(Taiwan, ROC) --- Dipengaruhi oleh sirkulasi luar angin taifun, langit senja di Taiwan selama dua hari belakangan ini berwarna keunguan atau violet.
Fenomena langit dengan warna violet tersebut pun menjadi buruan para fotografer. Para pecinta fotografi mendatangi kawasan-kawasan seperti Sun Moon Lake dan Kenting, guna mengabadikan fenomena langka ini.
Pakar mengatakan, kawasan sentral Taiwan mendapat pengaruh dari sirkulasi luar dan ditambah dengan datangya leeward zone dari angin monsun timur laut, membuat partikel-partikel terangkat ke lapisan udara, serta hamparan cahaya biru meningkat.
Efek-efek di atas kemudian berpadu dengan cahaya merah dari sinar matahari di kala senja, menghadirkan fenomena violet di lapisan awan.
Guru Geoscience Chung Hsing Junior High School, Gu Bai-rong (顧栢榕) mengatakan, “Sirkulasi luar dari angin taifun membawa “atmospheric deposition”. Ditambah lagi dengan adanya “leeward zone” dari angin monsun timur laut, membuat kawasan sentral Taiwan yang tergolong ke dalam keadaan di mana konveksi udaranya relatif lemah. Mungkin, karena hal-hal tersebutlah, membuat lebih banyak uap air atau partikel udara mengambang ke udara lebih susah untuk berpencar. Membuat hamparan cahaya biru mejadi kian jelas. Cahaya merah dari sinar matahari. Ditambah dengan intensitas kuat dari cahaya biru di langit, semakin membuka peluang bagi kita untuk melihat warna violet di lapisan awan.”






