History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menjelang Festival Perahu Naga, Banyak Bisnis Kuliner Berinovasi untuk Meraih Peluang Bisnis

  • 27 May, 2025
Kedai RTISI
Menjelang Festival Perahu Naga, Banyak Bisnis Kuliner Berinovasi untuk Meraih Peluang Bisnis 圖/Rti

(Taiwan, ROC) --- Menjelang Festival Perahu Naga, berbagai bisnis kuliner berlomba-lomba menciptakan inovasi untuk merebut peluang bisnis. Mereka bahkan mengubah kesan tradisional dari bakcang untuk menarik pelanggan. Beberapa pengusaha mengubah mochi daifuku buah menjadi bakcang buah, atau membuat jeli dengan berbagai buah di dalamnya.

Ada juga yang menggabungkan bakcang dengan makanan penutup dingin, menciptakan dessert yang manis dan dingin. Inovasi ini berhasil menarik minat masyarakat untuk mencoba.

Dengan meletakkan sebutir puding utuh dan ditaburi gula, lalu dipanggang dengan api bersuhu tinggi. Di musim panas yang terik ini, orang-orang tidak hanya bisa menyegarkan diri di toko es, tapi selama periode Festival Perahu Naga, mereka juga bisa menikmati bakcang dengan rasa manis dan dingin.

"Kami pernah mencoba (es bakcang) sekali, rasanya enak, dengan tekstur yang kenyal," ujar salah satu warga.

Dengan mengandalkan menu edisi terbatas dan kreativitas untuk memuaskan dahaga musim panas, mereka juga memperkenalkan Festival Perahu Naga kepada warga asing.

Salah seorang pemilik toko es, Mr. Liao (廖先生) mengatakan, "Ada beberapa (pelanggan) yang datang dari tempat yang jauh, khusus untuk mencicipi es bakcang kami. Untuk pelanggan asing, tentu kami ingin memperkenalkan kepada mereka makanan lokal Taiwan kami, termasuk berbagai dessert es, agar mereka mengenal budaya kami."

Sirup yang dituangkan di atas es bakcang mengeluarkan aroma manis yang berlapis-lapis. Ini adalah hasil dari pengolahan terus-menerus yang dilakukan oleh pengusaha, dengan tujuan untuk mengubah stereotip Festival Perahu Naga.

Kebetulan, pengusaha lain juga bereksperimen dengan bakcang. Mereka mengubah mochi daifuku menjadi bakcang buah, dengan mengisi daifuku dengan pasta kacang hijau dan buah segar, lalu membungkusnya dengan hati-hati menggunakan daun bakcang. Hal ini membuat banyak orang terkejut ketika membukanya.

Pengusaha toko mochi daifuku mengatakan, "Pelanggan ingin merasakan suasana festival, jadi saya terpikir untuk menggunakan daun bambu segar untuk membungkus seperti bakcang. Perusahaan-perusahaan sangat menyukainya."

Peluang bisnis Festival Perahu Naga sangat kompetitif. Beberapa pengusaha mengubahnya menjadi dessert es atau menggabungkannya dengan buah dan agar-agar.

Ada juga toko yang membuat jeli dengan setidaknya tiga jenis buah di dalamnya, menargetkan pelanggan vegetarian. Setiap bisnis menggunakan strategi unik mereka sendiri untuk membuat produk mereka menonjol, memanfaatkan suasana festival untuk meraih peluang bisnis Festival Perahu Naga.

Penyiar

Komentar