(Taiwan, ROC) --- Menurut tradisi masyarakat Tionghoa, pintu neraka akan ditutup pada tanggal 29 bulan ketujuh dalam penanggalan Imlek. Tanggal 29 bulan tujuh dalam kalendar Tionghoa kebetulan jatuh pada tanggal 16 September 2020 kemarin.
Menurut tradisi, warga-warga biasanya akan menghindari untuk berada di luar rumah saat pintu neraka ditutup.
Hal ini terasa sedikit berbeda dengan suasana di depan Stasiun Kereta Api Yuanli Miaoli. Suasana ramai dengan lampu penerangan yang menyala mewarnai tempat ini.
Pasar malam di depan stasiun Yuanli ini hanya digelar setahun sekali dan bertepatan dengan berakhirnya Festival Bulan Hantu.
Pasar malam ini digelar karena adanya kegiatan akbar sembahyang 普渡 (baca: Pǔ dù) yang digelar di hari terakhir bulan tujuh penanggalan Tionghoa. Prosesi sembahyang ini biasanya akan menarik perhatian masyarakat luas untuk datang berkunjung. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan ini dijadikan sebagai momen bagi warga setempat untuk berkumpul dan berdagang. Untuk tahun ini, ada 300 pedagang yang menjajakan dagangannya dan 10.000 pengunjung yang bertandang ke kawasan ini.
Kepala Desa Yuanli, Liu Qiu-dong (劉秋東) mengatakan, “Awalnya tidak terlalu panjang, sekitar 100 meter. Dan akhirnya, sekarang pengunjungnya semakin banyak. Karena hanya digelar satu hari, sehingga membuat warga berbondong-bondong kemari.”
Di tengah masih berkecamuknya wabah COVID-19 saat ini, otoritas setempat terus mengimbau kepada pengunjung untuk mematuhi prosedur pengendalian epidemi, salah satunya adalah dengan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial.






