History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan Menerbitkan Larangan Terbang Pesawat Boeing 737 Max 8 dan

  • 20 March, 2019
Kedai RTISI
Taiwan Menerbitkan Larangan Terbang Pesawat Boeing 737 Max 8

(Taiwan, ROC) --- Dalam kurun waktu 6 bulan, 2 pesawat tipe Boeing 737 mengalami kecelakaan nahas. Pihak Uni Eropa dan Amerika Serikat juga telah mengeluarkan larangan untuk tidak mengoperasikan 2 pesawat tipe ini untuk sementara waktu. Meski maskapai penerbangan Taiwan tidak memiliki 2 tipe pesawat tersebut, Biro Administrasi Penerbangan (CAA) telah mengumumkan untuk melarang pesawat Boeing 737 Max melintas di langit udara Taiwan. Larangan demi larangan terus dikeluarkan oleh berbagai negara, yang pada akhirnya berdampak pada menurunnya saham Boeing, dengan kisaran kerugian NT$ 745 miliar.

Ketua Tim Standarisasi CAA Lin Jun-liang (林俊良) mengatakan, “Maskapai penerbangan kita tidak memiliki pesawat dengan tipe ini. Pesawat asing yang datang ke Taiwan, juga sedikit. Pada tahap awal, kami telah menghubungi maskapai-maskapai penerbangan yang ada. Kami harap mereka tidak menerbangkan pesawat tipe ini dan masuk ke Taiwan. Terkait berita ini, kemarin pihak Boeing juga telah memberikan konfirmasi. Kami juga berpikir, untuk harus mengeluarkan batasan (larangan).”

Sistem autopolit yang ditanam dalam tubuh pesawat Boeing 737 Max 8, diakui tidak mudah dioperasikan. Salah seorang pilot dari maskapai penerbangan dunia, mengaku terkejut ketika mencoba mengoperasikan pesawat ini.

Salah seorang mantan pilot Rao Zi-qiang (饒自強) mengatakan, “Sistem Autopilot ini. Secara logika dan dalam kondisi normal, kedua sistem ini dioperasikan bersama. Namun jika kontradiksi antar pilot dengan sistem ini terjadi. Atau ada penolakan terhadapnya. Sistem di komputer akan melakukan perlawanan. Yang pada akhirnya, sistem tidak mengetahui mau mengikuti arahan siapa.”

Hingga kini masih membutuhkan penyidikan mendalam terkait penyebab jatuhnya 2 pesawat Boeing tersebut. Namun yang jelas, akibat rentetan kecelakaan tersebut, saham Boeing menurun dan dilaporkan menderita kerugian sebesar NT$ 745 miliar.

 

Penyiar

Komentar