(Taiwan, ROC) --- Suhu udara di kawasan Tainan dan Kaohsiung terpantau panas dengan matahari bersinar terik. Bahkan Biro Klimatologi Sentral (CWB) merilis peringatan hawa panas di kedua kawasan di atas. Bagaimana tidak? Suhu udara di Kaohsiung dan Tainan mencapai 36C selama beberapa hari berturut-turut.
Warga di selatan Taiwan kemudian juga menyerbu makanan seperti es mangga untuk melepas dahaga di tengah teriknya sinar matahari.
Bahkan Biro Perlindungan Lingkungan Kota Kaohsiung mengirim personel mereka untuk membereskan sungai Fengshan, karena ikan-ikan di sungai tersebut diberitakan tewas karena hawa yang terlampau panas.
Suhu udara mulai panas, bagaimana cara menurunkan suhu yang terlampau terik. Tidak sedikit warga yang kemudian memilih untuk mengonsumsi makanan dingin, misal es.
Salah satu makanan favorit warga di kala musim panas tiba adalah es mangga. Tidak heran jika menu ini akan selalu dipesan oleh banyak orang.
Toko es di Tainan ini menghadirkan menu makanan yang menyegarkan, dengan cita rasa yang manis dan tentunya lezat. Es buah adalah menu yang senantiasa di pesan oleh para warga ketika musim panas tiba.
Kemudian masih ada produk es andalan dari Taisugar yang juga laris manis di tengah masyarakat.
Es ini terdiri dari aneka rasa, ada kacang merah, nanas, susu. Warga yang datang biasanya akan membeli beberapa.
Selain itu, juga masih ada produk es lainnya. Misal ini adalah makanan pendingin yang disajikan menggunakan kacang merak dan ragi. Banyak warga yang kemudian memesan dan mencoba produk ini.
Manajer Pemasaran Tian Chun-shang (田村上) mengatakan, “Es rasa jeruk Valencia ini. Jeruk Valencia ini tidak mudah ditemukan di seluruh Taiwan. Setiap hari berhasil (menjual) 150 es.”
Suhu udara di banyak kawasan Taiwan terpantau panas, tidak terkecuali dengan bagian selatan Taiwan. CWB menyampaikan, suhu udara di banyak kawasan Taiwan bahkan mencapai rekor tertinggi belakangan ini. Misal kawasan Beiliao, Tainan, suhu udara yang terpantau bahkan berada di kisaran 38C. Begitu juga dengan kawasan Dali di Taichung, dengan kisaran 37C.
Bahkan CWB merilis peringatan suhu panas di kawasan selatan Taiwan, mengimbau warga untuk senantiasa memperhatikan kondisi tubuh, agar tidak terserang dehidrasi.
Bahkan ikan-ikan yang berada di tengah Sungai Fengshan, Kota Kaohsiung, diberitakan tewas, karena tidak tahan dengan suhu yang terlampau tinggi. Biro Perlindungan Lingkungan Kota Kaohsiung akhirnya mengirim staf mereka untuk membersihkan aliran sungai.
Kepala Seksi Inspeksi Biro Perlindungan Lingkungan Kota Kaohsiung, Wang Jian-zhou (王健州) mengatakan, “Saat ini termasuk ke dalam musim kemarau, dan cuacanya sangat panas membuat suhu air meningkat. Oksigen yang di dalam air terlampau rendah, membuat kelompok ikan tewas.”
CWB mengimbau kepada masyarakat luas untuk senantiasa mengonsumsi air yang cukup, agar terhindar dari risiko dehidrasi. Bagi warga yang hendak keluar ruangan, maka diminta untuk mengenakan payung agar terhindar dari serangan hawa panas.







