History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sherpa Nepal Melakukan Penyelamatan Langka di “Zona Kematian” Everest

  • 02 June, 2023
Galeri
Penyelamatan langka di Gunung Everest (foto: Sherpa Gelje via Reuters)

Seorang pemandu gunung (sherpa) Nepal berhasil melakukan penyelamatan langka terhadap seorang pendaki asal Malaysia di area yang sering disebut sebagai “zona kematian” Gunung Everest.

Dilansir dari Channel News Asia (CNA) dan Reuters, Sherpa bernama Gelje (30 tahun) sedang membimbing seorang klien dari Daratan Tiongkok di puncak Everest dengan ketinggian 8.849 m pada 18 Mei lalu ketika melihat seorang pendaki asal Malaysia berpegangan di tali dan menggigil di area yang dijuluki “zona kematian” karena suhunya dapat turun hingga mencapai 30 derajat Celcius atau lebih rendah.

Gelje yang meyakinkan kliennya untuk membatalkan perjalanan dan membantu pendaki Malaysia kemudian menarik pemanjat tersebut sejauh 600 m untuk turun dari area Balkon ke South Col dalam waktu sekitar 6 jam, sebelum dibantu oleh Sherpa Nima Tahi dalam penyelamatan tersebut.

Gelje mengatakan, bahwa ia membungkus pendaki tersebut dengan alas tidur dan menariknya di atas salju atau menggendongnya ke Camp III. Helikopter bantuan kemudian mengangkatnya ke base camp.

Menurut pejabat Departemen Pariwisata Nepal, Bigyan Koirala kepada Reuters, hampir tidak mungkin menyelamatkan pendaki di ketinggian tersebut dan operasi merupakan sebuah penyelamatan langka.

Saat meyakinkan kliennya, Gelje mengatakan bahwa penting baginya untuk menyelamatkan pendaki tersebut. “Menyelamatkan satu nyata lebih penting daripada berdoa di biara, “ kata Gelje yang merupakan penganut Buddha.

Sherpa Gelje (foto: Reuters)

Tashi Lakhpa Sherpa dari perusahaan Seven Summit Treks, yang menyediakan logistik untuk pendaki Malaysia itu, menolak menyebutkan namanya, dengan alasan privasi kliennya. Kini, pendaki tersebut telah kembali ke Malaysia.

Dalam 8 tahun terakhir, sedikitnya 12 pendaki telah tewas dan 5 lainnya masih hilang di lereng Everest.

Penyiar

Komentar