History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

23 dari 55 Parfum di Pasaran Diduga Mengandung Zat HICC Berlebih

  • 19 December, 2018
Kedai RTISI
23 dari 55 Parfum di Pasaran Diduga Mengandung Zat HICC Berlebihan

(Taiwan, ROC) --- Perayaan Natal yang identik dengan “Tukar Kado”, membuat sebagian besar orang mulai berpikir untuk mempersiapkan kado yang cocok. Bagi beberapa orang “parfum” menjadi salah satu pilihan hadiah favorit. Namun, akhir-akhir ini Dewan Konsumen Hongkong menguji 55 parfum, yang ternyata menguak hasil mencengangkan. Dari 55 botol, terdapat 23 parfum yang menggunakan lebih dari 10 zat kimia yang tidak bersahabat bagi kulit manusia. Dokter mengingatkan, pada kasus tertentu 10 zat kimia ini,  dapat menimbulkan efek negatif bagi kulit; misal gatal, kulit melepuh dan lain-lain. Dihimbau kepada konsumen untuk lebih selektif dalam membeli parfum.

Menyemprot parfum ke kulit atau pakaian merupakan kebiasaan yang tidak terlepas dari sebagian orang. Namun, apakah berbahaya jika menyemprot terlalu banyak? Dewan Konsumen Hongkong baru-baru ini menguji 55 produk parfum ternama yang dijual di pasaran, dan ternyata terdapat 23 parfum yang mengandung 10 zat kimia, yang diduga dapat memberikan efek negatif bagi kulit manusia. Selain itu beberapa parfum juga mengandung kadar zat kimia Lyral (HICC)  yang terlampau tinggi.

Ahli Dermatologi Cai Yi-shan (蔡逸姍) mengatakan, "Uni Eropa sebenarnya telah menemukan fakta bahwa beberapa parfum di pasaran yang mengandung zat HICC berlebihan. Zat ini dapat menimbulkan alergi. Sejauh ini telah ditetapkan larangan keras bahwa pada tahun 2021 mendatang, dilarang menggunakan zat tersebut. Namun sebelum tahun 2021, masih dapat menggunakannya. Dihimbau agar penggunaan zat HICC kurang dari 0.02%".

Dewan Konsumen Hongkong telah menguji 17 produk parfum yang mengandung HICC, dan ternyata 15 di antaranya terdeteksi memiliki kandungan yang melebihi dari ketentuan standar Uni Eropa. Kadar yang berlebihan ditengarai dapat berdampak buruk bagi kulit.

Ahli Dermatologi Cai Yi-shan (蔡逸姍) mengatakan, "Bagi mereka yang memiliki alergi, dibeberapa bagian tubuh akan muncul rasa gatal dan kulit bersisik. Untuk kasus terparah, akan timbul lepuhan kecil. Ini merupakan reaksi di beberapa bagian tubuh. Jika memakai melebihi kadar yang telah ditetapkan, atau ketika fisik Anda dalam kondisi tertentu, dapat menimbulkan ruam merah di sekujur tubuh".

Dokter menyarankan, bagi Anda yang ingin menggunakan parfum tanpa dibayang-bayangi rasa takut, maka dapat menyemprotnya di pakaian. Selain itu, bagi ibu hamil dan menyusui, lebih baik untuk tidak menggunakan parfum. Jika dipakai dalam kadar yang berlebihan, ada kemungkinan dapat masuk ke dalam darah atau cairan ASI. Parfum yang dijual di pasaran banyak jenisnya, selektiflah dalam membeli parfum yang pas bagi Anda dan kesehatan Anda.

Penyiar

Komentar