Setiap manusia mengharapkan bisa menetap di negara yang lebih terjamin, menikmati kehidupan yang damai, sentosa dan nyaman. Apakah Anda telah menetap di negara yang didambakan? Barangkali seseorang terus berpetualang karena pekerjaannya, mendapat penempatan ke luar negeri atau ingin mencari negara (tempat menetap) yang sesuai dengan impiannya. Suatu laporan indeks kualitas kehidupan “Report's Quality of Life index” yang disampaikan di situs InterNations' Expat Insider menunjuk Taiwan sebagai negara atau tempat yang nyaman untuk dihuni, baik dari beberapa indikator penilaian seperti “jaminan kesehatan”, “keamanan pribadi” cukup memuaskan, dengan penilaian yang diberikan oleh warga asing yang pernah menetap di Taiwan menilai dari beberapa indikator, diantaranya indikator “jaminan kesehatan” di Taiwan mencatat 96%, indikator “tingkat keamanan” 98%. Responden yang ikut dalam pendataan ini sebanyak 18.135 orang yang berasal dari 187 negara.
Tidak sedikit warga asing yang menetap di Taiwan, baik sebagai imigran baru atau ekspatriat, memberikan pendapat positif tentang Taiwan, khususnya tingkat keamanan sangat terjamin, tidak perlu merasa khawatir saat keluar rumah di malam hari.
Media Taiwan News di awal Bulan September tahun 2018 ini melaporkan, Taiwan memberikan banyak jaminan dalam perawatan kesehatan bagi warga asing yang menetap di Taiwan, fasilitas ini sangat mengesankan bagi sebagian besar warga asing di Taiwan. Kondisi demikian memberikan pengaruh positif penilaian tentang Taiwan, di mata warga asing yang pernah menetap di Taiwan untuk indeks kualitas kehidupan di Taiwan sangat baik sekali bahkan bisa dikatakan menduduki peringkat pertama dunia. Selama berada di Taiwan untuk pengobatan dan perawatan tidak hanya berlaku bagi warga lokal saja, bahkan warga asing yang telah menjadi residen mendapatkan fasilitas yang sama, cukup dengan membayar premi asuransi yang terjangkau maka turut menikmati fasilitas asuransi kesehatan, bahkan ada beberapa warga asing berpendapat fasilitas perawatan dan pengobatan di Taiwan jauh lebih baik dari negara asalnya.
Selain perawatan kesehatan Taiwan yang unggul, sebagian besar biaya pengobatan yang juga tercover oleh asuransi kesehatan nasional Taiwan. Selain faktor perawatan kesehatan, masih ada beberapa faktor lainnya diantaranya “tingkat kegembiraan”, “transportasi berwisata”, “tingkat kesejahteraan”. Hasil penilaian untuk Taiwan pada faktor “tingkat kegembiraan” menduduki posisi ke-3, faktor “transportasi berwisata” dan “tingkat kesejahteraan” masing-masing dengan urutan ke-5.
Konten yang disampaikan InterNations' Expat Insider mendata kualitas kehidupan di mata warga asing. Dari 187 negara yang terdata, Taiwan menduduki posisi urutan pertama, disebabkan karena dari sejumlah lebih dari 18 ribu responden hampir 96% memberikan penilaian tinggi untuk “jaminan kesehatan” yang ada di Taiwan. Selain itu, sarana prasarana transportasi di Taiwan sangat praktis dan nyaman, mencatat 97% responden merasa sangat puas dengan moda transportasi di Taiwan.
Mengenai Working Abroad Index, dari pendataan InterNations' Expat Insider tahun 2017, Taiwan berada di peringkat ke-12 dunia, pada tahun 2018 indeks keseimbangan kerja bagi warga asing naik 2 peringkat. Beberapa faktor yang dinilai diantaranya “keamanan pekerjaan”, bagi warga asing menilai Taiwan lebih dari 76%; penilaian terhadap faktor “tingkat kepuasan bekerja” di negara setempat (Taiwan) 76%; Selain itu, faktor “work balance atau keseimbangan antara pekerjaan dengan rumah tangga” di Taiwan dinilai 73%.
Dalam hal ini warga asing yang bekerja di Taiwan dengan jam kerja per minggu rata-rata 39,9 jam, dibandingkan dengan sejumlah 187 negara lainnya yang masuk dalam kategori penilaian ini rata-rata jam kerja per minggu mencatat 44 jam, maka jam kerja Taiwan lebih sedikit daripada negara lainnya, sebanding dengan jam kerja sedikit maka pendapatan yang diperoleh juga lebih sedikit. Hasil survei mendapati, hampir 70% warga asing dengan pendapatan tahunan (sebelum dikurangi dengan pajak pendapatan) kurang dari 50.000 dolar Amerika, akan tetapi 79% responden beranggapan gaji pendapatan yang diterima sudah bisa mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya.
Selain itu, hasil pendataan menemukan faktor “keramahan” masyarakat Taiwan sangat mengesankan bagi warga asing yang pernah menetap di Taiwan, untuk faktor “keramahan” Taiwan menduduki urutan ke-3 dunia; Warga asing bisa merasakan keakraban di tengah masyarakat Taiwan, mereka dengan gampang berteman dengan warga Taiwan, kondisi “pertemanan” di Taiwan menduduki urutan ke-8 dunia. Akan tetapi, dikarenakan Bahasa Mandarin maupun Bahasa Hokkian yang sulit dipelajari bagi warga asing, ada 58% warga asing mengaku menghadapi banyak kendala saat belajar Bahasa Mandarin, maka 30% warga asing menetap di Taiwan menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah internasional, sementara 24% warga asing lainnya memilih sekolah swasta. [RTISI]







