History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

CEO Pegatron Menyatakan Dukungan Terhadap Tenaga Nuklir, Ketua PSMC Mendukung: Harus Dianggap Sebagai Energi Hijau

  • 10 May, 2024
Kedai RTISI
CEO Pegatron Menyatakan Dukungan Terhadap Tenaga Nuklir, Ketua PSMC Mendukung: Harus Dianggap Sebagai Energi Hijau

(Taiwan, ROC) --- CEO Pegatron, Tung Tzu-hsien (童子賢), baru-baru ini secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tenaga nuklir. Pendapat dari pelaku industri semikonduktor lainnya pun turut menarik perhatian.

Saat menghadiri acara peluncuran Dewan Nasional Sains (NSTC) pada Selasa kemarin (7/5), Ketua PSMC (Powerchip Semiconductor Manufacturing Corporation), Frank Huang (黃崇仁), ditanya mengenai pandangannya terhadap dukungan Tung Tzu-hsien terhadap tenaga nuklir.

Frank Huang menyatakan bahwa dia juga mendukung penggunaan tenaga nuklir dan menekankan bahwa tenaga nuklir seharusnya dianggap sebagai energi bersih.

Meskipun mungkin akan memakan waktu lama untuk membangun kembali PLTN ke-4, dia mendukung perpanjangan masa operasi PLTN kedua dan ketiga.

Para teknisi Taipower sibuk melakukan perbaikan dan pemeriksaan, khawatir peralatan mengalami masalah lagi. Pada Senin (6/5), seorang kontraktor yang bekerja di kawasan Bandara Taoyuan merusak tiang listrik saat pengerjaan konstruksi, yang kemudian menyebabkan pemadaman listrik besar-besaran di Taoyuan. Hal ini serta merta memengaruhi 257 rumah tangga.

Meskipun listrik telah pulih setelah perbaikan sepanjang malam, tetapi dalam dua minggu terakhir, Taoyuan sudah mengalami pemadaman listrik hingga 20 kali. Insiden di atas jelas saja memicu kekhawatiran terus-menerus terkait apakah Taiwan sedang menghadapi masalah kekurangan listrik.

Baru-baru ini, Tung Tzu-hsien telah beberapa kali menyatakan dukungannya terhadap energi nuklir di depan kamera. Dia menyarankan agar pemerintah memperpanjang masa operasi PLTN kedua dan ketiga, sementara PLTN pertama dan keempat dibongkar, kemudian menggantinya dengan reaktor OL3 dari Finlandia.

Dengan demikian, persentase pembangkitan listrik tenaga nuklir dapat meningkat menjadi 30%-32%, sementara tarif listrik rata-rata dapat turun sebesar 30%.

Pandangan Tung Tzu-hsien ini kemudian menarik perhatian industri semikonduktor lainnya yang turut memberikan dukungan mereka.

Bulan lalu, Ketua PSMC, Frank Huang berbicara dalam pertemuan tertutup dengan Presiden terpilih William Lai (賴清德), dan kemudian membagikan pandangannya.

Pada tanggal 7 Mei 2024, saat menghadiri acara peluncuran Dewan Nasional Sains, Frank Huang menyatakan bahwa tenaga nuklir seharusnya dianggap sebagai energi bersih.

Pembangunan kembali PLTN keempat mungkin akan memakan waktu lama, tetapi dia mendukung perpanjangan masa operasi PLTN kedua dan ketiga.

Jika Taiwan kekurangan listrik, maka dampak terbesar akan dirasakan oleh peralatan litografi ultraviolet ekstrem (EUV) milik TSMC dan pusat data AI yang membutuhkan banyak listrik.

Rencana pasokan listrik awalnya tidak mempertimbangkan kebutuhan ini. Namun, Frank Huhang mendukung pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir skala kecil yang dapat dibangun dan dikelola oleh perusahaan swasta, dan bukan oleh Taipower.

Dengan mempertimbangkan industri semikonduktor, kendaraan listrik, dan bahkan AI yang belum sepenuhnya diperhitungkan, kekurangan listrik dapat menjadi masalah serius. Semua sektor ini akan terpengaruh dan mungkin pindah ke luar negeri. TSMC juga telah merelokasikan sebagian operasinya.

Kekurangan listrik dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi, kehidupan masyarakat, dan industri. Hal ini tidak hanya memengaruhi konsumsi listrik masyarakat, tetapi juga merupakan tantangan besar untuk memastikan penggiat industri memiliki keyakinan terhadap pasokan listrik.

 

Penyiar

Komentar