darat ini tidak hanya sesuai dengan perayaan tetapi juga penuh kreativitas, dan berhasil menciptakan topik pembicaraan yang menarik.






