Kawasan selatan Taiwan diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Para petani sayur dan buah setempat menyambut hal tersebut dengan penuh rasa gembira, karena curah hujan yang datang bisa membantu mereka terlepas dari ancaman kekeringan.
Meski gelombang hujan yang cukup deras sempat membasahi kawasan selatan Taiwan, tetapi harga sayur-sayuran diberitakan malah sedikit meningkat, bahkan proporsi kenaikan mencapai taraf 10%.
Petani setempat menyampaikan, hujan deras yang berkepanjangan malah akan berdampak buruk bagi kelangsungan sayur-sayuran berdaun, karena hal tersebut mudah membuat produk tanaman mereka membusuk. Dan jika hal tersebut terjadi, bukan tidak mungkin bagi harga sayur-mayur di Taiwan akan kembali meningkat.
Ketua Asosiasi Pertanian di Distrik Zihguan, Liu Chen-hua (劉振華) mengatakan, “Harga grosir sayuran termurah adalah pekan lalu, di mana harga rata-rata untuk satu kilogramnya dibanderol sekitar NT$ 10 hingga NT$ 11. Dan kali ini, harga grosir sudah sedikit lebih mahal, menjadi NT$ 12 hingga NT$ 13. Curah hujan yang turun di kawasan selatan Taiwan kali ini jelas membantu para petani.”

Hujan lebat yang membasahi kawasan selatan Taiwan dianggap bisa membantu para petani untuk menangani permasalahan kekeringan. Namun, jika hujan turun secara terus menerus, maka hal tersebut malah dicemaskan bisa berdampak buruk pada tanaman yang ada.
Salah seorang pedagang mengatakan, “Jika hujan turun lagi, maka harga sayur pasti akan meningkat. Naiknya berapa banyak? Hal ini masih belum dapat dipastikan.”
“Untuk harga kubis saat ini, harganya mulai naik perlahan. Lebih mahal sekitar NT$ 3 hingga NT$ 4,” lanjut pedagang bersangkutan.
Kenaikan pada produk sayur-sayuran mungkin masih bisa diterima oleh sebagian pembeli, tetapi kenaikan pada harga daging babi membuat para konsumen tidak tahan. Apalagi kenaikan harga daging babi terus terjadi selama 1 hingga 2 bulan belakangan.
“Sebelumnya, harga grosir daging babi per 100 kg dibanderol NT$ 9.000. Kini harga tersebut telah naik menjadi NT$ 11.000. Kenaikan yang ada sebesar NT$ 3.000,” terang salag satu pedagang.
“Kenaikan daging babi sangat tidak masuk akal. Paling mudah adalah dengan membandingkan harga sosis. Dahulu kami beli dengan harga di bawah NT$ 10, kini harganya sudah melambung hingga NT$ 20,” jelas salah seorang pembeli. (Sumber Foto: TVBS News)
RTI Radio Taiwan International 










