History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perebutan Daya Komputasi AI Nvidia, Daftar Penerima Pertama "Taipei-1" Diumumkan

  • 11 July, 2024
Kedai RTISI
Perebutan Daya Komputasi AI Nvidia, Daftar Penerima Pertama "Taipei-1" Diumumkan

(Taiwan, ROC) --- Harga saham Nvidia terus meroket berkat gelombang AI. Namun demikian, baru-baru ini analis yang dilakukan oleh bank investasi Wall Street kembali  menurunkan peringkat investasi Nvidia. Hal tersebut sontak saja menarik perhatian pasar.

Namun, superkomputer AI "Taipei-1" Nvidia di Taiwan, yang diperkirakan akan menyediakan daya komputasi selama dua setengah tahun senilai US$400 juta, telah menarik aplikasi dari kalangan industri, pemerintah, akademisi, dan penelitian.

Kementerian Urusan Ekonomi baru-baru ini juga mengumumkan daftar pelamar yang disetujui.

CEO NVIDIA, Jensen Huang (黃仁勳) mengatakan, “Kami akan terus memperluas infrastruktur AI di Taiwan. Tentu saja, kami memiliki Taipei-1, dan kami akan terus meningkatkan skalanya.”

"Taipei-1", yang disebut oleh Jensen Huang, adalah superkomputer AI terbesar di Taiwan. Nvidia menyediakan 25% dari daya komputasinya secara gratis, yang dapat diajukan oleh perusahaan dan universitas di Taiwan. Tim-tim terpilih pertama telah diumumkan secara resmi.

Platform server DGX H100 yang lebih bertenaga telah dipilih oleh Aliansi Chip AI Taiwan dan proyek TAIDE Dewan Sains dan Teknologi Nasional.

Platform OVX terkuat kedua diberikan kepada proyek "Digital Twin untuk Pengisian Tanur Tinggi" China Steel Corporation.

Proyek "Pabrik Cerdas Metaverse dan Aplikasi Robot AI Generatif" Institut Penelitian Teknologi Industri juga telah lulus tinjauan.

Setiap tim akan memiliki akses selama enam minggu semenjak Juli hingga September tahun ini.

Analis Semikonduktor Senior, Chai Huan-hsin (柴煥欣) mengatakan, “Salah satu platform yang tersedia menggunakan chip H100. Saat ini, platform ini dianggap sebagai produk server kecerdasan buatan yang sangat canggih.”

Divisi Teknologi Industri Kementerian Urusan Ekonomi menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya pemerintah berhasil membujuk perusahaan asing untuk berbagi daya komputasi AI dengan Taiwan.

Nvidia diperkirakan akan menyediakan layanan ini selama dua setengah tahun, dengan nilai total diperkirakan mencapai NT$400 juta.

“Tahun ini (Nvidia) terus meluncurkan B100 dan B200, bahkan GB200. Sebagai perbandingan, setelah tahun depan, (yang ada) tidak akan lagi menjadi pusat komputasi kecerdasan buatan yang terdepan,” lanjut Chai Huan-hsin.

Meskipun Nvidia terus menjadi perbincangan hangat di pasar, tetapi baru-baru ini, seorang analis menurunkan peringkat investasinya dari "beli" menjadi "netral".

Analis tersebut berpendapat bahwa lonjakan harga saham Nvidia selama dua tahun terakhir secara bertahap sejalan dengan valuasinya. Ke depannya, analis tersebut lebih optimistis terhadap AMD dan TSMC.

Analis, Chen Wu-jie (陳武傑), mengatakan, “Gelombang pertama pengembangan AI secara keseluruhan difokuskan pada server, dan saat ini Nvidia tampaknya mendominasi bidang ini. Namun, untuk gelombang kedua pengembangan AI PC, penantang terbesar bagi dominasi Nvidia, adalah AMD.”

Sebagai primadona di dunia AI, setiap gerakan Nvidia memengaruhi sentimen pasar dan menentukan ke mana arah revolusi kecerdasan buatan ini.

 

 

Penyiar

Komentar