Taiwan adalah salah satu negara dengan taraf “efisien” yang cukup tinggi. Di sini, sebagian besar warga bisa termanjakan dengan ragam kemudahan, saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bahkan frekuensi keberadaan toko waralaba di Taiwan, juga merupakan salah satu yang terbanyak di dunia. Dan hampir semua keperluan hidup, bisa tertuntaskan dalam hitungan menit melalui jasa toko waralaba di Taiwan.
Namun, tahukah Anda, selain toko waralaba, tenyata ada satu “usaha” yang jumlahnya melebihi toko waralaba, yakni usaha toko obat.
Menurut data statistik yang dirilis oleh Kementerian Keuangan, jumlah gerai ritel obat farmasi kimia, ritel peralatan medis, toko obat umum dan toko pemasok fasilitas kesehatan di Taiwan untuk sepanjang tahun 2022 mencapai angka fantastis, yakni 15.840 unit toko, dengan omset penjualan melebihi NT$ 166,9 miliar.
Angka pada tahun lalu diberitakan berhasil mencetak rekor tertinggi selama beberapa tahun belakangan.

Usaha ritel/toko farmasi di Taiwan menempati urutan kedua terbanyak setelah usaha katering (makanan), bahkan jumlahnya melebihi salah satu franchise waralaba, yakni 7-ELEVEN.
Salah seorang pakar real estate di Taiwan, Ceng Jing-de (曾敬德) menyampaikan, jumlah apotek yang berkembang pesat belakangan ini memiliki keterkaitan langsung dengan fenomena populasi Taiwan yang mulai menua.
Selain harus mencairkan resep obat rutin, para lansia di Taiwan juga memiliki kebutuhan besar untuk membeli obat pendukung atau vitamin lainnya.
Kebijakan kesehatan “perawatan jangka panjang” yang dipromosikan oleh pemerintah sudah menggelontorkan banyak subsidi untuk berbagai keperluan warga Taiwan. Hal ini sedikit banyak akan mempengaruhi model bisnis operasional apotek-apotek di Taiwan.
Pada masa mendatang, apotek-apotek di Taiwan diprediksi akan terus berubah wajah dan terlihat lebih modern.

Menurut data dari Biro Perusahaan Farmasi yang melantai di bursa saham Taiwan, nilai margin laba kotor dari usaha “obat dan multivitamin” adalah yang tertinggi, jika dibandingkan dengan usaha kesehatan lainnya di Taiwan.
Bahkan pendapatan bulanan dari “toko obat dan multivitamin” skala menengah dan besar di Taiwan bisa mencapai NT$ 4,5 juta. (Sumber Foto: TVBS News)
RTI Radio Taiwan International 










