History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

10 Jenis Kanker yang Paling Mematikan di Taiwan

  • 16 June, 2023
Galeri
10 Jenis Kanker yang Paling Mematikan di Taiwan

Dalam data terbaru yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) dapat terlihat bahwa kanker masih menjadi penyakit yang paling mematikan di Taiwan. 

Selama 41 tahun berturut-turut, kanker masih menjadi juara pertama sebagai penyakit yang paling mematikan dan ditakuti banyak warga di Taiwan.

Pada sepanjang periode tahun 2022 lalu, warga yang harus meninggal karena penyakit kanker mencapai angka 51.927 orang. Dari seluruh total kematian yang ada, proporsi kematian warga yang diakibatkan penyakit kanker berada di rentang 24,9%.

MOHW melanjutkan, setiap 10 menit 10 detik, maka ada satu warga di Taiwan yang harus meninggal karena mengidap kanker.

Menurut data statistik yang dirilis oleh MOHW, angka kematian pada tahun 2022 silam mencapai angka 208.438 orang. Jika dibandingkan dengan angka pada tahun 2021, maka jumlah kematian pada tahun 2022 meningkat sebanyak 13,2%.

Sedangkan untuk angka kematian yang diakibatkan karena penyakit kanker pada tahun 2022 mencapai angka 51.927 orang. Jika dibandingkan dengan data pada tahun 2021, maka angka pada tahun 2022 meningkat sebanyak 271 orang.

Berikut adalah daftar 10 jenis penyakit kanker yang paling mematikan di Taiwan:

1. Kanker trakea, bronkus dan paru-paru

2. Kanker hati dan kanker saluran empedu

3. Kanker usus besar, rektum dan dubur

4. Kanker payudara (wanita)

5. Kanker prostat

6. Kanker mulut

7. Kanker pankreas

8. Kanker lambung

9. Kanker kerongkongan

10. Kanker ovarium

Wakil Ditjen Kesehatan Nasional, Jia Shu-li (賈淑麗) menyampaikan, jumlah kematian pada penderita kanker usus besar, kanker prostat dan kanket ovarium, memperlihatkan peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini mungkin disebabkan karena menurunnya angka pemeriksaan kesehatan yang diajukan masyarakat pada beberapa tahun belakangan.

Jika dibandingkan dengan data pada tahun 2019, maka jumlah warga yang mengajukan pemeriksaan kesehatan terhadap penyakit kanker pada tahun 2022 berkurang sebanyak 720.000, atau menurun 19%. (Sumber Foto: MOHW)

Penyiar

Komentar