History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

2022 Taiwan International Festival of Arts (TIFA), Eksplorasi Seni Pertunjukan di Era Pasca COVID-19

  • 07 December, 2021
Kedai RTISI
2022 Taiwan International Festival of Arts (TIFA), Eksplorasi Seni Pertunjukan di Era Pasca COVID-19

(Taiwan, ROC) --- Konferensi pers menyambut datangnya perhelatan Taiwan International Festival of Arts (TIFA) dibuka secara meriah pada tanggal 30 November 2021 di National Taiwan Concert Hall (NTCH).

Di tengah ketidakpastian akibat serangan COVID-19, TIFA akan digelar secara fisik dan virtual, yang akan menghadirkan 333 pameran digital dan 4 panggung pertunjukan. Dengan tetap digelarnya TIFA, maka diharapkan menyambung kembali hubungan intim antara penonton dengan panggung kesenian.

Melalui kolaborasi antara pameran fisik dan virtual, maka diharapkan dapat menanggapi berbagai peluang baru yang kini berkembang di tengah masyarakat

Untuk pertunjukan kesenian internasional, salah satunya akan diisi oleh sutradara asal Yunani - Dimitris Papaioannou, yang akan membawakan karya bertajuk “Transverse Orientation”. Di samping itu, masih ada penulis naskah Taylor Mac yang pernah mendapatkan nominasi dalam penghargaan Tony Award, akan menampilkan karya Drag Queen terkenal di dunia.

Di samping itu, tim dari Taiwan sendiri juga akan menampilkan pertunjukan yang beda dari biasanya. Untuk pertama kalinya, grup opera Taiwan – Tang Mei Yun akan berkolaborasi dengan salah satu senior penggiat opera Peking – Tang Wen Hua.

Selain itu masih ada atraksi memukau dari Shakespeare's Wild Sisters Group dan pertunjukan dari lima musisi, termasuk pemain biola William Wei (魏靖儀) dan pianis Evan Wong (汪奕聞).

Dance Forum Taipei akan bekerja sama dengan The Condors dari Tokyo Jepang menampilkan tarian bertajuk Moon River 2.0.

Direktur Kesenian – Zheng Zong-long (鄭宗龍) mengatakan, “Saya rasa, epidemi ini malah membuat saya untuk merasakannya lebih dalam. Kita memiliki waktu yang lebih banyak untuk berinteraksi dengan diri sendiri. Musik Bach ini mungkin saja adalah bagian dari musik yang dimainkan dengan Saxophone. Dia bisa menyinari sisi gelap kita, layaknya secercah cahaya. Atau itu dapat memantulkan sinar yang memukau.”

Direktur Our Theathre – Wang Jhao-cian (汪兆謙) mengatakan, “Awalnya, karena wabah epidemi di Florence, dan akhirnya melahirkan karya ini yang didiskusikan selama 10 hari. Kami memindahkannya ke bagian kontemporer yang dimiliki Taiwan. Dan mengimbau di masa-masa pandemi seperti saat ini, dan kebetulan ide itu muncul di area pemancingan udang. Karena itu kami menamainya “Diskusi 10 Hari di Area Pemancingan Udang”. Yang saya pikir cukup menarik adalah, ini akan dibuka oleh Yang Hui, kemudian mengintegrasikan kawasan Yunlin, Chiayi dan Tainan. Beberapa tim wayang potehi terbaik kami di Yunlin, Chiayi dan Tainan, akan tampil bersama dengan kami.”

Direktur Kesenian NTCH – Liu Yi-ru (劉怡汝) menyampaikan, setiap tim yang tergabung dalam pertunjukan TIFA 2022 ini akan terus melakukan eksplorasi untuk mencari metode baru dalam menghadirkan pertunjukan di tengah masa pandemi. Dan salah satunya melalui jaringan virtual yang sudah menjadi tren kekinian.

TIFA 2022 akan menyapa langsung seluruh warga semenjak tanggal 17 Februari hingga 18 Mei 2022 mendatang di NTCH dan Taiwan Tradisional Theathre Center. Selain itu, pertunjukan memukau lainnya juga dapat disaksikan secara daring melalui jaringan virtual.

 

Penyiar

Komentar