Seorang kakek berusia 87 tahun yang menderita demensia ringan baru-baru ini mendonasikan sembilan properti miliknya senilai ratusan juta dolar Taiwan kepada Klenteng Xingtian. Putri kakek tersebut baru mengetahui tentang hal ini dua minggu setelah donasi diselesaikan melalui notaris. Awalnya, dia mengira ayahnya ditipu oleh sindikat penipu, tetapi dia akhirnya sadar kalau penerima donasi adalah Klenteng Xingtian. Dia menuduh pihak klenteng tidak peduli setelah ayahnya mendonasikan properti tersebut dan mereka tidak memenuhi janji mereka untuk merawat ayahnya selama sisa hidupnya.
Namun, Klenteng Xingtian menyatakan, pada awalnya kakek tersebut secara aktif menyatakan niat untuk mendonasikan dan ia sadar serta memiliki kapasitas hukum untuk melakukannya, dan pihak kuil tidak pernah berjanji untuk merawatnya seumur hidup.
Menurut laporan dari "Mirror Media", kakek tersebut mendonasikan propertinya kepada Klenteng Xingtian pada akhir tahun lalu. Putri kakek tersebut tidak tinggal bersama ayahnya yang tuli. Pada Desember tahun lalu, ketika dia pergi ke rumah ayahnya, dia menemukan beberapa catatan bertuliskan "Ketua Klenteng Xingtian, Wu Yue-yu" dan mengetahui bahwa staf klenteng menggunakan catatan tersebut untuk berkomunikasi dengan ayahnya dan berjanji akan membantu mencari lembaga perawatan jangka panjang, membantu urusan perawatan medis, dsb. Bahkan ayahnya berkata, "Kamu tidak perlu ikut campur urusanku, Klenteng Xingtian akan merawatku!"
Putri kakek tersebut kesal karena setelah sembilan properti tersebut sepenuhnya berpindah ke Klenteng Xingtian, pihak klenteng yang sebelumnya rajin "mengunjungi" mereka di rumah tidak muncul lagi. Bahkan, mereka melupakan janji-janji mereka untuk mencarikan rumah perawatan jangka panjang dan perawatan medis. Ayahnya bahkan mengatakan, penyebab dia tuli selama lebih dari sepuluh tahun dan diperlakukan seperti itu oleh pihak klenteng adalah untuk membayar karma buruk yang dia lakukan di kehidupan sebelumnya.

(sumber foto: Travel Taipei)
RTI Radio Taiwan International 










