History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOFA: Selat Taiwan Adalah Perairan Internasional

  • 15 June, 2022
Galeri
MOFA: Selat Taiwan Adalah Perairan Internasional

(Taiwan, ROC) --- Dalam pertemuan pers yang dihelat pada awal pekan ini, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RRT (Republik Rakyat Tiongkok), Wang Wen-bin (汪文斌) menekankan bahwa otoritas Beijing memiliki hak kedaulatan dan yurisdiksi atas Selat Taiwan. Ia dengan tegas juga menentang klaim bahwa Selat Taiwan adalah bagian dari perairan internasional. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri (MOFA) merilis pernyataan pada tanggal 14 Juni 2022, dengan tegas membantah kekeliruan fatal dari RRT di atas.

Wang Wen-bin mengatakan, “RRT memiliki hak kedaulatan atas Selat Taiwan, termasuk hal Berdaulat dan Yurisdiksi. Negara yang mengklaim bahwa Selat Taiwan adalah perairan internasional, disinyalir berniat untuk memanipulasi isu perihal Taiwan. Menciptakan alasan-alasan, sehingga mengancam kedaulatan dan keamanan RRT. Pihak RRT dengan tegas menentang hal ini.”

Media Bloomberg mewartakan, militer RRT berulang kali mengklaim bahwa Selat Taiwan bukanlah bagian dari perairan internasional. Klaim tersebut disinyalir membuat otoritas AS cemas, mengingat Beijing sering melancarkan aksi protes terhadap pergerakan militer AS di Selat Taiwan.

Kali ini, RRT kembali menekankan bahwa Selat Taiwan adalah bagian dari Zona Ekonomi Eksklusif mereka. Pernyataan tersebut tentu akan membuat banyak negara di dunia khawatir perihal tindakan yang akan diambil oleh RRT dalam menangani kapal asing saat memasuki Selat Taiwan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA), Joanne Ou (歐江安) mengatakan, “Menolak dengan tegas kekeliruan yang disampaikan pihak RRT. Pemerintah RRT telah mengabaikan klaim yang dilakukan ROC, sengaja menyimpang dari aturan hukum internasional, berusaha mengerdilkan Selat Taiwan, dengan menyatakan bahwa itu adalah ZEE mereka. Ambisi aneksasi RRT terhadap Taiwan semakin jelas. Kami MOFA tidak dapat menerima hal ini, dan kami tentang keras.”

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan pihak RRT terhadap Taiwan. Hal ini tentu tidak akan berdampak positif bagi situasi perdamaian dan kemakmuran kedua kawasan.

 

Penyiar

Komentar