Kawasan Kota New Taipei dikejutkan dengan aksi penembakan yang terjadi selama dua hari berturut-turut belakangan. Meski pelaku akhirnya menyerahkan diri kepada pihak berwajib, tetapi aksi tersebut tentu membuat masyarakat cemas, apalagi salah satu pelakunya masih berusia sangat muda, bahkan di bawah umur.
Motif pelaku melepas tembakan diduga disebabkan perselisihan antar anggota gangster. Kejadian ini kemudian mendatangkan perhatian besar dari seluruh masyarakat di Taiwan.
Pada Kamis malam (20/4), Kepala Biro Kepolisian Kota New Taipei, Liao Xun-cheng (廖訓誠) menemani Wakil Walikota New Taipei, Hsieh Cheng-ta (謝政達) memimpin sebuah pertemuan membahas perluasan operasi razia di tempat-tempat rawan.

Liao Xun-cheng menyampaikan bahwa Bapak Walikota New Taipei memiliki perencanaan untuk memperluas operasi razia atau penggerebekan di lokasi yang rawan terjadinya masalah kriminal. Periode razia ini akan terus berlangsung, hingga angka kriminal atau tingkat kejahatan mereda.
Di samping itu, Biro Kepolisian Kota New Taipei akan membentuk satgas khusus untuk menjaring anak berusia di bawah umur yang memiliki senjata api.
Wakil Walikota New Taipei, Hsieh Cheng-ta meminta kepada unit kantor kepolisian untuk memperluas inspeksi, serta menyapu bersih kawasan rawan yang sering kali terjadi peristiwa keributan/keonaran yang dilakukan anggota gangster.
Operasi razia kali ini juga akan berfungsi sebagai peringatan bagi para gangster untuk jangan membuat onar di tempat-tempat tertentu, salah satunya adalah toko pegadaian. (Sumber Foto: 自由時報)
RTI Radio Taiwan International 










