(Taiwan, ROC) --- Berdasarkan data kunjungan wisatawan yang dirilis oleh Ditjen Pariwisata Kementerian Transportasi dan Komunikasi untuk paruh pertama tahun 2024, Distrik Anping di Tainan muncul sebagai tujuan paling populer di antara 20 wilayah administratif Taiwan, menarik 10,49 juta pengunjung dari Januari hingga Juni.
Benteng Kuno Anping yang berusia 400 tahun memikat hati para wisatawan dengan pesona kota tuanya.
Benteng Kuno Anping adalah salah satu spot yang tepat untuk melihat situs-situs bersejarah. Selain itu, masih ada banyak makanan lezat yang membuat orang ingin terus berkunjung, dan ada toko-toko tua yang berjejer menjajakan benda lokal khas setempat.
Kota kuno Anping di Tainan bukan hanya menawarkan kuliner lezat di jalanan tua, tetapi juga Benteng Anping yang dibangun tahun 1624 dan suasana tenang di pesisir pantai, yang bias membawa pengunjung kembali ke masa lalu yang penuh memori indah.
Kuil Chaotian di Beigang, Yunlin, yang selesai dibangun pada tahun 1694, juga memancarkan suasana kuno yang berbeda dengan Anping.
Antusiasme dan semangat "Festival Mazu" di bulan Mei tidak hanya menggerakkan hati para penganut, tetapi juga menyentuh hati para wisatawan mancanegara. Pada paruh pertama tahun ini, 8,51 juta orang berziarah ke Beigang.
Selain itu, terdapat beberapa tempat wisata lain yang juga mencuri hati para wisatawan. Jalan Tua Lukang di Changhua mencatat 8,33 juta kunjungan dalam enam bulan terakhir, menjadi tujuan wisata favorit baru bagi wisatawan domestik dan mancanegara.
Menyusul di belakangnya adalah Pasar Malam Jalan Budaya Chiayi dan Kuil Wu De di Beigang, Yunlin, yang masuk dalam daftar lima besar.
Destinasi wisata yang populer pada semester pertama tahun ini sangat berbeda dengan tiga besar tahun lalu. Ditjen Pariwisata menilai bahwa hal ini disebabkan oleh Festival Lampion di Anping, Tainan, dan prosesi keagamaan Mazu yang menarik banyak wisatawan untuk beribadah di Kuil Chaotian Beigang.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa tiga besar pada paruh pertama tahun 2024 semuanya adalah kota kuno yang usianya sudah mencapai satu abad lebih. Jelas bahwa preferensi wisatawan terhadap destinasi wisata di Taiwan telah mengalami perubahan yang signifikan dalam waktu singkat.






