Tindakan penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan sindikat penipuan terhadap 60 orang pelamar kerja, membuat warga Taiwan geger. Tidak sampai disitu, 3 orang bahkan dilaporkan tewas dalam peristiwa ini.
Aksi keji di atas akhirnya tercium oleh aparat kepolisian, dan tindakan penggebrekan dilakukan. Beberapa oknum pelaku akhirnya ditangkap dan para korban pun diamankan.
Setelah melakukan penggeledahan di ponsel para pelaku, pihak kepolisian menemukan fakta baru bahwa para oknum melancarkan aksi keji tersebut, setelah memperoleh instruksi dari atasan mereka.
Guna memuluskan aksi penyekapan, para oknum memukuli korban mereka dengan tongkat kayu, atau bahkan ada yang disengat dengan menggunakan tongkat listrik. Tindakan gila ini menyebabkan luka bakar dan tidak sedikit dari tubuh para korban harus melepuh bahkan mengeluarkan nanah.
Di samping itu, ada korban yang bahkan mengaku dirinya diborgol selama berhari-hari. Dan karena borgol yang digunakan terlampau ketat sehingga membuat pergelangan tangannya mengeluarkan nanah.
Begitu berita ini terekspos ke publik, masyarakat di Taiwan pun gempar. Banyak warganet yang tidak habis pikir mengapa hal sekeji ini bisa terjadi di Taiwan, dan beberapa media lokal di Taiwan menyebut insiden ini dengan istilah “Kamboja Versi Taiwan 台版柬埔寨” (baca: tái bǎn jiǎnpǔzhài). (Sumber Foto:
RTI Radio Taiwan International 












