(Taiwan, ROC) --- Kementerian Perhubungan (MOTC) merilis data terbaru memperlihatkan bahwa ada sekitar 1.039 warga yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas semenjak bulan Januari hingga April 2023.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, maka angka tahun ini meningkat pesat, yakni 47,6%.
Menanggapi hal ini, MOTC menyampaikan bahwa kecelakaan lalin yang diakibatkan pelanggaran lalu lintas oleh pengendara kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, masih terbilang cukup dominan.
Namun demikian, faktor pejalan kaki yang melanggar aturan di jalan juga sering terjadi. Oleh karena itu, MOTC akan memperkuat sosialisasi bagi pejalan kaki, terutama saat mereka hendak menyeberang jalan. Di samping itu, MOTC juga akan memberlakukan denda bagi pejalan kaki yang sembarang menyeberang jalan atau bermain handphone saat melintasi zebra cross.
Staf patroli lalin Ruifang, Su Jun-he (蘇俊和) mengatakan, “Tersedia tombol penyeberangan bagi pejalan kaki saat di jalan raya. Seharusnya aktif membuka jalur cepat.”
Di persimpangan jalan sebenarnya terdapat tombol khusus bagi pejalan kaki yang hendak menyeberang. Namun, masih banyak pejalan kaki yang mengaku tidak kelihatan.
Semenjak bulan Januari tahun 2023 hingga bulan April, ada sekitar 134 pejalan kaki yang meninggal dunia karena kecelakaan lalin. Jika dibandingkan dengan data tahun lalu, maka angka tahun ini bertambah 12 orang, atau dengan kata lain meningkat 9,8%. Hampir setengahnya insiden kecelakaan tersebut di persimpangan jalan.
Dan insiden kecelakaan yang terjadi pada bulan April berjumlah 31 orang. Jika dibandingkan dengan data sebelumnya, maka angka di atas bertambah 10 orang, atau dengan kata lain meningkat 47,6%.
Taoyuan menjadi kota yang memiliki peningkatan terbanyak, yakni bertambah 5 orang.
MOTC merilis berbagai aturan guna menekan angka kecelakaan yang ada. Salah satunya adalah menaikkan jumlah denda hingga NT$ 3.600.
Sekjen Komite Keselamatan Lalin, Huang Yung-kuei (黃運貴) mengatakan, “Pengemudi mobil dan motor masih menjadi mayoritas. Namun, kami juga melihat adanya pejalan kaki yang tidak mengindahkan peraturan rambu lalin atau petunjuk arah. Pelanggaran seperti sembarangan menyeberang juga memiliki andil tertentu.”
Sebelum menyeberang jalan, maka pejalan kaki diminta untuk benar-benar memperhatikan kondisi jalan. Semenjak bulan Januari tahun ini hingga April, ada hampir 133.972 kasus kecelakaan lalin yang terjadi. Dari angka di atas, ada 1.039 korban yang dinyatakan meninggal dunia. Atau dengan kata lain meningkat 6,3%. Angka ini menjadi yang terbanyak dalam 6 tahun belakangan.
Pada musim ketiga tahun ini, MOTC akan memperkuat razia dan sosialisasi kepada para pejalan kaki.
Dan mulai 30 Juni 2023, bagi pengendara mobil dan sepeda motor yang melewati garis zebra cross saat ada pejalan kaki yang lewat, maka akan dikenakan denda maksimum NT$ 6.000.
Penerapan berbagai aturan yang ada diharapkan dapat menghapus stigma bahwa Taiwan adalah neraka bagi pejalan kaki.







