History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

CECC Mengizinkan Vaksinasi Moderna Bagi Anak Usia 6-11 Tahun, Orang Tua: Anak-anak di Taiwan Hendak Dijadikan Tikus Percobaan?

  • 18 April, 2022
Kedai RTISI
CECC Mengizinkan Vaksinasi Moderna Bagi Anak Usia 6-11 Tahun, Orang Tua: Anak-anak di Taiwan Hendak Dijadikan Tikus Percobaan?

(Taiwan, ROC) --- Kasus penularan COVID-19 di dalam negeri semakin memanas. Hal ini mengakibatkan beberapa sekolah memutuskan untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar mereka.

Guna meningkatkan kekebalan tubuh bagi anak-anak, maka Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh otorisasi darurat untuk menyuntikan vaksin Moderna bagi anak-anak dengan rentang usia 6 hingga 11 tahun.

Keputusan CECC di atas ternyata mendatangkan rasa tidak puas dari banyak orang tua murid. Mereka menilai keputusan CECC terlampau cepat, mengingat AS belum menyetujui vaksinasi Moderna bagi anak-anak. Mereka menilai, keputusan CECC di atas seakan-akan hendak menjadikan anak-anak di Taiwan sebagai tikus percobaan.

Ahli kesehatan menyarankan agar CECC bisa menyusun daftar vaksinasi dengan dosis berbeda yang sebelumnya telah disesuaikan dengan umur setiap anak.

Jika anak memiliki penyakit kronis, misal asma, maka disarankan kepada orang tua untuk jangan terburu-buru menyuntikan vaksin kepada mereka. Diimbau kepada orang tua untuk melakukan evaluasi atau pengamatan khusus dengan tim dokter.

CECC mengumumkan bahwa anak-anak berusia 6-11 tahun dapat diberi suntikan vaksin Moderna, dengan takaran 1/2 dosis orang dewasa. CECC menambahkan, anak-anak 6 hingga 11 tahun dapat menerima 2 dosis vaksin Moderna, dengan jarak 4 minggu atau 28 hari.

Jadwal penyuntikan vaksin bagi anak-anak akan kembali dirapatkan dengan para ahli, sebelum mulai diberlakukan semenjak Rabu pekan ini.

Namun, keputusan CECC di atas mendapat penolakan dari banyak orang tua. Mereka menilai pengumuman CECC terlampau dini, mengingat negara seperti AS dan Jepang, baru mengizinkan penyuntikan vaksin Pfizer bagi anak-anak.

Saat ini, hanya Inggris dan Australia yang mengizinkan pemberian vaksin Moderna bagi anak-anak dengan jarak terpisah 12 minggu.

Banyak orang tua di Taiwan beranggapan bahwa anak-anak mereka hendak dijadikan tikus percobaan oleh CECC.

Direktur Rumah Sakit Anak-anak NTU, Huang Li-min (黃立民) mengatakan, “Saat ini adalah 50 mg. Anak berusia 6 hingga 11 tahun, kadarnya adalah 50 mg. Bagi anak berusia 11 tahun, mungkin tidak ada masalah, tetapi bagi anak berusia 6 tahun, sepertinya terlalu banyak. Sehingga pemerintah kita dapat kembali mendiskusikannya. Apakah dosisnya dibagi menjadi ke dalam 2 kategori, misal untuk anak usia 6 hingga 9 tahun dengan dosis tertentu dan anak usia 9 hingga 11 tahun dengan dosis berbeda. Jika kita mencemaskan adanya risiko miokardirtis, yaitu mereka yang berusia kecil diberikan dosis sedikit, dan mereka yang berusia lebih besar dapat diberikan dosis yang sebenarnya. Dengan demikian dapat mengurangi risiko miokarditis.”

Ahli Bedah Jantung Rumah Sakit Adventist, Lin Wei-wen (林謂文) mengatakan, “Selama anak-anak tidak mempunyai penyakit kronis atau sedang menderita penyakit tertentu. Atau memiliki alergi bawaan, atau ada penyakit bawaan yang serius, maka dapat dipertimbangkan untuk divaksin terlebih dahulu.”

Disarankan kepada orang tua untuk melakukan konsultasi dengan tim medis terlebih dahulu, sebelum memutuskan vaksinasi bagi para buah hati mereka.

 

Penyiar

Komentar